SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah — Pimpinan Cabang Muhammadiyah Weru menggelar pertemuan SatuMu sekaligus pengaktifan layanan M-Banking Danamon yang berlangsung di Gedung Dakwah PCM Weru, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan ini merupakan inisiatif strategis dalam mendorong transformasi digital serta peningkatan profesionalisme pengelolaan organisasi di lingkungan persyarikatan. Hadir sebagai pemateri, tim SatuMu dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sukoharjo memberikan penguatan terkait implementasi sistem administrasi berbasis digital.
Dalam pemaparannya, Dimas Sanjaya menyampaikan bahwa program SatuMu bertujuan untuk menciptakan tertib administrasi yang rapi, transparan, dan akuntabel di seluruh struktur Muhammadiyah, khususnya di tingkat cabang dan ranting.
Sementara itu, Jumari selaku Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sukoharjo dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola organisasi. Ia menekankan beberapa poin utama, di antaranya optimalisasi KMM di tingkat cabang, penguatan peran masjid pada level PRM—terutama masjid unggulan—serta dorongan agar kantor persyarikatan dapat dikelola secara profesional. Selain itu, ia juga mengajak seluruh unsur persyarikatan untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui pemanfaatan teknologi dan sistem administrasi yang tertib serta terintegrasi.
Selain itu, kegiatan ini juga menekankan beberapa poin penting, di antaranya optimalisasi KMM di tingkat cabang, penguatan fungsi masjid pada level PRM—terutama masjid unggulan—serta dorongan agar kantor-kantor persyarikatan dapat dikelola secara profesional.
Tak hanya itu, penerapan KPI aktif juga menjadi perhatian guna mengukur kinerja organisasi secara lebih terarah. Di sisi lain, AUM (Amal Usaha Muhammadiyah) diharapkan terus berkembang dengan kualitas yang bermutu, serta mendorong budaya belanja yang dimiliki oleh persyarikatan sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi organisasi.

