PDM Aceh Barat Daya Gelar Halal Bihalal

Suara Muhammadiyah

22 April 2025

1308
Foto Istimewa

Foto Istimewa

ACEH BARAT DAYA, Suara Muhammadiyah - Pengajian dan Halal Bihalal yang digelar oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Aceh Barat Daya di Gedung Dakwah Muhammadiyah Masjid At-Taqwa Blang Pidie, Minggu (20/4) diikuti oleh seluruh warga Muhammadiyah Aceh Barat Daya dan Ortom. Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safararuddin, SSos, MSP, turut menghadiri acara teersebut.

Selain itu juga turut hadir anggota DPRK Abdya Zulkarnaini, SE, dan Zulkifli Ali. Dan menghadirkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, Abrar Zym sebagai penceramah.

Safar menegaskan bahwa dirinya merupakan kader yang lahir dan besar dari rahim Muhammadiyah. “Saya merupakan kader biologis dan Ideologis Muhammadiyah dan saya pernah menjabat Ketua IRM Kabupaten Aceh Selatan ketika sebelum berpisah menjadi Aceh Barat Daya” ungkapnya.

Safar mengaku masih hafal wajah-wajah warga Muhammadiyah yang militan mendukungnya. Selain itu, Ia meminta agar kader dan aktivis muda Muhammadiyah tidak memandangnya sebagai orang luar, melainkan bagian dari keluarga sendiri.

“Jadi kalau ada uneg-uneg, jangan langsung main demo. Temui saya, sampaikan, kita diskusikan,” lanjutnya. 

Ia juga mengajak Muhammadiyah Abdya ikut bersinergi dengan beberapa program yang digagas di era kepemimpinannya. Bahkan dalam sambutannya, Safar tiga kali menegaskan dirinya merupakan kader Muhammadiyah.

Karena sebagai kader dan pernah bergelut dalam dunia aktivis, Safar tidak asing dengan dunia pergerakan dan advokasi. Bahkan ia pernah memobilisasi demo besar di Abdya, hingga 10 ribu massa.

“Sepertinya belum ada lagi demo sebesar itu di Abdya,” tandasnya.

Ketua Umum PDM Abdya Nazli Hasan mengapresiasi kehadiran Bupati Abdya di acara Halal Bihalal yang bertajuk “Melestarikan Nilai-nilai Ramadhan dan Halal Bihalal”.

“Sebuah kebanggaan bagi kita, karena Safar adalah Bupati Abdya pertama yang lahir dari rahim Muhammadiyah,” ujarnya.

Nazli juga menitipkan beberapa harapan Muhammadiyah Abdya kepada Safar. Di antaranya status tanah milik Pemkab Abdya seluas lima hektar, lokasi berdirinya Perguruan Tinggi Muhammadiyah.

“Kita berharap agar Pemkab Abdya melalui Bupati berkenan menghibahkan tanah tersebut untuk Muhammadiyah. Karena masa pakainya habis tahun 2026 mendatang,” harapnya. (Anhar/m)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Lembaga Pengkajian Pengembangan Pendidikan dan Kewirausahaan (LP....

Suara Muhammadiyah

15 October 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Moderasi beragama menjadi agenda penting dalam menjaga harmoni sosial,....

Suara Muhammadiyah

26 April 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung) resmi mengukuhkan ....

Suara Muhammadiyah

20 September 2023

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya melaksanakan gelar ....

Suara Muhammadiyah

21 December 2024

Berita

Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) bekerja sama dengan Densus 88....

Suara Muhammadiyah

20 July 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah