PDM Aceh Barat Daya Gelar Halal Bihalal

Publish

22 April 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
879
Foto Istimewa

Foto Istimewa

ACEH BARAT DAYA, Suara Muhammadiyah - Pengajian dan Halal Bihalal yang digelar oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Aceh Barat Daya di Gedung Dakwah Muhammadiyah Masjid At-Taqwa Blang Pidie, Minggu (20/4) diikuti oleh seluruh warga Muhammadiyah Aceh Barat Daya dan Ortom. Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safararuddin, SSos, MSP, turut menghadiri acara teersebut.

Selain itu juga turut hadir anggota DPRK Abdya Zulkarnaini, SE, dan Zulkifli Ali. Dan menghadirkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, Abrar Zym sebagai penceramah.

Safar menegaskan bahwa dirinya merupakan kader yang lahir dan besar dari rahim Muhammadiyah. “Saya merupakan kader biologis dan Ideologis Muhammadiyah dan saya pernah menjabat Ketua IRM Kabupaten Aceh Selatan ketika sebelum berpisah menjadi Aceh Barat Daya” ungkapnya.

Safar mengaku masih hafal wajah-wajah warga Muhammadiyah yang militan mendukungnya. Selain itu, Ia meminta agar kader dan aktivis muda Muhammadiyah tidak memandangnya sebagai orang luar, melainkan bagian dari keluarga sendiri.

“Jadi kalau ada uneg-uneg, jangan langsung main demo. Temui saya, sampaikan, kita diskusikan,” lanjutnya. 

Ia juga mengajak Muhammadiyah Abdya ikut bersinergi dengan beberapa program yang digagas di era kepemimpinannya. Bahkan dalam sambutannya, Safar tiga kali menegaskan dirinya merupakan kader Muhammadiyah.

Karena sebagai kader dan pernah bergelut dalam dunia aktivis, Safar tidak asing dengan dunia pergerakan dan advokasi. Bahkan ia pernah memobilisasi demo besar di Abdya, hingga 10 ribu massa.

“Sepertinya belum ada lagi demo sebesar itu di Abdya,” tandasnya.

Ketua Umum PDM Abdya Nazli Hasan mengapresiasi kehadiran Bupati Abdya di acara Halal Bihalal yang bertajuk “Melestarikan Nilai-nilai Ramadhan dan Halal Bihalal”.

“Sebuah kebanggaan bagi kita, karena Safar adalah Bupati Abdya pertama yang lahir dari rahim Muhammadiyah,” ujarnya.

Nazli juga menitipkan beberapa harapan Muhammadiyah Abdya kepada Safar. Di antaranya status tanah milik Pemkab Abdya seluas lima hektar, lokasi berdirinya Perguruan Tinggi Muhammadiyah.

“Kita berharap agar Pemkab Abdya melalui Bupati berkenan menghibahkan tanah tersebut untuk Muhammadiyah. Karena masa pakainya habis tahun 2026 mendatang,” harapnya. (Anhar/m)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah – Di tengah peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (World No Toba....

Suara Muhammadiyah

31 May 2024

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah – Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit, demikian adagium y....

Suara Muhammadiyah

25 May 2024

Berita

PHNOM PENH,Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) secara resmi menandatanga....

Suara Muhammadiyah

21 October 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Direktur Utama PT Syarikat Cahaya Media / Suara Muhammadiyah ....

Suara Muhammadiyah

22 December 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Tahun baru selalu ekuivalen dengan pesta pora begitu rupa. Na....

Suara Muhammadiyah

2 January 2026