Pelatihan Olah Makanan Cegah Stunting

Publish

7 March 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1340
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANYUWANGI, Suara Muhammadiyah – Dukungan dalam upaya program penanganan dan penurunan stunting di Kabupaten Banyuwangi, Lazismu Daerah Banyuwangi terlibat dalam pelatihan olah makanan cegah stunting di Balai Pendopo Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (7/3/2024).

Bersama dengan USAID ERAT dan Santika Hotel memberikan pelatihan yang bertujuan untuk peningkatan kapasitas dan pemahaman tentang pentingnya penyajian dan pengolahan makanan harian dalam pemenuhan gizi seimbang. Pelatihan diberikan kepada 60 orang ibu-ibu balita stunting dan ibu hamil dari 9 desa yang ada di Kecamatan Cluring.

Kepala Bidang Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Banyuwangi, Hanifan, mengucapkan terima kasih pada pihak-pihak yang telah ikut terlibat dalam penanganan stunting di Banyuwangi. Hal ini merupakan usaha untuk menuju zero stunting, berbagai cara dilakukan salah satunya memberikan pelatihan cara olah makanan sehat cegah stunting.

“Beberapa waktu lalu kita upayakan dengan pemberian bantuan paket makanan cegah stunting, namun ini dalam bentuk mentah. Setelah kita evaluasi, maka perlu adanya pola lanjutan yakni bagaimana cara mengolahnya serta edukasi makanan sehat sehari-hari lainnya,” tutur Hanifan dalam sambutannya.

Lebih lanjut Kabid menjelaskan, edukasi seperti ini perlu kita terapkan karena masalah utama stunting adalah pola pengasuhan dan asupan makanan bagi penderita. Maka pemerintah kabupaten bekerjasama dengan semua sektor untuk mensukseskannya, mengingat tangan pemerintah belum bisa menjangkau seluruhnya.

Sementara itu Ketua Lazismu Daerah Banyuwangi, Shohibul Burhan menyampaikan bahwa ini merupakan bentuk sinergi Lazismu kepada siapapun, termasuk pemerintah kabupaten, dan siap untuk diajak oleh siapapun dan dalam bentuk apapun demi program pemberdayaan kemanusiaan, tidak harus selalu penanganan korban bencana saja.

“Kami senang sekali diberi kesempatan bisa bergabung dan terlibat, serta bisa memberikan pembelajaran kepada ibu-ibu, karena sehat itu ternyata dimulai dari mengerti apa pentingnya segala sesuatu yang kita konsumsi ada nilai sehatnya pula. Maka ilmu ini mari kita manfaatkan sebaik-baiknya,” ujar Ketua Lazismu.

Diakhir pelatihan dilakukan penandatanganan nota kerjasama Lazismu Daerah Banyuwangi, USAID ERAT, Dinas Kesehatan dan Santika Hotel dalam pelatihan pengolahan makanan cegah stunting. Kedepan pola semacam ini akan dilanjutkan diwilayah kecamatan lain yang angka stuntingnya masih tinggi.

Berharap edukasi semacam ini tidak hanya untuk wilayah dengan skala prioritas angka stunting tertinggi saja, namun bisa diturunkan disemua kecamatan yang ada di Kabupaten Banyuwangi. Selanjutnya dinas kesehatan akan melakukan monitoring dan evaluasi dengan melibatkan puskesmas setempat. (Rizkie Andri)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MADRID, Suara Muhammadiyah - “Tokoh-tokoh Muhammadiyah sudah menjalankan proses bernegara seja....

Suara Muhammadiyah

23 November 2023

Berita

BOGOR, Suara Muhammadiyah - Semangat anak muda sering muncul dari hal yang sederhana. Bagi Zahwalia ....

Suara Muhammadiyah

2 September 2025

Berita

BOGOR, Suara Muhammadiyah — Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) kemba....

Suara Muhammadiyah

28 July 2025

Berita

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) resmi melepas 108 mahasisw....

Suara Muhammadiyah

12 January 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PWM....

Suara Muhammadiyah

1 September 2025