KULONPROGO, Suara Muhammadiyah — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Galur sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Penguatan Takmir Masjid Muhammadiyah Galur pada Sabtu, 8 Dzulka’dah 1447 H / 25 April 2026 M, bertempat di Kompleks Kantor PCM Galur. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 100 peserta yang terdiri dari para takmir masjid se-Kapanewon Galur serta unsur PCM dan organisasi otonom (Ortom) seperti ‘Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul ‘Aisyiyah (NA), dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM).
Ketua PCM Galur, Ismail Taufiq, S.IP., dalam sambutannya menyampaikan bahwa masjid memiliki peran yang sangat strategis sebagai pusat ibadah, dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan umat. Dalam konteks Persyarikatan Muhammadiyah, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah mahdhah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan akidah, akhlak, serta gerakan sosial kemasyarakatan yang berkemajuan. Oleh karena itu, pengelolaan masjid yang profesional, amanah, dan berorientasi pada kemakmuran umat merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditawar. Beliau juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini yang tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, khususnya dana ZIS pegawai Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta – Gamping.
Sementara itu, Sekretaris PCM Galur, Dwi Maryanto, S.Pd.I., dalam paparannya menegaskan bahwa takmir masjid Muhammadiyah memegang peranan penting dalam menghidupkan fungsi masjid. Namun, perkembangan zaman dan dinamika masyarakat menuntut para takmir untuk memiliki kapasitas manajerial yang baik, pemahaman keislaman yang kuat, serta kemampuan dakwah yang relevan. Tanpa penguatan kapasitas tersebut, masjid berpotensi kurang optimal dalam menjalankan perannya sebagai pusat peradaban umat.
Berdasarkan hal tersebut, PCM Galur menyelenggarakan pelatihan ini sebagai upaya meningkatkan kompetensi, komitmen ideologis, serta keterampilan pengelolaan masjid sesuai dengan nilai-nilai Islam dan Manhaj Muhammadiyah. Diharapkan melalui kegiatan ini, para takmir mampu mengelola masjid secara lebih terstruktur, produktif, dan memberikan manfaat luas bagi jamaah dan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, pelatihan ini menghadirkan tiga materi utama, yaitu Penguatan Takmir Masjid, disampaikan oleh Ustadz Taswanto, M.Pd. dari LPCR PWM DIY. Serta Ideologi dan Manhaj Muhammadiyah, disampaikan oleh Fadhlurrahman, S.Pd.I., M.Pd. dari Majelis Tabligh PWM DIY.
Rencana Tindak Lanjut, disampaikan oleh Didin Saprudin, S.Pd.I., M.Pd. dari Majelis Tabligh PCM Galur, yang menghasilkan kesepakatan bersama terkait jadwal kegiatan takmir masjid se-Galur.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sinergi dan penguatan peran masjid Muhammadiyah di Galur sebagai pusat ibadah dan peradaban umat yang berkemajuan.
