Pemerintah Belanda Jangan Biarkan Aksi Kebencian Terhadap Islam

Suara Muhammadiyah

25 September 2023

1975
Foto Arab News

Foto Arab News

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sekelompok orang Belanda yang menamakan dirinya sebagai “Patriotische Europaer Gegen die Islamisieurung des Abendlandes”(PEGIDA) atau Patriot Eropa melawan Islamisasi di Barat telah melakukan tindakan yang benar-benar menyakiti khususnya umat Islam. Aksi yang dilakukan antara lain di depan beberapa kantor kedutaan negara muslim termasuk KBRI ini benar-benar menunjukkan dengan kasat mata penghinaan dan kebencian terhadap Islam dan umat Islam.

Aksi di depan kantor kedutaan negara muslim ini sekaligus juga mengesankan kuat adanya kesengajaan Pegida untuk menyatakan kebenciannya kepada umat Islam Indonesia, Pakistan, Turki dan umat Islam dari manapun. Aksi yang sebetulnya sudah pernah dilakukan beberapa waktu sebelumnya ini memang diarahkan kepada imigran muslim di Belanda dan Eropa secara umum.

Seperti yang dilakukan kelompok nasionalis ekstrimis Paludan dan Salwan Momika di Swedia, Pegida ini juga menunjukkan sikap anti mereka kepada imigran Muslim dan juga Islam sekaligus. Ini sangat bertentangan dengan prinsip-prinsip HAM yang diadopsi PBB. Membiarkan dan apalagi memberikan ruang dan sekaligus melindungi kelompok ekstrimis seperti ini adalah merupakan pengkhianatan terhadap keputusan PBB dan tentu merusak kemanusiaan.

Pemerintah Belanda dan pemerintah manapun di Eropa seharusnya memiliki kepekaan atau sensitifitas terhadap hal ini. “Jangan berdalih kepada upaya menghormati prinsip freedom of expression lalu membiarkan kelompok yang ternyata justru merusak kehormatan dan kedaulatan individu, komunitas dan kepercayaan kepada agama. Ini dua hal yang sangat bertentangan,” ungkap Sudarnoto Abdul Hakim, Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, Senin (25/9).    

Karena itu sangat diharapkan pihak aparat dan pemerintah setempat benar-benar menunjukkan niat tulus mereka untuk bersikap adil dengan cara memberikan sanksi terhadap siapa saja yang telah merendahkan ajaran agama dan menyakiti umat beragama termasuk umat Islam.

Islampofobia nampak terus menunjukkan sikapnya yang terang-terangan terutama di Eropa dan karena itu saya ingin menyerukan kepada para tokoh lintas agama dan aktivis HAM di Eropa khususnya untuk saling bahu membahu, bekerjasama, meneguhkan semangat dan langkah bersama melakukan langkah taktis dan beradab meyakinkan pemerintah dan semua pihak untuk menghentikan Islamofobia.

“Duta Besar Belanda di Jakarta seharusnya memberikan keterangan terbuka dan meyakinkan kita semua bahwa pemerintah Belanda akan menghentikan aksi-aksi yang tidak terhormat dan tidak beradab kelompok ekstrimis ini,” pungkas Sudarnoto. (Rpd)   


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Tahun 2024 telah berada di garis penghujung. Sebentar lagi, a....

Suara Muhammadiyah

30 December 2024

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Riau menyelenggarakan Silat....

Suara Muhammadiyah

23 April 2025

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Salah satu tugas Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani ( ....

Suara Muhammadiyah

23 July 2023

Berita

PULANG PISAU, Suara Muhammadiyah – Suasana riang dan penuh tawa anak-anak menghiasi ruang kela....

Suara Muhammadiyah

14 October 2025

Berita

TUBAN, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 45 taruna-taruni dari SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban berangka....

Suara Muhammadiyah

28 April 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah