Pemilu IPM, Tanamkan Nilai Demokrasi di Sekolah

Suara Muhammadiyah

6 February 2025

1833
Siswa SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta menyampaikan visi misinya sebagai calon ketua IPM dihadapan guru dan kepala sekolah (5/2).

Siswa SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta menyampaikan visi misinya sebagai calon ketua IPM dihadapan guru dan kepala sekolah (5/2).

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta menggelar pemilihan umum (pemilu) ketua Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) periode 2025-2026 pada Rabu (5/2/2025). Sebanyak 375 siswa dari kelas 7, 8, dan 9 berpartisipasi dalam pemilihan yang berlangsung secara demokratis dan inovatif dengan sistem digital.

Kepala SMP Muhammadiyah PK, Muhdiyatmoko, M.Pd., mengapresiasi penyelenggaraan pemilu ini sebagai bentuk pendidikan demokrasi bagi siswa.
"Hari ini SMP Muhammadiyah PK mengadakan pemilihan ketua IPM. Ketua yang terpilih nantinya akan menjadi lokomotif yang mampu menggerakkan organisasi, memberikan motivasi, serta mendukung program-program sekolah," ujar Muhdiyatmoko.

Proses pemilu dimulai dengan orasi besar dari para kandidat ketua IPM di hadapan ratusan siswa. Orasi tersebut bertujuan untuk menyampaikan visi, misi, serta program kerja yang akan dijalankan. Para kandidat juga diuji oleh panelis yang terdiri atas kepala sekolah, guru kesiswaan, dan perwakilan guru lainnya.

Salah satu inovasi dalam pemilu IPM tahun ini adalah penggunaan sistem digital dalam proses pemungutan suara. Para siswa secara bergantian memberikan hak pilihnya melalui aplikasi pemungutan suara yang disiapkan panitia. Setelah memilih, mereka mencelupkan jari ke dalam tinta sebagai bukti partisipasi.

Ketua Umum IPM periode 2024-2025, Aisyafira Adityant Fairuz, menjelaskan bahwa tahapan pemilu telah dirancang secara sistematis. Prosesnya dimulai dari pendaftaran calon, seleksi wawancara, penyampaian pernyataan kesanggupan, hingga tahap akhir berupa orasi dan debat kandidat.

"Kami berharap kepemimpinan IPM periode selanjutnya bisa lebih baik, melaksanakan program kerja dengan tanggung jawab, serta menciptakan sinergi yang kuat antara pengurus dan anggota," ungkap Aisyafira.

Dengan terselenggaranya pemilu ini, SMP Muhammadiyah PK tidak hanya melatih siswa untuk berorganisasi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini. Harapannya, pemimpin IPM yang terpilih mampu membawa organisasi lebih maju dan berkontribusi positif bagi sekolah. (diko/aryanto)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dalam Bincang Buku Ramadhan “Dari Teks Menuju Konteks&r....

Suara Muhammadiyah

16 March 2024

Berita

JAKARTA TIMUR, Suara Muhammadiyah — Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Jakarta Timur me....

Suara Muhammadiyah

9 March 2026

Berita

SURABAYA Suara Muhammadiyah - Pengajian Ahad Pagi yang digelar oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PC....

Suara Muhammadiyah

21 July 2025

Berita

KUPANG, Suara Muhammadiyah - Dua mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP U....

Suara Muhammadiyah

17 January 2024

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) kembali memperkuat k....

Suara Muhammadiyah

8 May 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah