Pemuda Muhammadiyah Gresik Gelar Sekolah Politik, Ajang Belajar dan Kolaborasi Anak Muda

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
83
Sekolah Politik

Sekolah Politik

GRESIK, Suara Muhammadiyah - Gedung Dakwah Muhammadiyah Gresik tampak berbeda pada Rabu (27/8/2025). Sejak Siang, riuh suara anak muda memenuhi ruangan besar itu. Sebanyak 125 peserta 100 kader Pemuda Muhammadiyah dan 25 kader AMPI berkumpul dalam satu tujuan: menimba ilmu politik sekaligus membangun jejaring lintas organisasi.

Kegiatan bertajuk Sekolah Politik Pemuda Muhammadiyah Gresik ini menghadirkan suasana hangat namun serius. Di balik diskusi dan tanya jawab, tersimpan semangat besar anak muda untuk mengambil peran nyata di panggung kebangsaan.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Gresik, Syafiq Abdillah, menyebut kegiatan ini sebagai ruang belajar bersama sekaligus ajang kolaborasi.

“Sekolah politik ini menghadirkan narasumber dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah, DPRD Gresik, hingga DPD AMPI. Bagi kami, ini kesempatan berharga untuk belajar sekaligus membangun jaringan,” ujarnya dengan penuh optimisme.

Lebih jauh, Syafiq menegaskan bahwa Pemuda Muhammadiyah hadir dengan semangat pemuda negarawan. “Isu yang kami dorong meliputi ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, hingga kesehatan. Ini bukti inklusivitas kami dalam bergerak dan mengabdi untuk negeri,” tegasnya.

Sesi panel kemudian menghadirkan tiga narasumber dengan sudut pandang yang berbeda namun saling melengkapi. Ainul Muttaqin, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gresik, berpesan agar anak muda jangan ragu melangkah.

“Pemuda Muhammadiyah harus berani bergerak dan jangan baper. Pegang teguh empat pilar: Islam berkemajuan, keilmuan, kewirausahaan, dan identitas politik kebangsaan,” katanya lantang.

Sementara itu, Ahmad Nur Hamim, Wakil Ketua DPRD Gresik, menekankan pentingnya memandang politik secara jernih.

“Jangan anggap politik kotor. Semua kebijakan publik, dari pajak hingga pembangunan, lahir dari keputusan politik. Maka anak muda harus berani ambil peran dan memberi masukan,” jelasnya.

Pesan penutup datang dari Minal Abidin, Ketua DPD AMPI Gresik, yang mengingatkan soal bonus demografi.

“Indonesia hari ini didominasi pemuda. Dua puluh tahun ke depan, saat Indonesia Emas, kitalah yang akan memimpin bangsa. Maka mulai sekarang, anak muda harus siap mengambil peran,” pesannya yang disambut tepuk tangan peserta.

Lebih dari sekadar forum diskusi, Sekolah Politik Pemuda Muhammadiyah Gresik menjadi wadah lahirnya pemuda yang kolaboratif, berani, dan siap berkontribusi bagi masa depan bangsa. Dari Gedung Dakwah inilah, benih-benih pemimpin muda ditanam untuk tumbuh menjadi generasi yang memimpin dengan gagasan, integritas, dan keberanian. (Diko/Azhar)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Menyikapi tingginya animo sekolah Muhammadiyah mengikuti Olympic....

Suara Muhammadiyah

8 February 2024

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) melalui Unit Pelaksana Te....

Suara Muhammadiyah

19 August 2025

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah -  Gebyar Literasi & Kreatifitas SD Muhammadiyah 36 Medan dorong ....

Suara Muhammadiyah

17 February 2025

Berita

PAKISTAN, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah merupakan Gerakan Dakwah Islam amar ma’ruf nahi mu....

Suara Muhammadiyah

17 November 2023

Berita

KENDAL, Suara Muhammadiyah - Pesantren Muhammadiyah Darul Arqam Patean Kendal, menggelar kejuaraan T....

Suara Muhammadiyah

9 October 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah