BANTUL, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melalui tim Pengabdian kepada Masyarakat yang dipimpin oleh Prof. Dr. Rizal Yaya, S.E., M.Sc., Ph.D. melaksanakan program pendampingan usaha mikro bagi pelaku usaha di lingkungan Ranting Muhammadiyah Tamantirto Selatan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas usaha mikro melalui pendampingan bisnis, pemanfaatan teknologi digital, serta dukungan peralatan usaha yang sesuai dengan kebutuhan peserta.
Program ini menjadi semakin relevan di tengah kondisi ekonomi tahun 2026 yang masih diwarnai oleh ketidakpastian global, kenaikan biaya hidup, serta meningkatnya persaingan usaha akibat akselerasi transformasi digital. Dalam situasi tersebut, penguatan kapasitas usaha mikro menjadi salah satu strategi penting untuk menjaga ketahanan ekonomi masyarakat dan menciptakan sumber pendapatan yang berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, peserta memperoleh berbagai bentuk pendampingan, mulai dari identifikasi permasalahan usaha, pelatihan pengelolaan usaha, pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran, hingga bantuan peralatan pendukung usaha. Berdasarkan hasil survei pasca-pendampingan, seluruh peserta menyatakan bahwa omzet usaha mereka mengalami peningkatan setelah mengikuti program.
Peserta yang bergerak di bidang kuliner, seperti warung makan, usaha soto, angkringan, dan aneka makanan ringan, mengaku memperoleh manfaat nyata dalam pengembangan usaha, peningkatan efisiensi operasional, serta bertambahnya jumlah pelanggan. Hasil ini menunjukkan bahwa intervensi yang tepat sasaran dapat membantu pelaku usaha mikro bertahan dan berkembang meskipun menghadapi tantangan ekonomi yang tidak ringan.
Selain peningkatan omzet, kegiatan bincang bisnis mengenai pemanfaatan teknologi digital juga memberikan dampak positif bagi para pelaku usaha. Peserta menyampaikan bahwa mereka memperoleh pengetahuan baru mengenai pemasaran digital, pemanfaatan media sosial dan platform daring untuk menjangkau konsumen yang lebih luas, serta pentingnya adaptasi teknologi dalam menghadapi perubahan perilaku konsumen. Di era ekonomi digital saat ini, kemampuan memanfaatkan teknologi tidak lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan bagi usaha mikro agar dapat meningkatkan daya saing dan memperluas akses pasar di tingkat lokal maupun regional.
Secara umum, para peserta memberikan apresiasi yang tinggi terhadap program pendampingan yang dilaksanakan oleh tim Pengabdian kepada Masyarakat UMY. Mereka menilai program ini tidak hanya membantu meningkatkan kemampuan usaha dan akses terhadap sumber daya, tetapi juga menumbuhkan optimisme dan kepercayaan diri dalam menjalankan bisnis.
Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi berbasis komunitas. Di tengah tantangan ekonomi tahun 2026, penguatan sektor usaha mikro melalui pendampingan yang berkelanjutan diharapkan dapat menjadi salah satu pilar penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

