Penguatan Tri Kompetensi Instruktur NA Bangun Kader Unggul dan Berkualitas

Publish

10 February 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1023
Doc. Istimewa

Doc. Istimewa

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Tengah menggelar Pelatihan Instruktur Nasyiatul Aisyiyah (NA) di Pesantren Mahasiswa KH. Mas Mansur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (8/2). Kegiatan ini diikuti oleh 39 peserta dari berbagai daerah seperti Pekalongan, Kendal, Brebes, dan Magelang.

Hatib Rachmawan, dosen Universitas Ahmad Dahlan sekaligus Anggota MPKSDI PP Muhammadiyah, menjadi pemateri utama dalam pelatihan ini. Ia membawakan materi "Perencanaan Desain Pelatihan" dan menegaskan bahwa seorang instruktur perlu menguasai tiga kompetensi utama sebelum merancang desain perkaderan.

Tiga Kompetensi Utama Instruktur, tersebut antara lain: Pertama, Kompetensi Ideologi. Instruktur harus memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai keislaman serta kemuhammadiyahan agar mampu membimbing peserta secara maksimal.

Kedua, Kompetensi Pedagogik. Seorang instruktur harus memahami teori pembelajaran, metode pengajaran, penyusunan kurikulum, evaluasi, komunikasi, dan psikologi pelatihan guna meningkatkan efektivitas pelatihan.

Ketiga, Kompetensi Administrasi. Instruktur juga perlu menguasai administrasi perkaderan, seperti penyusunan proposal, laporan kegiatan, sertifikat, dan syahadah agar pelatihan berjalan sistematis dan terdokumentasi dengan baik.

Hatib juga menekankan pentingnya penerapan sistem SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-Bound) dalam menyusun tujuan perkaderan. “Sistem ini membantu memastikan bahwa tujuan yang dirancang jelas, terukur, realistis, relevan, dan memiliki batasan waktu yang jelas,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kader PWNA Jawa Tengah, Arifah Cahyo Andini, berharap pelatihan ini membentuk kesadaran peserta bahwa perkaderan DANA/LINA bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan memiliki misi untuk memperkuat pandangan keislaman, ideologi organisasi, dan agenda aksi kader Nasyiah.

“Kami berharap pelatihan ini melahirkan kader sekaligus instruktur yang handal dan terpilih melalui seleksi ketat, sehingga mereka siap melanjutkan estafet kepemimpinan NA di masa depan,” ujarnya.

Ketua PWNA Jawa Tengah, Monica Subastia, MPd., menambahkan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat mendinamiskan perkaderan NA di wilayah Jawa Tengah sehingga organisasi semakin solid dan berkembang.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, PWNA Jawa Tengah optimistis dapat mencetak kader yang tidak hanya memiliki pemahaman yang kuat, tetapi juga keterampilan yang mumpuni dalam menjalankan tugasnya demi masa depan organisasi yang lebih baik.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

  BENGKULU, Suara Muhammadiyah - Forum Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Perguruan T....

Suara Muhammadiyah

24 January 2026

Berita

KLATEN, Suara Muhammadiyah - Gaya ceramahnya nyentrik dan tak pernah kehabisan ide segar. Di atas mi....

Suara Muhammadiyah

16 November 2024

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Utara dan UMSU menggelar si....

Suara Muhammadiyah

5 May 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Senin (11/03) Pesantren Mahasiswa KH. Ahmad Dahlan menerjunkan 125 ....

Suara Muhammadiyah

12 March 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (....

Suara Muhammadiyah

24 March 2025