Pentingnya Muhasabah Seiring Bertambahnya Usia

Suara Muhammadiyah

9 November 2025

821
H Muhammad Jamaludin Ahmad, SPsi., Psikolog. Foto: Cris

H Muhammad Jamaludin Ahmad, SPsi., Psikolog. Foto: Cris

SAWIT, Suara Muhammadiyah – Dalam realita kehidupan, ketika bertambahnya usia seseorang, memang acapkali sering merayakan momen-momen kehidupan dengan suka cita, seperti pesta pora yang berisi bunga rampai kegembiraan dan kenangan. Tetapi, di sisi lain, justru mengalpakan hal paling substansial, muhasabah (evaluasi diri)––yang seyogianya dilakukan, terlebih bagi seorang muslim.

Aspek-aspek vital yang perlu dilakukan muhasabah, pertama, semakin menunjukkan eksistensinya beriman kepada Allah. Ketua Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid Pimpinan Pusat Muhammadiyah Muhammad Jamaludin Ahmad menyebut, iman itu bersifat fluktuatif, terkadang meningkat, tapi juga terkadang menurun.

“Iman itu bisa bertambah, bisa berkurang. Seperti kita, bisa emosi, tetapi bisa juga tidak emosi,” katanya saat Kajian Ahad Pagi di Masjid Al Irsyad Sawit, Gantiwarno, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Ahad (9/11).

Ditambahkan Jamal, iman menjadi bantalan vital dalam kehidupan. Karena iman, seseorang mendapatkan kekuatan batin untuk menghadapi berbagai cobaan dan tantangan hidup.

“Karena iman itu merupakan modal menghadapi godaan dan ujian hidup. Sebab kemampuan menghadapi godaan dan ujian, tidak ditentukan gelar profesor, doktor, kiai haji, tapi kualitas keimanan kita,” tegasnya.

Kedua, bersyukur kepada Allah SwT. Jamal menyingkap, kesyukuran banyak yang dimarginalisasikan oleh manusia karena hawa nafsu melebihi takaran. Salah satunya, mengguritanya kasus korupsi di negeri ini yang tak berkesudahan.

DI samping itu, kesyukuran itu, lanjut Jamal, tidak hanya ketika mendapat rezeki dalam manifes uang. “Ketika punya istri, harus bersyukur. Karena itu merupakan keberkahan dan anugerah besar dalam kehidupan kita,” tambahnya.

Ketiga, rajin beribadah. Tidak dipungkiri, beribadah merupakan denyut nadi kehidupan umat Islam. Maka, Jamal meminta, perlu ditingkatkan lagi ibadah yang belum baik, sehingga bertransformasi menjadi lebih baik lagi.

“Agar kita semua, bisa merasakan keutamaan dan manfaat luar biasa dari beribadah,” tegasnya.

Keempat, meningkatnya amal saleh. “Amal saleh harus menjadi bekal bagi setiap umat Islam dalam menyongsong hari akhir kelak,” ujarnya. Dan, yang kelima, kehidupan rumah tangga tambah lebih bagus. Jamal meminta, jangan sampai rumah tangga itu menjadi sumber konflik dan ketidakbahagiaan.

“Maka, kita semuanya harus bisa mempererat tali kasih sayang dalam keluarga agar kehidupan dunia dan akhirat kita menjadi lebih baik,” tukasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) kota Makassar bekerja sama dengan ....

Suara Muhammadiyah

24 November 2025

Berita

JOHORBAHRU, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar memperkenalkan ko....

Suara Muhammadiyah

3 September 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Makassar menerima kunju....

Suara Muhammadiyah

14 February 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menyelenggarakan acara &l....

Suara Muhammadiyah

7 October 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY Dr H Muhammad Ikhwan Ahada,....

Suara Muhammadiyah

16 March 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah