PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menerima kunjungan Universiti Teknologi Malaysia (UTM) bertempat di Gedung Rektorat Kampus Utama Umri, Jalan Tuanku Tambusai, pada Rabu (26/2/2025) pagi. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kerja sama di bidang pendidikan dan penelitian antara kedua institusi.
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor III Umri, Dekan Fakultas Teknik, dosen dan mahasiswa Fakultas Teknik Umri. Sementara dari pihak UTM, hadir Pengetua Kolej Kediaman KSJ, Pensyarah Fakulti Artificial Intelligence, Pensyarah Chemical Environmental and Engineering, Felo KSJ, serta mahasiswa UTM.
Dalam kunjungan UTM ke Umri, Dr Jufrizal Syahri MSi, selaku Wakil Rektor III Umri, menyampaikan sambutan hangat dan apresiasi yang mendalam. Ia mengucapkan selamat datang kepada seluruh delegasi UTM di Kampus Umri dan Kota Pekanbaru.
“Selamat datang di Universitas Muhammadiyah Riau dan Kota Pekanbaru. Kami sangat senang menerima kunjungan dari Universiti Teknologi Malaysia. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini bisa memberikan kejayaan dan manfaat yang besar, baik untuk UTM maupun Umri,” ujar Dr Jufrizal di hadapan para peserta pertemuan.
Ia juga menekankan pentingnya memperkuat hubungan bilateral melalui program-program yang saling menguntungkan, khususnya dalam bidang akademik dan penelitian. Menurutnya, kolaborasi internasional menjadi sangat penting di era globalisasi saat ini.
“Kami berharap melalui kunjungan ini, kita bisa menjalin kerja sama yang lebih erat di berbagai bidang. Kami juga berharap agar Teknik Mesin Umri bisa berkesempatan berkunjung ke UTM untuk bertukar ilmu dan pengalaman,” lanjutnya.
Dr Jufrizal menyoroti pentingnya kolaborasi di dunia pendidikan tinggi. “Saat ini, kita tidak bisa berdiri sendiri. Tidak ada lagi yang namanya persaingan ketat, yang ada adalah kolaborasi. Kita perlu saling bekerja sama untuk maju bersama,” tegasnya.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa Umri telah menerima banyak kunjungan dari universitas-universitas di Malaysia, yang menunjukkan ketertarikan dan kepercayaan institusi pendidikan internasional terhadap Umri.
“Umri sudah cukup sering dikunjungi oleh universitas-universitas dari Malaysia. Ini merupakan bukti bahwa hubungan internasional kita semakin kuat. Namun, hal ini bukanlah akhir, justru menjadi awal untuk mempererat lagi kerja sama yang telah terjalin,” jelas Dr Jufrizal.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kunjungan UTM ini menjadi langkah awal dalam mengembangkan jaringan global dan menciptakan peluang bagi mahasiswa dan dosen kedua universitas.
“Kunjungan ini adalah langkah yang sangat positif. Kami berharap dapat memperluas kerja sama, tidak hanya dalam bidang akademik tetapi juga dalam penelitian dan pengembangan teknologi,” tutupnya dengan penuh harap.
Dalam sambutannya, Pengetua Kolej Kediaman KSJ UTM Dr Mohamad Azlan Bin Suhot menyampaikan apresiasi yang tinggi atas sambutan hangat yang diberikan oleh pihak Umri atas penerimaan kunjungan UTM.
“Terima kasih kepada Universitas Muhammadiyah Riau yang telah menyambut kami dengan begitu meriah dan penuh keramahan. Kami sangat menghargai penerimaan yang luar biasa ini,” ungkap Dr Mohamad Azlan.
Beliau menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya UTM untuk memberikan pengalaman internasional kepada mahasiswanya. Menurutnya, penting bagi mahasiswa UTM untuk melihat dan merasakan suasana belajar di negara lain, sekaligus menjalin silaturrahim dengan mahasiswa dari berbagai latar belakang budaya.
“Kami sangat berharap agar para pelajar UTM yang ikut serta dalam kunjungan ini dapat keluar dari zona nyaman mereka, melihat negara lain, dan menjalin silaturrahim dengan pelajar dari berbagai bangsa. Inilah tujuan utama dari kunjungan kami,” jelas Pengetua Kolej Dr Mohamad Azlan.
Ia menambahkan bahwa interaksi lintas budaya seperti ini sangat penting dalam membentuk wawasan global dan memperkuat kemampuan adaptasi mahasiswa di kancah internasional. “Pengalaman bertemu dan berdiskusi dengan mahasiswa Umri akan menjadi pelajaran berharga bagi pelajar kami, tidak hanya dalam aspek akademik tetapi juga dalam hal memperluas jaringan pertemanan dan pemahaman budaya,” lanjutnya.
Dr Mohamad Azlan juga berharap agar kunjungan ini menjadi awal dari hubungan yang lebih erat antara UTM dan Umri. Ia optimis bahwa kerja sama yang terjalin akan memberikan manfaat positif bagi kedua institusi dalam bidang pendidikan dan penelitian.
“Kami percaya bahwa kunjungan ini bukan hanya tentang pertukaran ilmu, tetapi juga tentang membangun jembatan persahabatan dan kerja sama yang kuat di masa depan,” pungkasnya. (Walida)