Perlunya Bingkai Ihsan Wujudkan Kehidupan yang Bermakna

Suara Muhammadiyah

9 November 2025

819
H Muhammad Jamaludin Ahmad, SPsi., Psikolog. Foto: Cris

H Muhammad Jamaludin Ahmad, SPsi., Psikolog. Foto: Cris

SAWIT, Suara Muhammadiyah – Masa kehidupan umat manusia di dunia sangatlah pendek. Tidak ada yang abadi, dan pada akhirnya kelak semuanya akan mengakhirinya dengan kematian.

“Kita tidak tahu kapan kita akan meninggal,” kata Muhammad Jamaludin Ahmad. Karenanya, Ketua Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu mengajak untuk mengumpulkan amal kebajikan lewat berbuat ihsan.

“Kita diperintahkan Allah untuk berbuat ihsan,” tutur Jamal. Baginya, ihsan meniscayakan kebaikan tertinggi yang dilakukan oleh seseorang.

Khusus tentang ihsan, ditegaskan sebagai puncak kebaikan. “Ihsan, itu istilah baik di seluruh istilah kebaikan,” ucapnya saat Kajian Ahad Pagi di Masjid Al Irsyad Sawit, Gantiwarno, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Ahad (9/11).

Dalam praktiknya, seorang Muslim tidak hanya diperintahkan berbuat baik dengan ukuran standar, tetapi mesti dalam taraf yang tinggi. Di situlah ihsan menemukan titik urgensinya.

“Jadi baik bukan karena dipandang, tapi baik yang nilainya paling tinggi karena Allah SwT,” ucapnya.

Seperti berbuat ihsan kepada orang tua. Dan ini menjadi kewajiban bagi anak-anak tanpa pengecualian. “Kita harus berbuat ihsan kepada orang tua kita,” tekannya.

Hal itu sangat fundamental, mengingat orang tua sudah berbuat ihsan kepada anak-anaknya lewat mendidik dengan jiwa kesabaran, terutama memenuhi pasokan kebutuhan anak-anaknya.

“Makanya, karena orang tua sudah berbuat ihsan, kita diperintahkan juga membalas dengan ihsan,” jelasnya.

Ditambahkan Jamal, dengan membingkai ihsan dalam kehidupan, manusia akan merasakan kemaslahatan dalam denyut nadi hidupnya. Dengan membingkai ihsan, manusia menjadi lebih sabar dan ikhlas dalam menghadapi berbagai ujian hidup begitu rupa.

“Sebelum meninggal, semua di antara kita pasti akan mendapatkan ujiannya masing-masing baik yang baik maupun yang buruk,” bebernya.

Maka, dari itu, setiap manusia harus mempersiapkan diri dengan melakukan amal kebajikan dan berbuat ihsan dalam setiap langkah kehidupannya. Dengan berbuat ihsan, seseorang tidak hanya mendapatkan pahala dari Allah, tetapi juga menjadi pribadi yang lebih baik, sabar, dan ikhlas dalam menjalani ujian hidup. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Kantor Layanan (KL) PPMTQ Al-Ijtihad Sirau kembali menegaskan watak g....

Suara Muhammadiyah

3 January 2026

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Bertempat di Aula SMP Muhammadiyah Plus Cimanggu yang berintegrasi den....

Suara Muhammadiyah

29 April 2024

Berita

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa Badan Eksekutif Maha....

Suara Muhammadiyah

3 November 2023

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah -  Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Pematang Siantar menegaskan....

Suara Muhammadiyah

28 March 2024

Berita

Oleh: Aziz Akbar Mukasyaf Tanah merupakan lapisan tipis namun vital di permukaan bumi, tempat tumbu....

Suara Muhammadiyah

17 June 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah