SRAGEN, Suara Muhammadiyah — Madrasah Aliyah Darul Ihsan Muhammadiyah (MA DIMSA) Sragen sukses menggelar acara International Culture Sharing di Aula MA DIMSA pada Sabtu, 12 September 2026. Kegiatan ini menjadi wadah interaktif bagi para santri untuk memperluas wawasan global dan mengenal keragaman budaya dunia secara langsung.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala MA DIMSA, Fuad Ibrahim, S.M. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya membekali peserta didik dengan perspektif internasional agar siap menjadi generasi yang terbuka dan siap menghadapi tantangan zaman.
Sesi inti kegiatan ini menghadirkan dua pembicara internasional yang membagikan kisah, latar belakang, serta budaya dari negara asal mereka, yaitu Olivier Mugisha dari Rwanda dan Faroq Ali dari Yaman. Kehadiran kedua narasumber asing ini disambut dengan antusias tinggi oleh para siswa yang memadati aula.
Dalam kesan-kesannya, Olivier Mugisha memuji potensi yang dimiliki oleh para pelajar di madrasah ini. "Kesan saya terhadap siswa di sini sangat bertalenta dan aktif," ungkap Olivier.
Sementara itu, Faroq Ali menyampaikan kekagumannya atas kehangatan masyarakat Indonesia. Ia juga berbagi cerita menarik mengenai kedekatan budaya kuliner, di mana ia melihat bahwa beberapa orang Indonesia sudah cukup akrab dan mengenal makanan khas asal Yaman, seperti nasi mandhi.
Melalui kegiatan International Culture Sharing ini, MA DIMSA berharap para siswa dapat mengambil banyak inspirasi, memperkaya wawasan lintas budaya, serta menumbuhkan rasa percaya diri untuk berinteraksi di kancah global.

