Petuah Syafiq A Mughni untuk Kepala Sekolah Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

7 November 2024

1480
Syafiq A Mughni. Foto: Cris

Syafiq A Mughni. Foto: Cris

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Dunia terus mengalami perubahan luar biasa. Demikian juga pendidikan, tidak dapat terlepaskan. Tantangan yang dihadapinya pun tak kalah peliknya. Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Syafiq A Mughni menyebut, tantangan tersebut antara lain judi online, pilkada, politik uang (money politic), dan sebagainya.

“Di situlah peran kepala sekolah menjadi sangat penting. Kita tidak mungkin mengabaikan peran dari kepala sekolah,” tuturnya saat Diksuspala Majelis Dikdasmen-PNF PP Muhammadiyah Region DIY di Balai Besar Guru Penggerak DIY, Condongcatur, Sleman, DIY, Kamis (7/11).

Sedemikian rupa vitalnya peran kepala sekolah, Syafiq berpesan agar punya motivasi. Yakni motivasi ditopang niat dalam mendidik dan mencerdaskan generasi penerus bangsa.

“Motivasi ini perlu diperkokoh. Jangan sampai tergusur. Kita harus punya semangat jihad yang tinggi dan motivasi yang kuat. Dalam situasi apa pun, kita harus konsisten, bertekad, dan tidak boleh mengeluh,” ucapnya.

Selain itu, kepala sekolah mesti memiliki wawasan. Syafiq meminta kepala sekolah jangan pernah berhenti dalam belajar. Karena dengan banyak belajar, maka kepala sekolah akan semakin tajam sensitivitasnya terhadap perkembangan dunia pendidikan. Dari situ kemudian, dapat mendesain paradigma pembelajaran yang sesuai zamannya.

“Di situlah makna kita harus belajar terus. Kita berinteraksi dengan sesama kepala sekolah yang berdiskusi, bertukar pengalaman, dan bagaimana bisa memecahkan persoalan bersama. saya kira itu cara untuk memperluas wawasan kita. Kalau wawasan kepala sekolah tidak luas, maka sekolah itu bakal tidak akan menjadi sekolah yang maju,” tegasnya.

Bersamaan dengan itu, kepala sekolah mesti punya skill. Salah satunya skill berkomunikasi dalam mentransfer pengetahuan. Tanpa ada skill berkomunikasi yang baik, mustahil dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada guru juga peserta didik. Karena skill bukan menyangkut soal bakat, tapi seberapa tekun mengasahnya.

“Saya kira skill tidak hanya berkaitan dengan bakat kita, tetapi bisa diperbaiki dan dilatih. Ini perlu dimiliki oleh kita semua dalam posisi sebagai kepala sekolah kemampuan managerial, komunikasi, memotivasi, dan sebagainya menjadi faktor yang sangat penting,” sebutnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Babakan Kawunganten Cilacap, ....

Suara Muhammadiyah

17 February 2025

Berita

GUNUNGKIDUL, Suara Muhammadiyah - Sebagai sekolah yang memiliki kelas peminatan olahraga, SMP Muhamm....

Suara Muhammadiyah

13 February 2025

Berita

WONOSOBO, Suara Muhammadiyah - Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Agama Islam, Universit....

Suara Muhammadiyah

14 February 2025

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyalurkan Rp6 miliar untuk korban ban....

Suara Muhammadiyah

16 December 2025

Berita

TUBAN, Suara Muhammadiyah - Energi adalah sumber kebutuhan primer manusia untuk menjalankan aktifita....

Suara Muhammadiyah

26 March 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah