Petuah Syafiq A Mughni untuk Kepala Sekolah Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1377
Syafiq A Mughni. Foto: Cris

Syafiq A Mughni. Foto: Cris

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Dunia terus mengalami perubahan luar biasa. Demikian juga pendidikan, tidak dapat terlepaskan. Tantangan yang dihadapinya pun tak kalah peliknya. Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Syafiq A Mughni menyebut, tantangan tersebut antara lain judi online, pilkada, politik uang (money politic), dan sebagainya.

“Di situlah peran kepala sekolah menjadi sangat penting. Kita tidak mungkin mengabaikan peran dari kepala sekolah,” tuturnya saat Diksuspala Majelis Dikdasmen-PNF PP Muhammadiyah Region DIY di Balai Besar Guru Penggerak DIY, Condongcatur, Sleman, DIY, Kamis (7/11).

Sedemikian rupa vitalnya peran kepala sekolah, Syafiq berpesan agar punya motivasi. Yakni motivasi ditopang niat dalam mendidik dan mencerdaskan generasi penerus bangsa.

“Motivasi ini perlu diperkokoh. Jangan sampai tergusur. Kita harus punya semangat jihad yang tinggi dan motivasi yang kuat. Dalam situasi apa pun, kita harus konsisten, bertekad, dan tidak boleh mengeluh,” ucapnya.

Selain itu, kepala sekolah mesti memiliki wawasan. Syafiq meminta kepala sekolah jangan pernah berhenti dalam belajar. Karena dengan banyak belajar, maka kepala sekolah akan semakin tajam sensitivitasnya terhadap perkembangan dunia pendidikan. Dari situ kemudian, dapat mendesain paradigma pembelajaran yang sesuai zamannya.

“Di situlah makna kita harus belajar terus. Kita berinteraksi dengan sesama kepala sekolah yang berdiskusi, bertukar pengalaman, dan bagaimana bisa memecahkan persoalan bersama. saya kira itu cara untuk memperluas wawasan kita. Kalau wawasan kepala sekolah tidak luas, maka sekolah itu bakal tidak akan menjadi sekolah yang maju,” tegasnya.

Bersamaan dengan itu, kepala sekolah mesti punya skill. Salah satunya skill berkomunikasi dalam mentransfer pengetahuan. Tanpa ada skill berkomunikasi yang baik, mustahil dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada guru juga peserta didik. Karena skill bukan menyangkut soal bakat, tapi seberapa tekun mengasahnya.

“Saya kira skill tidak hanya berkaitan dengan bakat kita, tetapi bisa diperbaiki dan dilatih. Ini perlu dimiliki oleh kita semua dalam posisi sebagai kepala sekolah kemampuan managerial, komunikasi, memotivasi, dan sebagainya menjadi faktor yang sangat penting,” sebutnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung secara resmi menandatangan....

Suara Muhammadiyah

29 August 2024

Berita

BENGKULU, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bengkulu menggelar Musyawara....

Suara Muhammadiyah

18 February 2025

Berita

SUKABUMI, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) kembali menggelar Sidang Ter....

Suara Muhammadiyah

13 June 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah– Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiy....

Suara Muhammadiyah

18 March 2025

Berita

KAMPAR, Suara Muhammadiyah - Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) hadiri dan berikan sambutan....

Suara Muhammadiyah

7 February 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah