PKKMB UMJ Sambut 4.100 Maba, Mendes PDT Dorong Kemandirian

Suara Muhammadiyah

22 September 2026

73
Foto Istimewa

Foto Istimewa

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pengenalan Lingkungan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah Jakarta (PKKMB UMJ) Tahun 2026 resmi dibuka pada Senin (21/09/2026). Kegiatan bertema “Green and Sustainable Global Campus” tersebut berlangsung di Auditorium K. H. Ahmad Basyir, Gedung Cendekia UMJ.

Pembukaan PKKMB UMJ diawali dengan penampilan seni berupa nyanyian dan tarian yang disuguhkan oleh mahasiswa UMJ. Penampilan tersebut menjadi bagian dari rangkaian acara dalam menyambut mahasiswa baru sebelum memasuki agenda utama pembukaan PKKMB.

Pada pelaksanaan PKKMB 2026, UMJ menyambut sebanyak 4.100 mahasiswa baru, termasuk 67 mahasiswa internasional yang berasal dari sejumlah negara, di antaranya Bangladesh, Rwanda, Pakistan, Turkmenistan, Nigeria, Mesir, Tajikistan, Togo, Afghanistan, Sudan, Ethiopia, Palestina, Myanmar, Gambia, Mali, Malawi, dan Yaman.

Dalam sambutannya, Rektor UMJ Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., menyambut mahasiswa baru di lingkungan UMJ yang merupakan universitas Muhammadiyah tertua di Indonesia. Ia mengingatkan mahasiswa agar memanfaatkan masa perkuliahan dengan mengikuti berbagai kegiatan yang dapat mendukung pengembangan diri.

“Adik-adik harus bangga kuliah di universitas Muhammadiyah tertua, universitas unggul, dan universitas Muhammadiyah yang ada di ibu kota,” ujarnya.

Rektor UMJ juga berpesan agar mahasiswa tidak hanya berfokus pada kegiatan perkuliahan, tetapi turut aktif mengembangkan kemampuan melalui berbagai aktivitas di luar kelas. Ia menyarankan mahasiswa mengalokasikan 60 persen waktunya untuk kuliah dan 40 persen untuk aktivitas lainnya, sedangkan mahasiswa Fakultas Kedokteran dianjurkan mengalokasikan 80 persen waktunya untuk perkuliahan.

“Jangan jadi mahasiswa kupu-kupu atau kuliah pulang, kuliah pulang. Manfaatkan waktu yang ada untuk banyak belajar di kampus, ikuti organisasi-organisasi dan UKM yang ada di kampus ” pesannya.

Rangkaian pembukaan kemudian dilanjutkan dengan penyematan jaket UMJ oleh Rektor UMJ bersama para dekan kepada Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal beserta jajaran. Acara dilanjutkan dengan pembukaan PKKMB secara simbolis dan penyematan jas almamater kepada mahasiswa baru.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, H. Yandri Susanto, S.Pt., M.Si., mengajak mahasiswa baru UMJ untuk memiliki pemikiran yang berorientasi pada masa depan dan tidak mudah menyerah dengan keadaan. Ia juga menekankan pentingnya kesungguhan dalam menjalani kehidupan, terlepas dari latar belakang keluarga maupun kondisi ekonomi.

“Jangan pernah menyesal kita lahir di mana, jangan pernah menyesal orang tua kita siapa, tapi menyesallah kalau kita hidup tidak bersungguh-sungguh,” tuturnya.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal juga mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya terpaku pada mata kuliah, tetapi memanfaatkan lingkungan kampus sebagai ruang untuk membentuk karakter. Menurutnya, mahasiswa perlu berani berbicara, bertindak, dan berorganisasi sebagai bagian dari proses pengembangan diri.

“Kalian boleh dari fakultas mana pun, jangan terpaku dengan mata kuliah, mata kuliah itu wajib, tapi yang membentuk kita ialah lingkungan,” ungkapnya.

Ia turut mendorong mahasiswa untuk berani mengambil peluang dan memiliki cita-cita yang lebih luas, termasuk menjadi pengusaha setelah menyelesaikan pendidikan. Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki semangat untuk terus berusaha dan tidak membatasi diri hanya pada keinginan untuk melamar pekerjaan.

“Saya sebagai Menteri mengajak adik-adik untuk menjadi orang hebat, jangan berpikir melamar kerja, mulai sekarang bisa menjadi pengusaha,” ujarnya.

Selain rangkaian sambutan, pembukaan PKKMB UMJ turut diisi dengan pengumuman challenge PKKMB. Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian yang diharapkan dapat mendorong mahasiswa baru untuk berpartisipasi aktif selama pelaksanaan PKKMB.

Pelaksanaan PKKMB UMJ 2026 juga didukung oleh sejumlah pihak, di antaranya Grab, YOUC1000, Light+ by Wardah, dan Kopi Gajah. Dukungan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan rangkaian PKKMB dalam menyambut mahasiswa baru tahun akademik 2026.

Turut hadir Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal beserta jajaran, Rektor UMJ, jajaran wakil rektor, Direktur dan Wakil Direktur Pascasarjana, para dekan dan wakil dekan fakultas, serta sivitas akademika UMJ.

Kepemimpinan dan Kesiapan Generasi Muda di Era AI

UMJ mendorong mahasiswa baru untuk membangun kemampuan kepemimpinan diri dan mempersiapkan diri menghadapi perkembangan teknologi. Dalam talkshow yang menghadirkan Deputy Director, Public Affairs Territory and Social Impacts, Grab Indonesia, Clarina Andreny, serta Dosen UMJ, Miftahul Ulum, MPS., M.Sc., Ph.D, keduanya membahas kepemimpinan, kemampuan yang perlu dipersiapkan mahasiswa, hingga penggunaan Artificial Intelligence (AI) di tengah perubahan teknologi yang berlangsung cepat.

Clarina Andreny menyebut tiga kemampuan yang penting dipersiapkan generasi muda di tengah perubahan yang berlangsung cepat. Ketiganya diperlukan agar mahasiswa mampu mengembangkan keahlian, menyampaikan gagasan, dan bekerja bersama dalam menghadapi berbagai perubahan.

“Yang pertama adalah content mastery, artinya kita harus benar-benar memahami dan mendalami keahlian atau ilmu yang kita punya. Mungkin yang kedua itu adalah clear communication, dan yang terakhir collaboration,” jelas Clarina.

Selanjutnya, Clarina menjelaskan penerapan Agile leadership melalui prinsip yang diterapkan di Grab. Ia menyebut heart sebagai kemampuan untuk memahami dan berempati terhadap persoalan yang ingin diselesaikan, sedangkan humanity mendorong seseorang untuk terus belajar dan menyadari hal-hal yang masih perlu diperbaiki.

“Ketika kita punya heart, kita bisa benar-benar memahami ini sebenarnya apa sih permasalahannya. Yang kedua adalah humanity, ketika kita punya humanity kita ingin terus belajar karena era yang sangat cepat,” tutur Clarina.

Dalam pengambilan keputusan, Clarina juga membahas pemanfaatan AI di tengah banyaknya informasi yang tersedia. Menurutnya, teknologi tersebut dapat membantu proses pengambilan keputusan, tetapi masukan dari berbagai pihak tetap diperlukan agar keputusan yang dihasilkan tidak hanya cepat, tetapi juga tepat.

Sementara itu, Miftahul Ulum yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Kemitraan dan Reputasi Global (KKRG) UMJ, menekankan bahwa mahasiswa perlu memulai kepemimpinan dari diri sendiri. Ia mengaitkan kemampuan tersebut dengan proses evaluasi dan kedisiplinan yang perlu dibangun sejak awal kehidupan sebagai mahasiswa.

“Teman-teman mau setidaknya memimpin diri sendiri dulu. Saat ini di PKKMB ini, di hari pertama tadi, dengan bermentalkan dan bersemangat menjadi seorang pemimpin, coba melakukan bahwa teman-teman mau setidaknya memimpin diri sendiri dulu,” ujar Ulum.

Ulum juga membahas pentingnya mengombinasikan hard skill dan soft skill selama menjalani perkuliahan. Ia menjelaskan bahwa mahasiswa dapat mengembangkan keduanya melalui kegiatan kurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler yang kemudian dapat diarahkan pada organisasi, prestasi, serta kegiatan sosial.

“Tidak untuk diseimbangkan, tetapi untuk dikombinasikan untuk bisa mengoptimalkan peran-peran adik-adik masing-masing, baik di organisasi ataupun itu untuk mencapai prestasi yang terbaik,” ungkap Ulum.

Lebih lanjut, Ulum menekankan pentingnya menempatkan AI sebagai alat yang digunakan manusia. Ia mendorong mahasiswa untuk terus belajar dan membaca agar mampu memahami serta memverifikasi informasi yang diperoleh dari AI.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah (PW) ‘Aisyiyah Jawa Barat menggelar Wisuda Kull....

Suara Muhammadiyah

7 December 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muham....

Suara Muhammadiyah

17 February 2025

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menujukkan langkah konk....

Suara Muhammadiyah

27 May 2025

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah — SD Muhammadiyah Banyuraden, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, ....

Suara Muhammadiyah

20 August 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Panitia Ramadhan Di Kampus (RDK) Universitas Ahmad Dahlan (UA....

Suara Muhammadiyah

23 March 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah