Prinsip Toleransi Keterbukaan dan Indipendensi Mazhab

Suara Muhammadiyah

7 October 2024

1855
Dok. Istimewa

Dok. Istimewa

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Biro Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Kajian Tarjih Online bertajuk "Prinsip Toleransi Keterbukaan dan Tidak Terikat pada Mazhab Tertentu" yang disiarkan pada kanal Youtube TvMu Channel, Selasa, (1/10).

Kajian rutin tersebut dipandu oleh Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Dr Syamsul Hidayat, MAg yang juga sekaligus menjabat sebagai Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) UMS.

Syamsul menyampaikan, dalam manhaj tarjih ada sebuah semangat atau perspektif yang menyatakan bahwa Muhammadiyah memiliki prinsip toleransi terkait dengan pandangan bertarjih. Bertarjih bagi Muhammadiyah berarti melakukan aktivitas intelektual dalam merespon berbagai persoalan hidup manusia dari sudut pandang ajaran agama Islam.

"Bertarjih artinya berijtihad untuk menyampaikan pendapat, tuntunan, atau hasil ijtihad kepada masyarakat, khususnya warga Muhammadiyah," jelas Syamsul.

Dia juga menegaskan, ketika Muhammadiyah (khususnya Majelis Tarjih) dalam mengambil keputusan dengan ijtihad atau menyampaikan tuntunan kepada warga Muhammadiyah tidak berpandangan bahwa putusan tarjih Muhammadiyah adalah yang paling benar sementara yang lain salah, tetapi menghormati pendapat yang berbeda.

Berikutnya, Syamsul menerangkan salah satu prinsip di dalam tarjih dalam memberikan putusan yaitu tidak berafiliasi kepada suatu mazhab tertentu. Di dalam memahami agama, menurut perspektif tarjih dilakukan langsung menurut sumber pokoknya, dalam hal ini adalah Al-Qur'an dan Sunnah melalui proses ijtihad dengan metode ijtihad yang ada.

"Ini berarti Muhammadiyah tidak berafiliasi kepada mazhab tertentu," jelasnya.

Meskipun demikian, lanjutnya, Muhammadiyah itu tidak anti mazhab dan tidak menafikan berbagai pendapat para fuqoha yang berada pada suatu mazhab tertentu. Artinya, Muhammadiyah tetap menghormati pendapat para narasumber utama dari mazhab tertentu. (Yusuf/Humas/Fab)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Ketua MUI Kota Bandung, KH Miftah Faridl, menyampaikan pandangan....

Suara Muhammadiyah

16 April 2025

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Hari Sabtu (6/7/24) pukul 08.00 WIB tepatnya di MBS Pleret Unit 2 ....

Suara Muhammadiyah

8 July 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Patriotisme dimaknai sebagai pantulan cinta kepada bangsa dan ta....

Suara Muhammadiyah

28 August 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Di balik gemerlap kesuksesan ParagonCorp, perusahaan kecantikan ter....

Suara Muhammadiyah

28 February 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Ada banyak cara dalam memakmurkan masjid. Bagi H. Sodik Mah....

Suara Muhammadiyah

26 December 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah