PRM Karanggasem Resmi Berdiri, Dakwah dan Bakti Sosial Hadir Menyapa Warga

Publish

19 February 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
116
Dok Istimewa

Dok Istimewa

SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah - Balai Desa Karanggasem, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, menjadi saksi sebuah momentum penting pada Ahad pagi, 15 Februari 2026. Sejak pagi warga mulai berdatangan dengan wajah penuh antusias. Mereka memenuhi ruangan balai desa untuk mengikuti kegiatan pengajian dan bakti sosial yang digelar dalam rangka pendirian ranting Muhammadiyah di Desa Karanggasem. Kegiatan ini tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga menjadi ruang pertemuan hangat antara dakwah, pelayanan sosial, dan kebersamaan warga.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting Muhammadiyah dan pemerintahan setempat, di antaranya Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sukoharjo Muhammad Tri Wibowo, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bulu Joko Waluyo, Lurah Desa Karanggasem Bambang Winarno, Ketua Majelis Tabligh Muhammadiyah Ahmad Zanin N, serta Ketua LPCR Muhammadiyah Nurmento. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap berdirinya ranting baru ini sebagai bagian dari penguatan dakwah di tingkat desa. Selain itu, warga sekitar juga turut hadir, baik sebagai peserta pengajian maupun penerima manfaat kegiatan sosial.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Muhammadiyah terus memperluas jangkauan dakwahnya hingga ke akar rumput. Bukan sekadar memperkenalkan struktur organisasi, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata yang langsung dirasakan masyarakat. Semangat kebersamaan tampak jelas sejak awal kegiatan, ketika warga saling menyapa, berbincang, dan menanti rangkaian acara dengan penuh harapan.

Momentum ini sekaligus menjadi awal baru bagi Desa Karanggasem. Dengan berdirinya ranting Muhammadiyah, diharapkan desa ini memiliki pusat kegiatan dakwah, pendidikan, dan sosial yang dapat tumbuh bersama masyarakat. Kehadiran ranting ini juga diharapkan mampu mempererat hubungan antarwarga serta memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Pengukuhan Ranting, Tonggak Baru Gerakan Dakwah di Desa

Acara dimulai dengan suasana yang khidmat melalui pembukaan resmi, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Sang Surya. Lagu Mars Sang Surya yang menggema di dalam balai desa menghadirkan suasana penuh semangat dan kebanggaan. Bagi warga Muhammadiyah, lagu ini bukan sekadar simbol, tetapi juga pengingat akan misi dakwah dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Lurah Desa Karanggasem, Bambang Winarno, menyampaikan apresiasi atas berdirinya ranting Muhammadiyah di wilayahnya. Ia menilai keberadaan ranting ini akan menjadi mitra penting bagi pemerintah desa dalam membangun masyarakat, terutama dalam bidang keagamaan dan sosial. Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi warga Karanggasem.

Momentum penting terjadi saat Ketua PCM Bulu, Joko Waluyo, secara resmi mengukuhkan pimpinan ranting Muhammadiyah Karanggasem. Prosesi pengukuhan ini menjadi penanda resmi berdirinya ranting Muhammadiyah di desa tersebut. Pengukuhan ini bukan hanya pengesahan struktur organisasi, tetapi juga amanah besar untuk menggerakkan dakwah dan pelayanan kepada masyarakat.

Sekretaris PDM Sukoharjo, Muhammad Tri Wibowo, dalam sambutannya menegaskan bahwa ranting merupakan ujung tombak gerakan Muhammadiyah. Ia menyampaikan bahwa keberadaan ranting harus mampu menjadi pusat kegiatan yang hidup dan bermanfaat bagi masyarakat. Ranting tidak hanya hadir sebagai organisasi, tetapi sebagai penggerak perubahan yang membawa nilai-nilai kebaikan, kepedulian, dan kemajuan.

Setelah rangkaian sambutan, acara dilanjutkan dengan pengajian yang disampaikan oleh Ustadz Ahmad Zanin N. Dalam tausiyahnya, ia mengajak jamaah untuk memperkuat iman dan memperluas kepedulian sosial. Ia menekankan bahwa dakwah tidak cukup hanya disampaikan melalui lisan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang membantu sesama. Pesan tersebut terasa sangat relevan dengan semangat kegiatan yang berlangsung hari itu.

Bakti Sosial, Wujud Nyata Kepedulian kepada Sesama

Usai pengajian, kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial yang menjadi bagian tak terpisahkan dari acara ini. Layanan kesehatan gratis yang diberikan oleh tim medis dari PKU Muhammadiyah Selogiri langsung disambut antusias oleh warga. Mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk memeriksakan kesehatan tanpa harus pergi jauh atau mengeluarkan biaya.

Warga tampak tertib mengantre untuk mendapatkan pemeriksaan. Sebagian memeriksakan tekanan darah, sebagian lainnya berkonsultasi mengenai kondisi kesehatan yang mereka rasakan. Bagi banyak warga, layanan ini sangat membantu, terutama bagi mereka yang jarang memiliki kesempatan untuk memeriksakan kesehatan secara rutin.

Selain layanan kesehatan, pembagian paket sembako dari LAZISMU PDM Sukoharjo juga menjadi momen yang penuh makna. Paket bantuan tersebut dibagikan kepada warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas sosial. Bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Yang tak kalah menarik adalah layanan servis sepeda motor gratis yang disediakan oleh tim dari SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo. Para siswa dengan penuh semangat memeriksa dan memperbaiki motor milik warga. Kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat, tetapi juga menjadi sarana praktik langsung bagi para siswa untuk mengasah keterampilan mereka.

Melalui berbagai kegiatan sosial ini, Muhammadiyah menunjukkan bahwa dakwah tidak hanya berbentuk ceramah, tetapi juga pelayanan nyata. Kehadiran mereka di tengah masyarakat menjadi bukti bahwa nilai-nilai kepedulian dan pengabdian terus hidup dan berkembang.

Membawa Harapan dan Semangat Baru bagi Karanggasem

Berdirinya Ranting Muhammadiyah Karanggasem membawa harapan baru bagi masyarakat setempat. Ranting ini diharapkan menjadi pusat kegiatan yang mampu menghidupkan semangat keagamaan dan kebersamaan warga. Kehadirannya juga diharapkan mampu menjadi wadah bagi berbagai kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat.

Lebih dari sekadar organisasi, ranting Muhammadiyah diharapkan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Ia hadir untuk mendampingi, membantu, dan menggerakkan kegiatan yang membawa kebaikan bersama. Dengan dukungan masyarakat, ranting ini memiliki potensi besar untuk berkembang dan memberikan kontribusi nyata.

Kegiatan pengajian dan bakti sosial yang digelar hari itu menjadi awal yang baik. Antusiasme warga menunjukkan bahwa kehadiran Muhammadiyah diterima dengan hangat. Kebersamaan yang terbangun selama kegiatan menjadi fondasi penting bagi perjalanan ranting ke depan.

Ke depan, diharapkan semakin banyak kegiatan yang dapat digelar untuk memberdayakan masyarakat, baik dalam bidang keagamaan, pendidikan, kesehatan, maupun sosial. Dengan demikian, Muhammadiyah dapat terus hadir sebagai gerakan yang membawa manfaat luas bagi masyarakat.

 


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BOYOLALI, Suara Muhammadiyah - Kelompok 19 Kuliah Kerja Nyata-Program Pemberdayaan Masyarakat (KKN-P....

Suara Muhammadiyah

21 February 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - "Telah kita ketahui bersama bahwa pada bulan Ramadhan itu bulan mul....

Suara Muhammadiyah

24 March 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Berada di penghujung tahun 2023, apalagi bertepatan dengan tahun po....

Suara Muhammadiyah

28 December 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Sebagai wadah pengaktualisasian bakat anak-anak, Pimpinan Ran....

Suara Muhammadiyah

18 January 2026

Berita

TIDORE, Suara Muhammadiyah - Sekolah Paralegal Maluku Utara resmi ditutup pada Minggu (15/2/2026) di....

Suara Muhammadiyah

16 February 2026