PRM Tirtonirmolo Barat Bahas Strategi Merangkul Generasi Muda dalam Dakwah Ranting

Publish

12 December 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
208
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANTUL, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Tirtonirmolo Barat, Kasihan, Bantul kembali menggelar Pengajian Rutin Bulanan Khusus Pimpinan pada Rabu, 10 Desember 2025 di Musala Babul Khoir Kalipakis. Pengajian kali ini menghadirkan Ustaz Nurkhoirudin, Ketua PRM Margokaton, Seyegan, Sleman.

Nurkhoirudin adalah pimpinan dari PRM Margokaton yang baru saja meraih penghargaan Stand Expo Ranting Terbaik pada ajang Cabang Ranting Masjid Award VI PP Muhammadiyah yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Cabang Ranting (LPCRPM) di Banjarmasin, 13-16 November 2025 lalu.

Pengajian tersebut mengangkat tema “Menggairahkan Angkatan Muda dalam Kegiatan Dakwah Ranting”. Ketua PRM Tirtonirmolo Barat, Sofriyanto, menyampaikan bahwa tema ini dipilih karena tantangan yang makin besar untuk melibatkan generasi muda dalam kegiatan dakwah di tingkat ranting, terlebih dalam memakmurkan masjid.

“Kita membutuhkan strategi baru agar anak-anak muda merasa memiliki ruang untuk berkarya dan terlibat dalam dakwah,” ujarnya.

Nurkhoirudin menjelaskan bahwa untuk menggaet angkatan muda dalam dakwah ranting perlu metode baru sesuai perkembangan zaman. “Kebutuhan dan preferensi (kecenderungan dan kesukaan) generasi muda saat ini telah berubah, sehingga metode pendekatan dakwah juga harus berubah,” jelasnya.

Nurkhoirudin menawarkan beberapa tips yang dapat menjadi alternatif untuk menarik minat angkatan muda agar aktif dalam kegiatan dakwah. Pertama, fasilitasi ruang kreasi. PRM perlu menyediakan kegiatan yang memberi kesempatan bagi angkatan muda untuk mengekspresikan ide, kreativitas, dan minatnya. "Kegiatan kreatif berbasis minat, teknologi, atau seni dapat menjadi pintu masuk yang efektif,” katanya.

Kedua, dukungan pendanaan. Menurut Nurkhoirudin, generasi muda lebih termotivasi ketika program yang mereka rancang mendapat dukungan konkret. "Dana operasional yang memadai dapat mendorong mereka merancang kegiatan yang inovatif dan berkelanjutan," ungkapnya.

Terakhir, Nurkhoirudin menjelaskan perlunya pengembangan kapasitas diri generasi muda melalui pelatihan formal dan nonformal. "Pembekalan melalui pelatihan kepemimpinan, dakwah digital, manajemen acara, keterampilan komunikasi, atau pelatihan teknis lainnya dinilai mampu meningkatkan kepercayaan diri anak-anak muda,” pungkasnya. (fri/hanan)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah – Suasana senang dan gembira terlihat dari raut wajah peserta Festi....

Suara Muhammadiyah

3 August 2024

Berita

KUDUS, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) gelar prosesi sumpah profesi. Seba....

Suara Muhammadiyah

30 April 2024

Berita

GUNUNGKIDUL, Suara Muhammadiyah - SMP dan SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Wonosari, Gunungkidul, D.I.Y....

Suara Muhammadiyah

2 March 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Jakarta (FE....

Suara Muhammadiyah

11 February 2024

Berita

SUKABUMI, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Sukabumi melalui Majelis Kesejaht....

Suara Muhammadiyah

16 June 2025