PRM UGM Dikukuhkan, Pengembangan Dakwah dan Syiar Persyarikatan di Perguruan Tinggi Negeri

Publish

14 April 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
549
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir dalam pengukuhan PRM UGM (14/4).

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir dalam pengukuhan PRM UGM (14/4).

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pengukuhan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Selasa, 14 April 2026, di University Club Hotel UGM tidak sekadar menjadi seremoni organisatoris, melainkan menandai artikulasi baru gerakan dakwah Muhammadiyah di ruang perguruan tinggi negeri yang semakin kompleks dan dinamis. Mengusung tema “Pengembangan Dakwah dan Syiar Persyarikatan Muhammadiyah di Perguruan Tinggi Negeri”, momentum ini diposisikan sebagai titik tolak konsolidasi ideologis sekaligus ekspansi kultural Islam Berkemajuan di lingkungan akademik.

Sebagai PRM kesepuluh di bawah koordinasi PCM Depok, kehadiran PRM UGM mempertegas akselerasi institusional Muhammadiyah dalam menjangkau basis-basis intelektual strategis. Bahkan, dalam waktu dekat, struktur ini akan semakin diperkuat dengan rencana pengukuhan PRM di Universitas Negeri Yogyakarta sebagai ranting kesebelas. Hal ini menunjukkan adanya intensifikasi gerakan yang tidak hanya bersifat kuantitatif, tetapi juga diarahkan pada penguatan kualitas peran dan kontribusi.

Ketua PRM UGM dalam sambutannya menekankan urgensi partisipasi kolektif seluruh elemen untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas gerakan ranting ini. Ia memandang PRM bukan sekadar struktur formal, tetapi sebagai pusat produksi gagasan, pengembangan khazanah keilmuan, serta agen transformasi sosial yang berdampak luas bagi kemanusiaan.

Mewakili Rektor UGM, sambutan institusional menyoroti pentingnya sinergi antara PRM dan universitas dalam mendorong kemajuan bersama. PRM diharapkan mampu menjadi mitra strategis dalam membangun ekosistem akademik yang produktif, inklusif, dan berorientasi pada kemaslahatan publik.

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, yang turut menyaksikan pengukuhan tersebut, menegaskan bahwa pembangunan peradaban dan penyebaran nilai rahmatan lil ‘alamin mensyaratkan adanya semangat ta’awun (kolaborasi) yang autentik dan berkelanjutan. Menurutnya, Muhammadiyah harus hadir sebagai “rumah besar” yang tidak hanya mengayomi, tetapi juga menggerakkan pencerdasan kehidupan umat secara sistemik.

Ia juga menggarisbawahi bahwa tradisi membaca dalam Muhammadiyah tidak boleh direduksi sebatas aktivitas literasi teknis, melainkan harus dipahami sebagai proses epistemologis yang komprehensif—meliputi kemampuan bernalar, mengkaji, hingga mengeksplorasi ayat-ayat kauniyah sebagai basis pengembangan peradaban. Dari fondasi inilah, lanjutnya, Islam mampu membangun peradaban panjang yang berakar pada iman dan takwa. 

Dalam refleksinya terhadap tantangan kontemporer, Haedar mengingatkan bahaya pendangkalan berpikir akibat dominasi politik praktis dan ekosistem media sosial yang cenderung menuhankan algoritma instan. Ia menilai, jika tidak diimbangi dengan kedalaman intelektual, fenomena ini dapat menggerus kualitas nalar umat. Oleh karena itu, PRM UGM diharapkan mampu mengambil peran sebagai kekuatan alternatif yang tidak hanya memperluas jangkauan dakwah, tetapi juga menghadirkan ruang-ruang pencerahan yang mendorong kedewasaan berpikir dan sikap. 

"Muhammadiyah harus mampu menjadi peradaban alternatif dalam hal mencerdaskan kehidupan. Namun yang menjadi tantangan, tendensi politik praktis menyebabkan pendangkalan berpikir masyarakat. Kemudian pendangkalan berpikir hingga bersikap ini diperparah oleh ekosistem medsos yang menuhankan algoritma yang semu dan dangkal," ujarnya.

Dengan demikian, pengukuhan PRM UGM bukan sekadar pembentukan struktur organisasi, melainkan representasi dari upaya sistematis Muhammadiyah dalam membangun peradaban alternatif yang berakar pada nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan kemanusiaan di tengah lanskap sosial yang terus berubah. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar kembali menorehkan ....

Suara Muhammadiyah

24 January 2025

Berita

TASIKMALAYA, Suara Muhammadiyah - Momen wisuda adalah momen yang sangat bermkana dan sangat dinantik....

Suara Muhammadiyah

3 June 2024

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Daripada mengutuk kegelapan, 1000 Cahaya memilih menjadi cahaya. Slogan....

Suara Muhammadiyah

12 November 2025

Berita

SRAGEN, Suara Muhammadiyah - Kajian akbar wali santri Ponpes Dimsa (Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen)....

Suara Muhammadiyah

30 September 2023

Berita

BOJONEGORO, Suara Muhammadiyah - Resepsi puncak Milad Emas 50 tahun RS ‘Aisyiyah Bojonegoro di....

Suara Muhammadiyah

27 November 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah