Puasa Ramadhan bagi Pasien Diabetes, Ini Syarat Medisnya

Suara Muhammadiyah

2 March 2026

484
Dok Istimewa

Dok Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Bulan Ramadhan menjadi momen ibadah yang dinantikan umat Muslim, termasuk bagi masyarakat dengan riwayat diabetes. Namun, keputusan untuk berpuasa perlu melalui pertimbangan medis yang matang. dr. Wahyu Tri Kurniawan, Sp.PD., dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) sekaligus dokter spesialis penyakit dalam RS PKU Muhammadiyah Gamping, menegaskan bahwa keamanan puasa sangat bergantung pada kondisi klinis masing-masing pasien.

Dalam praktik kedokteran, terdapat proses stratifikasi risiko untuk menilai apakah pasien termasuk kategori rendah, sedang, atau tinggi sebelum menjalankan puasa. Penilaian ini mempertimbangkan kontrol gula darah serta riwayat kesehatan secara menyeluruh.

“Puasa pada penderita diabetes sebenarnya bisa saja dilakukan, tetapi harus dalam kondisi terkontrol. Kami menilai terlebih dahulu tingkat risikonya melalui stratifikasi. Jika risikonya rendah, biasanya masih diperbolehkan berpuasa. Namun, apabila termasuk kategori sedang atau tinggi, umumnya kami sarankan untuk tidak berpuasa karena potensi komplikasinya lebih besar,” jelas dr. Wahyu, Kamis (26/2), secara daring.

Penentuan kategori risiko tersebut tidak dapat diputuskan sendiri oleh pasien. Dokter akan mengevaluasi berbagai faktor, seperti lama menderita diabetes, riwayat gula darah yang pernah terlalu tinggi atau terlalu rendah, jenis obat yang digunakan termasuk insulin, adanya komplikasi, usia, hingga kondisi khusus seperti kehamilan.

Menurut dr. Wahyu, terdapat tiga komplikasi utama yang perlu diwaspadai penderita diabetes saat berpuasa, yakni dehidrasi, hipoglikemia (gula darah rendah), dan hiperglikemia (gula darah tinggi). Ketiganya dapat berujung pada kondisi serius apabila tidak ditangani dengan cepat.

“Hipoglikemia terjadi ketika gula darah berada di bawah 70 mg/dL, biasanya ditandai dengan tangan gemetar, keringat dingin, jantung berdebar, hingga penurunan kesadaran. Sementara hiperglikemia umumnya terjadi saat gula darah di atas 300 mg/dL, dengan gejala rasa haus berlebihan, sering buang air kecil, lemas, mual, nyeri perut, dan juga bisa menyebabkan penurunan kesadaran. Jika muncul gejala-gejala tersebut, jangan dipaksakan untuk melanjutkan puasa,” tegasnya.

Lebih lanjut, dr. Wahyu menjelaskan bahwa prinsip gizi bagi pasien diabetes selama Ramadhan pada dasarnya sama seperti hari biasa. Komposisi makanan tetap harus lengkap dan seimbang, hanya waktu serta porsinya yang disesuaikan.

“Komposisinya tetap harus mencakup karbohidrat kompleks, protein, serat, lemak sehat, serta cairan yang cukup. Saat puasa, kebutuhan harian dapat dibagi dengan komposisi sekitar 30–40 persen saat sahur, 40–50 persen saat berbuka, dan 10–20 persen untuk camilan sehat setelah tarawih. Yang penting, jangan berlebihan dan hindari ‘balas dendam’ saat berbuka,” ujarnya.

Selain pola makan, penyesuaian juga perlu dilakukan pada konsumsi obat. Obat diabetes secara umum terbagi dalam tiga kelompok besar, yaitu insulin, obat yang berisiko menyebabkan hipoglikemia seperti golongan sulfonilurea, serta obat dengan risiko hipoglikemia rendah seperti metformin. Jadwal konsumsi atau penyuntikan obat perlu disesuaikan dengan waktu berbuka dan sahur, serta tetap dalam pengawasan dokter.

“Puasa adalah ibadah yang mulia, tetapi kesehatan tetap harus diutamakan. Jangan dipaksakan jika berisiko. Jika sudah dinyatakan aman oleh dokter, jalankan dengan disiplin, jaga pola makan, dan patuhi aturan obat agar tidak terjadi komplikasi,” tutup dr. Wahyu. (NF)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MALAYSIA, Suara Muhammadiyah - Seorang tokoh Minangkabau Malaysia bernama Dato` Mohamed Razali bin D....

Suara Muhammadiyah

28 November 2024

Berita

SINJAI, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 285 telah terdaftar di Gelombang I Penerimaan Mahasiswa Baru (....

Suara Muhammadiyah

5 June 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dalam Pengajian Ramadan Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Gedung Ar Fa....

Suara Muhammadiyah

14 March 2024

Berita

ISLAMABAD, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melakukan kunjungan ke KBRI Islamab....

Suara Muhammadiyah

11 October 2023

Berita

TEGAL, Suara Muhammadiyah — Setelah sebelumnya menjadi narasumber pada seminar internasional d....

Suara Muhammadiyah

9 January 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah