PWA DIY Perkuat Kapasitas Relawan GACA Melalui Bootcamp Penanganan Masalah Anak

Suara Muhammadiyah

28 July 2026

229
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Majelis Kesejahteraan Sosial (MKS) Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah (PWA) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar kegiatan Refresh Relawan Gerakan 'Aisyiyah Cinta Anak (GACA) melalui Bootcamp bertajuk Membangun Kesadaran dan Kapasitas Penanganan Masalah Anak di Masyarakat. Kegiatan berlangsung pada 25–26 Juli 2026 di Wisma PU Kaliurang dan diikuti oleh relawan GACA dari lima kabupaten/kota di DIY, yang masing-masing mengirimkan lima peserta.

Ketua MKS PWA DIY, Wuri Astuti, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya angka kekerasan terhadap anak yang sebagian besar berakar pada lemahnya ketahanan keluarga. Menurutnya, meskipun pemerintah telah memiliki berbagai regulasi terkait perlindungan anak, penguatan kapasitas relawan di tingkat masyarakat tetap menjadi kebutuhan mendesak.

"'Aisyiyah telah meluncurkan Gerakan 'Aisyiyah Cinta Anak (GACA) sejak tahun 2016. Namun, melihat masih banyaknya kasus kekerasan terhadap anak, relawan perlu terus diperkuat agar mampu bergerak lebih cepat, lebih terampil, dan bersinergi dengan berbagai pihak dalam upaya pencegahan maupun penanganan kasus," ungkap Wuri.

Ia menambahkan, rekomendasi penyelenggaraan bootcamp ini merupakan tindak lanjut dari Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan pada Januari 2026. Selain memperoleh materi dari para narasumber, peserta juga diminta membawa studi kasus dari daerah masing-masing untuk didiskusikan bersama sebagai bagian dari case conference. Melalui kegiatan ini diharapkan setiap daerah mampu menyusun rencana tindak lanjut sesuai dengan karakteristik persoalan yang dihadapi.

Sementara itu, Ketua PWA DIY, Widiastuti, dalam sambutannya menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan gerakan kolektif yang menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen persyarikatan.

"Anak merupakan masa depan bangsa sehingga seluruh pihak perlu memperkuat ketahanan keluarga sebagai benteng utama pencegahan kekerasan," terangnya.

Ia juga menyoroti tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di DIY, meningkatnya angka perceraian, hingga tantangan baru berupa penyalahgunaan gawai, vape, dan narkotika yang kini semakin mengancam generasi muda. Oleh karena itu, peran relawan GACA dinilai semakin strategis dalam memberikan edukasi sekaligus pendampingan kepada masyarakat.

Kegiatan ini turut menghadirkan anggota DPD RI DIY Ahmad Syauqi Soeratno sebagai keynote speaker yang menekankan pentingnya peran 'Aisyiyah sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan keluarga dan perlindungan anak di tengah berbagai tantangan sosial yang terus berkembang.

Ketua MKS Pimpinan Pusat Aisyiyah (PPA), Abidah, memberikan apresiasi terhadap metode pembelajaran yang digunakan dalam bootcamp. Menurutnya, pembahasan studi kasus secara bersama menjadi media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan relawan dalam menangani kasus secara komprehensif dengan memperhatikan aspek biologis, psikologis, sosial, dan lingkungan.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai materi dari narasumber yang berkompeten, di antaranya mengenai kebijakan Pemerintah DIY dalam perlindungan anak, kebijakan 'Aisyiyah dalam perlindungan perempuan dan anak, peran relawan GACA dalam pencegahan dan manajemen kasus, kesehatan reproduksi dan kekerasan berbasis gender online, hingga layanan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) 'Aisyiyah. Materi tersebut disampaikan oleh perwakilan DP2AP3 DIY, Dr. Tri Hastuti Nur Rochimah, Prof. Elly Nurhayati, Rektor UNISA Yogyakarta Dr. Warsiti, serta Ketua Posbakum PWA DIY Endang Widhiatiningsih.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah — Lazismu Jawa Tengah saat ini tengah menjalani proses audit keua....

Suara Muhammadiyah

24 April 2024

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Mendukung program Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, maka Muhammadiyah....

Suara Muhammadiyah

10 August 2024

Berita

JAMBI, Suara Muhammadiyah — Pimpinan Ranting Istimewa ‘Aisyiyah New South Wales (PRIA NS....

Suara Muhammadiyah

16 July 2026

Berita

BAHAUR, Suara Muhammadiyah - Sekolah Menengah Kejuruan Swasta (SMKS) Muhammadiyah Kahayan Kuala mela....

Suara Muhammadiyah

19 July 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 26 mahasiswa dan 2 dosen Universitas Muhammadiyah Yog....

Suara Muhammadiyah

14 October 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah