PWM Jatim Dorong Papanisasi dan Legalitas Aset Muhammadiyah di Ponorogo

Publish

19 May 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
573
Foto Istimewa

Foto Istimewa

PONOROGO, Suara Muhammadiyah - Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Dr. HM. Sulthon Amien, menegaskan pentingnya peran cabang dan ranting sebagai ujung tombak gerakan Muhammadiyah dalam membangun kekuatan dakwah yang kokoh dan merata di tengah masyarakat.  Hal tersebut ia sampaikan dalam Forum Penguatan Cabang dan Ranting Muhammadiyah yang digelar di Masjid Baitul Mukhlisin, Ponorogo, Sabtu (17/5).

“Cabang dan ranting itu kekuatan sejatinya Persyarikatan Muhammadiyah, karena di sanalah persoalan dan tantangan pergerakan riil dihadapi secara langsung,” tegas Sulthon dalam sambutannya yang disambut antusias oleh peserta forum.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua Lembaga Pengembangan Cabang Ranting & Pembinaan Masjid (LPCRPM) PWM Jatim, Dr. Hasan Ubaidillah, jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Ponorogo, serta Pimpinan Cabang Muhammadiyah se-Kabupaten Ponorogo.

Dalam suasana penuh semangat kebersamaan itu, Sulthon juga mendorong terlaksananya program papanisasi di seluruh kantor cabang dan ranting Muhammadiyah. Menurutnya, pemasangan papan nama bukan hanya soal penanda fisik, melainkan bentuk penegasan identitas organisasi yang nyata dan kuat di tengah masyarakat.

“Papanisasi adalah penegasan identitas organisasi di masyarakat. Memang banyak tantangannya, tapi kalau kebermanfaatan Muhammadiyah bisa dirasakan masyarakat, saya yakin program ini akan diterima dengan baik,” ujarnya.

Selain itu, Sulthon juga menekankan urgensi pengurusan legalitas atas aset-aset Muhammadiyah, khususnya di tingkat cabang dan ranting. Legalitas yang kuat, menurutnya, menjadi fondasi utama agar aset-aset tersebut dapat terus berdaya guna dalam menopang program keumatan.

“Kita tidak boleh lengah dalam urusan legalitas. Jangan sampai aset-aset hasil perjuangan para kader terdahulu menjadi lepas atau tidak bisa dimanfaatkan optimal hanya karena persoalan administratif,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pengurus cabang dan ranting yang terus menjaga marwah Muhammadiyah di tengah tantangan zaman.

“Perubahan zaman telah melahirkan persoalan-persoalan baru yang menuntut kita semua adaptif dan solutif. Tapi saya yakin, Muhammadiyah selalu punya cara untuk menjawab itu semua. Muhammadiyah itu selalu solutif dan mencerahkan,” pungkasnya.

Forum ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi struktur Muhammadiyah di Ponorogo, memperkuat jati diri organisasi, serta memperteguh komitmen dakwah Muhammadiyah yang membumi, mencerahkan, dan berkelanjutan. (n)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BREBES, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Brebes dan Politekn....

Suara Muhammadiyah

31 May 2025

Berita

ASAHAN, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Aisyiyah  Asahan sambut gebyar Milad ke-107 acara ....

Suara Muhammadiyah

25 June 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Unive....

Suara Muhammadiyah

6 August 2025

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCR PM) s....

Suara Muhammadiyah

3 February 2024

Berita

PALANGKA RAYA, Suara Muhammadiyah - Yandi Novia terpilih sebagai Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muham....

Suara Muhammadiyah

1 October 2023