Qurban Zero Plastik MLH PCM Blimbing

Publish

2 June 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
63
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah - Idul Adha tahun ini terasa lebih hangat sekaligus lebih hijau. Di tengah meningkatnya kesadaran akan persoalan sampah plastik, Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PCM Blimbing menghadirkan gerakan “Berbagi Qurban Zero Plastik” bersama berbagai lembaga pendidikan dan komunitas, yaitu MTs Muhammadiyah Pontren Imam Syuhodo, SMP Muhammadiyah Imam Syuhodo, PAUD-SD Muhammadiyah Imam Syuhodo, Alumni Imam Syuhodo Angkatan ke-20 dan PPTQ Shirathun Najah.

Kolaborasi lintas lembaga ini tidak hanya menghadirkan semangat ibadah dan kepedulian sosial, tetapi juga membawa pesan ekologis yang kuat di momentum Idul Adha 1447 H.

Pelaksanaan penyembelihan dan distribusi qurban dilakukan di tiga titik, yakni MTs Muhammadiyah Pontren Imam Syuhodo, PPTQ Shirathun Najah, dan kawasan Gunung Wangunan Giriwoyo, Wonogiri. Dari para mudhahhy, terkumpul amanah qurban sebanyak 38 ekor kambing dan 1 ekor sapi yang kemudian didistribusikan ke berbagai wilayah di Sukoharjo, Karanganyar, hingga Wonogiri.

Namun ada hal yang membuat kegiatan ini terasa berbeda. Jika biasanya pembagian daging qurban identik dengan kantong plastik sekali pakai, tahun ini para panitia justru sibuk menata besek bambu dan daun jati. Aroma daun jati yang khas, besek-besek yang ditata rapi, serta keterlibatan para siswa dan santri menghadirkan wajah qurban yang lebih berkelanjutan: sederhana, membumi, dan tetap berpijak pada kearifan lokal.

Sekretaris MLH PCM Blimbing, ust. Saptoro, S.Pd., menyampaikan bahwa qurban semestinya tidak hanya menghadirkan nilai spiritual, tetapi juga kepedulian terhadap bumi.

“Ibadah qurban mengajarkan keikhlasan dan kepedulian. Maka semangat berbagi itu kami hadirkan sekaligus dengan kepedulian terhadap lingkungan. Jangan sampai ibadah yang mulia justru meninggalkan persoalan sampah plastik di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sejak pagi hari, para siswa, santri, relawan, dan masyarakat sekitar tampak bergotong royong dalam proses penyembelihan hingga distribusi. Ada yang menyiapkan besek, ada yang membungkus daging dengan daun jati, ada pula yang membantu mengantarkan daging ke masyarakat.

Ust. Malik, S.Pd.I., selaku Kepala MTs Muhammadiyah Pontren Imam Syuhodo yang juga bendahara MLH, mengungkapkan rasa syukur atas kolaborasi yang terjalin hangat antar lembaga.

“Kolaborasi ini bukan hanya tentang penyembelihan hewan qurban, tetapi juga pendidikan karakter. Para siswa belajar tentang gotong royong, kepedulian sosial, pelayanan masyarakat, sekaligus tanggung jawab menjaga alam.”

Senada dengan itu, Kepala SMP Muhammadiyah Imam Syuhodo, ust. Hajri, M.Pd., menilai keterlibatan para pelajar dalam kegiatan qurban menjadi sarana pendidikan yang sangat berharga.

“Anak-anak tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga belajar langsung tentang empati, kepedulian, dan makna berbagi kepada masyarakat. Ini menjadi pengalaman pendidikan yang hidup dan membekas.”

Sementara itu, penggunaan media alami seperti besek dan daun jati dinilai menjadi langkah kecil yang membawa dampak besar bagi pembentukan kesadaran generasi muda.

Ust. Sri Jono, S.Si., mewakili PAUD-SD Muhammadiyah Imam Syuhodo menyampaikan bahwa gerakan seperti ini penting dikenalkan sejak dini kepada anak-anak.

“Membiasakan penggunaan media alami seperti besek dan daun jati adalah langkah sederhana, tetapi memiliki dampak besar. Kami ingin menanamkan kepada anak-anak bahwa ibadah juga harus menghadirkan manfaat bagi bumi dan lingkungan.”

Pesan serupa juga disampaikan oleh ustadzah Istiq, S.Pd. dari PPTQ Shirathun Najah. Menurutnya, penggunaan bahan alami dalam pembagian qurban membawa nilai kearifan lokal sekaligus keberlanjutan.

“Islam mengajarkan bahwa manusia adalah khalifah di bumi. Mengurangi sampah plastik dalam kegiatan qurban adalah bagian kecil dari amanah besar menjaga ciptaan Allah.”

Tidak hanya lembaga pendidikan, para alumni juga turut mengambil bagian dalam gerakan ini. Kehadiran Alumni Imam Syuhodo Angkatan ke-20 menambah kuat semangat kebersamaan lintas generasi.

“Kami merasa bahagia bisa turut mengambil bagian dalam gerakan kebaikan ini. Semoga qurban tidak berhenti sebagai kegiatan tahunan, tetapi menjadi gerakan kepedulian yang terus hidup di tengah masyarakat,” ujar Mas Sholihin mewakili alumni.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Latih Aparatur dan UMKM Mindanao Bangun Layanan Berbasis AI FILIPINA, Suara Muhammadiyah – Un....

Suara Muhammadiyah

4 April 2026

Berita

PONOROGO, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) menorehkan prestasi membangg....

Suara Muhammadiyah

10 July 2025

Berita

RIAU, Suara Muhammadiyah – Pesantren Muhammadiyah Mahmud Marzuki Penyasawan mencetak sejarah d....

Suara Muhammadiyah

24 December 2024

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya Dr HM Ridlwan ....

Suara Muhammadiyah

11 September 2023

Berita

BOYOLALI, Suara Muhammadiyah - Kelompok 19 Kuliah Kerja Nyata-Program Pemberdayaan Masyarakat (KKN-P....

Suara Muhammadiyah

21 February 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah