Raker di Kepulauan Seribu, SM Rancang Siasat Baru

Suara Muhammadiyah

11 January 2025

1481
Raker SM. Foto: Amin Mubarok

Raker SM. Foto: Amin Mubarok

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Perubahan zaman yang terus bergulir meniscayakan ritme dunia kerja harus bisa menyesuaikan diri. Terlebih lagi meruaknya era disrupsi, menjadi tantangan yang semakin berat dan tidak mudah.

Untuk itu, Direktur Utama PT Syarikat Cahaya / Suara Muhammadiyah Deni Asy’ari menekankan saat Rapat Kerja, Sabtu (11/1) di Pulau Payung, Kepulauan Seribu, perlunya penguatan kepemimpinan dan sistem manajemennya.

“Ini sangat perlu bagi saya. Kalau di sebuah perusahaan bisnis manajemen buruk, kepemimpinan buruk, maka dipastikan di era disrupsi ini, yang akan terjadi adalah bisnisnya akan tenggelam dan akan hancur,” katanya.

Saat ini, sambung Deni, deretan perusahaan-perusahaan besar nun jauh di sana yang terpaksa harus tutup. Bahkan, tidak menafikan kalau ada pemutus hubungan kerja (PHK) besar-besaran.

“Ini tidak terlepas dari dua hal di atas. Yang terjadi adalah bisnisnya tenggelam,” sambungnya.

Maka, yang mesti dilakukan, kata Deni, reformasi sistem manajemen. Bilamana sistem manajemennya bagus, namun sumber daya manusiannya buruk, dipastikan perusahaan akan stagnan.

Sebaliknya, paradigma kepemimpinannya tersistem dengan baik, akan tetapi manajemennya buruk, yang terjadi kemudian perusahaan akan mengalami struggle. Yakni usaha begitu rupa namun hasilnya jauh panggang dari api.

“Itu karena yang hanya diandalkan adalah kepemimpinannya. Dan manajemennya bisnisnya tidak pernah diperhatikan. Jika manajemennya bagus, kepemimpinannya bagus, maka perusahaan akan strong (kuat),” tuturnya.

Di sinilah Deni memberikan motiviasi. Motivasi Deni dengan memecut seluruh karyawan untuk bergerak bersama menyusun siasat baru. Yaitu menghadirkan sistem manajemen yang baik dan paradigma kepemimpinan terorganisasi, menjadi kunci utama perusahaan tetap bertahan kokoh.

“Jika perusahaan kita akan tetap bertahan, kalau perusahaan kita eksis, dan memberikan dampak serta manfaat, maka mau tidak mau, suka tidak suka, pilihan kita jatuh pada penguatan sistem manajemen dan kepemimpinan. Dua-duanya harus menjadi pilihan kita,” tegasnya.

Ini yang diorientasikan Deni di masa depan. Ia tidak menginginkan SM tinggal nama. Termasuk, anak usaha yang telah dibangun dengan setetes keringat dan perjuangan yang begitu besar.

“Kita SM tidak saja bertahan, kita tidak hanya sekadar eksis dipanggung, tetapi kita juga ada growth (pertumbuhan). Apa itu? Bisnisnya, termasuk income dan omsetnya,” ujarnya.

Wakil Sekretaris 1 Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Manajemen Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini mengharapkan SM kini dan ke depan tidak hanya tampil biasa-biasa saja. Namun, lebih luar biasa.

“Ini tergantung bagaimana diri kita mengeksekusinya. Itulah mengapa sekali lagi saya tekankan dual hal di atas tadi. Kalau SDM kuat, kepemimpinan juga kuat, saya yakin kita semua optimis 2025 kita akan lebih baik daripada 2024,” tandasnya.

Dalam Raker ini, juga diberikan penghargaan karyawan terbaik, penyerahan SK Jabatan kepada karyawan, juga launching logo SM Waterspot. Dan diakhiri dengan fun night, makan malam bersama, dan games seru lainnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Selesai sudah gelaran Musyawarah Cabang PCM Jebres pada Ahad, 10 Sep....

Suara Muhammadiyah

10 September 2023

Berita

Klinik Rawat Inap Utama Muhammadiyah Kedungadem terus menunjukkan performa gemilang sejak resmi berd....

Suara Muhammadiyah

25 April 2025

Berita

SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah – Tim Dosen Berkegiatan di Luar Kampus (DBlK) atau Pengabdian ke....

Suara Muhammadiyah

7 July 2025

Berita

Reformasi Pendidikan Menjadi Kuncinya YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Himpunan Mahasiswa Pascasarj....

Suara Muhammadiyah

7 May 2025

Berita

BAUBAU, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) dengan bangga mengumumkan bah....

Suara Muhammadiyah

2 November 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah