Rakerwil Lazismu Sulsel, PWM Tekankan Penguatan Koordinasi dan Landasan Teologis Gerakan Zakat

Suara Muhammadiyah

1 February 2026

576
Prof Dr H A Qadir Gassing, HT, MS.

Prof Dr H A Qadir Gassing, HT, MS.

ENREKANG, Suara Muhammadiyah — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan menegaskan Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) merupakan instrumen strategis Persyarikatan dalam menghadirkan Islam berkemajuan melalui kerja sosial yang terukur, terintegrasi, dan berdampak.

Penegasan itu disampaikan Ketua PWM Sulsel Prof Qadir Gassing saat membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Lazismu Muhammadiyah Sulawesi Selatan di Kampus Universitas Muhammadiyah Enrekang, Sabtu, 31 Januari 2026.

Dalam arahannya, Qadir menekankan pentingnya koordinasi organisasi agar amal usaha dan lembaga Muhammadiyah bergerak sejalan dengan rel perjuangan Persyarikatan. Ia mengingatkan Lazismu sebagai lembaga pengelola dana umat memikul amanah besar sehingga memerlukan ketepatan dalam perencanaan maupun pelaksanaan program, terutama untuk kelompok mustadh‘afin.

“Semua yang kita lakukan harus pas. Lebih dan kurang bisa menjadi kendala bagi lembaga,” ujar Qadir.

PWM Sulsel juga menekankan dimensi teologis dalam kerja-kerja penghimpunan dan pendayagunaan dana. Qadir mengingatkan para amil agar menjadikan QS At-Taubah ayat 103 sebagai spirit gerakan zakat, sehingga kerja Lazismu tidak berhenti pada aspek administratif, melainkan menjadi bagian dari dakwah dan tajdid Muhammadiyah.

Pada sisi penguatan kelembagaan, PWM Sulsel mendorong optimalisasi Kantor Layanan Lazismu sebagai penghubung Persyarikatan dengan umat sekaligus corong akselerasi program. Keberadaan kantor layanan dipandang strategis untuk memperluas jangkauan penghimpunan serta memastikan distribusi yang lebih adil dan berdampak.

Rakerwil Lazismu Sulsel tahun ini mengusung tema “Inovasi Sosial yang Terintegrasi, Berdampak, dan Berkemajuan”. Forum tersebut menjadi momentum konsolidasi Lazismu daerah se-Sulawesi Selatan untuk menyamakan arah gerak program dan memperkuat tata kelola.

Rakerwil berlangsung selama dua hari, dan ditutup pada Ahad, 1 Februari 2026. Melalui Rakerwil ini, PWM Sulsel menegaskan komitmennya mengawal Lazismu agar tetap sejalan dengan kebijakan Persyarikatan, keputusan Muktamar Muhammadiyah, serta kebutuhan umat dan bangsa. (Hadi)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANJARNEGARA, Suara Muhammadiyah - Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (FORTASI) MTs Muhammadiya....

Suara Muhammadiyah

19 July 2024

Berita

UNISA Yogyakarta dan PCIA Hongkong Gelar FGD YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dalam upaya mem....

Suara Muhammadiyah

10 June 2024

Berita

Pengajian Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW LPSI UAD Suara Muhammadiyah, YOGYAKARTA- Rab’ul Aw....

Suara Muhammadiyah

27 September 2023

Berita

PURBALINGGA, Suara Muhammadiyah - TPQ Aisyiyah Pengalusan sukses menyelenggarakan Pesantren Kilat Ra....

Suara Muhammadiyah

26 March 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Di Muhammadiyah sesungguhnya tak pernah kekurangan orang-orang heba....

Suara Muhammadiyah

24 September 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah