BANTUL, Suara Muhammadiyah – Majelis Tabligh dan Ketarjihan (MTK) Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Bantul menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Bina MTK Ranting pada Sabtu (18/04/2026) di Aula Lazismu Bantul. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat karakter pimpinan sekaligus mendorong inovasi dakwah di tingkat ranting.
Acara dibuka oleh Wartini, dilanjutkan pembacaan Al-Qur’an Surah At-Taubah ayat 71 oleh Risa Umama yang menegaskan pentingnya saling menolong dalam kebaikan sebagai ruh gerakan Aisyiyah. Suasana semakin semarak saat peserta bersama-sama menyanyikan Mars Aisyiyah dipandu Wiwiek Sariningsih.
Ketua MTK PCA Bantul, Sunarti, dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran utusan dari delapan ranting se-Kapanewon Bantul. Ia menegaskan bahwa partisipasi para peserta merupakan bagian dari jihad dakwah. “Langkah ibu-ibu dari rumah hingga ke tempat ini adalah amal saleh dalam memajukan dakwah di Bantul,” ujarnya.
Penguatan karakter pimpinan disampaikan oleh Nuzhatul Inayah. Ia menyoroti pentingnya adab di tengah kemudahan akses ilmu digital. Menurutnya, pemimpin dakwah harus memiliki sikap tawaduk, sabar, dan wara’. “Ilmu tanpa adab tidak akan memberi manfaat. Pemimpin dakwah harus menjadi teladan, bukan sekadar penyampai,” tegasnya.
Pada sesi inti yang dipandu Raudhatul Janna, disepakati program “Bina Ranting Mobile”. Mulai September 2026, kegiatan rakor akan dilaksanakan secara bergilir di setiap Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA), tidak lagi terpusat di tingkat cabang.
Kesan positif datang dari peserta, salah satunya Astuti dari PRA Bantul Timur. Ia mengaku awalnya merasa grogi karena baru pertama kali mengikuti rakor tingkat cabang. Namun, suasana hangat dan penuh kekeluargaan membuatnya merasa nyaman. “Saya mendapatkan banyak pelajaran dan pengalaman baru yang bisa dibawa ke ranting,” ungkapnya.
Rakor ini juga berhasil menjaring kader muda potensial untuk memperkuat MTK di tingkat ranting. Selain itu, disepakati semangat gotong royong, termasuk dukungan subsidi konsumsi dari cabang untuk meringankan pelaksanaan kegiatan di ranting.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bagian dari dokumentasi “Jejak Dakwah” digital MTK PCA Bantul. Melalui rakor ini, diharapkan dakwah Aisyiyah di Kapanewon Bantul semakin kuat, terorganisasi, dan berdampak hingga tingkat masyarakat.
