Refleksi Ramadhan: Sahur sebagai Bekal Spiritual dan Fisik

Publish

7 March 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
977
Foto Istimewa

Foto Istimewa

LEBONG, Suara Muhammadiyah – Bulan suci Ramadhan menjadi waktu istimewa untuk menimba ilmu dan meningkatkan kualitas ibadah. Salah satu momen berharga itu terjadi saat kunjungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Muara Aman di Masjid al-Muhajirin, PRM Selebar Jaya, pada Kamis, 6 Maret 2025, saat Najihus Salam, mahasantri Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menyampaikan tausiah bertema keutamaan sahur.

Dalam tausiahnya, Najihus menekankan bahwa sahur bukan sekadar aktivitas makan sebelum berpuasa, tetapi juga memiliki nilai keberkahan yang besar. “Sahur bukan sekadar mengisi energi untuk berpuasa, tetapi juga mengandung keberkahan sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah. Oleh karena itu, jangan sampai kita melewatkan momen sahur ini,” ujar Najihus di hadapan jamaah yang hadir.

Selain membahas keutamaan sahur, Najihus juga mengingatkan pentingnya menjaga niat dan kesabaran dalam menjalani ibadah Ramadhan. Ia mengajak jamaah untuk tidak hanya berfokus pada aspek fisik puasa, tetapi juga memperhatikan dimensi spiritual dengan meningkatkan ibadah, memperbanyak sedekah, dan menjauhi hal-hal yang bisa mengurangi pahala puasa.

Hambali, perwakilan PCM Muara Aman, dalam sambutannya turut menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dalam beribadah. “Kita sebagai umat Islam harus senantiasa menjaga kebersamaan dan mengutamakan kepentingan bersama. Jangan sampai perbedaan pandangan menjadikan kita terpecah-belah,” tegas Hambali.

Tausiah ini menjadi pengingat bagi jamaah untuk semakin memahami makna sahur dalam konteks ibadah yang lebih luas. Lebih dari sekadar rutinitas sebelum berpuasa, sahur adalah bagian dari sunnah Nabi yang membawa keberkahan bagi setiap muslim yang melaksanakannya dengan penuh kesadaran dan keikhlasan.

Momentum ini juga menjadi ajang refleksi bagi masyarakat untuk lebih menghayati setiap amalan di bulan Ramadhan, bukan hanya dalam bentuk ibadah wajib, tetapi juga sunnah yang dianjurkan. Dengan memahami makna sahur secara lebih mendalam, diharapkan umat Islam dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih optimal dan meraih keberkahan yang maksimal di bulan yang penuh rahmat ini.

 


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Ratusan lapak Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) bersia....

Suara Muhammadiyah

23 February 2024

Berita

Tegaskan Posisi Indonesia di Industri Kecantikan Global JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pionir ....

Suara Muhammadiyah

29 August 2025

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah – Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiya....

Suara Muhammadiyah

2 September 2025

Berita

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah - Ika Rizqy Damayanti, mahasiswi tunarungu asal Desa Kalimade, Kecama....

Suara Muhammadiyah

21 October 2025

Berita

PINRANG, Suara Muhammadiyah – Arifuddin Ahmad, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM)....

Suara Muhammadiyah

31 March 2025