Resepsi Milad ke-111 Suara Muhammadiyah Bertabur Tokoh, Syukuri Penghargaan Wartawan Utama Khusus Haedar Nashir
YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Resepsi Milad ke-111 Suara Muhammadiyah berlangsung meriah di Ballroom SM Tower Malioboro, Yogyakarta, Kamis (13/8/2026). Mengusung semangat perjalanan lebih dari satu abad, resepsi tersebut dihadiri sejumlah tokoh Muhammadiyah, pejabat pemerintah, pimpinan amal usaha, serta mitra Suara Muhammadiyah.
Sejumlah tokoh Pimpinan Pusat Muhammadiyah hadir dalam resepsi tersebut, di antaranya Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., Ketua PP Muhammadiyah Prof. Dr. Dadang Kahmad, M.Si., Ketua PP Muhammadiyah Dr. Agung Danarto, M.Ag., Ketua PP Muhammadiyah dr. Agus Taufiqurrohman, Sp.S., M.Kes., serta Sekretaris PP Muhammadiyah Muhammad Sayuti, Ph.D.
Hadir pula Pembina Suara Muhammadiyah Drs. Muchlas Abrar, Staf Khusus Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Dr. Ir. Arnanto Nurprabowo, M.P., Wakil Direktur Intelijen dan Keamanan Polda DIY AKBP Khaira Arjuandi, Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan, M.M., serta Kapolrestabes Kota Yogyakarta Kombes Pol Ari Setyawan Wibowo.
Dari jajaran Persyarikatan, hadir Ketua Umum PP 'Aisyiyah Dr. apt. Salmah Orbayinah, M.Kes., Ketua PWM DIY Dr. Muh. Ikhwan Ahada, M.A., Ketua PWA DIY Dr. Widiastuti, M.M., Ketua PWM Sulawesi Tengah Muh. Amin Parakkasi, M.H.I., serta Ketua MPI PP Muhammadiyah sekaligus Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Prof. Dr. Muchlas, M.T.
Resepsi juga dihadiri sejumlah pimpinan perguruan tinggi dan amal usaha Muhammadiyah, antara lain Rektor SiberMu Dr. Bambang Riyanta, M.T., Rektor Universitas Muhammadiyah Palu Prof. Dr. Rajindra, M.M., Rektor UHAMKA Prof. Dr. Gunawan Suryoputro, M.Hum., serta Direktur RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dr. Mohammad Komarudin, Sp.A.
Direktur Utama PT Syarikat Cahaya Media/Suara Muhammadiyah, Deni Asy'ari, M.A., Datuak Marajo, turut hadir bersama jajaran Direksi, Kabiro dan Karyawan Suara Muhammadiyah.

Syukuri Penghargaan Wartawan Utama Khusus
Salah satu momentum penting dalam resepsi Milad ke-111 adalah ungkapan syukur atas diraihnya penghargaan Wartawan Utama Khusus dari Dewan Pers oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir. Penghargaan tersebut memiliki arti khusus bagi keluarga besar Suara Muhammadiyah karena Haedar juga dipercaya sebagai Pemimpin Redaksi Suara Muhammadiyah.
Penghargaan tersebut menjadi penanda atas perjalanan panjang Haedar Nashir dalam dunia jurnalistik, khususnya bersama Suara Muhammadiyah. Kiprahnya sebagai insan pers Muhammadiyah telah berlangsung selama puluhan tahun dan menjadi bagian dari perjalanan sejarah media yang didirikan Muhammadiyah pada 1915 tersebut.
Momentum penghargaan itu sekaligus memperkuat posisi Suara Muhammadiyah sebagai media yang memiliki akar sejarah panjang dalam tradisi pers dan literasi Muhammadiyah.
Replika Grha Suara Muhammadiyah
Dalam rangkaian resepsi, juga dilakukan penyerahan replika Grha Suara Muhammadiyah. Replika tersebut menjadi simbol dan tonggak kemajuan Suara Muhammadiyah dalam menapaki perjalanan panjangnya.
Menariknya, replika Grha Suara Muhammadiyah dihiasi dengan berbagai sampul buku karya Haedar Nashir. Hal itu merepresentasikan keterkaitan antara tradisi jurnalistik, literasi, dan pemikiran yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan Suara Muhammadiyah.
Penyerahan replika tersebut sekaligus menjadi simbol harapan agar Suara Muhammadiyah terus bertumbuh sebagai pusat informasi, literasi, pemikiran, dan dakwah yang memberikan kontribusi bagi Persyarikatan dan masyarakat luas.

Luncurkan Batik Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah
Resepsi Milad ke-111 Suara Muhammadiyah juga menjadi momentum peluncuran Batik Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah. Produk tersebut dikembangkan melalui kolaborasi dengan PWM Sulawesi Tengah dan Universitas Muhammadiyah Palu.
Peluncuran batik ini menjadi bagian dari upaya mempertemukan nilai budaya, kreativitas, dan gerakan Persyarikatan. Selain menjadi produk ekonomi kreatif, Batik Tanwir diharapkan dapat menjadi medium untuk memperkenalkan identitas dan semangat Muhammadiyah melalui karya budaya.
Rangkaian resepsi Milad ke-111 menjadi momentum refleksi atas perjalanan Suara Muhammadiyah yang telah melewati lebih dari satu abad. Di tengah perubahan lanskap media dan perkembangan teknologi digital, Suara Muhammadiyah terus didorong untuk memperkuat peran sebagai media dakwah, literasi, dan pemikiran yang mencerahkan serta berkemajuan. (Riz)

