Resmi Raih Lisensi BNSP, LSP UMB Mulai Gelar Uji Kompetensi

Suara Muhammadiyah

19 August 2026

69
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BENGKULU, Suara Muhammadiyah — Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) secara resmi mengantongi Sertifikat Lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dengan nomor sertifikat BNSP-LSP-2797-ID. Lisensi yang diterbitkan di Jakarta pada 10 Juli 2026 ini menandai operasional penuh LSP UMB sebagai Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama (LSP-P1) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan. Dengan keberhasilan ini, UMB siap mencetak lulusan yang tidak hanya mengantongi ijazah akademik, tetapi juga sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional maupun internasional.

Lisensi ini diberikan BNSP setelah LSP UMB terbukti konsisten memenuhi standar pedoman BNSP 201, 202 versi 2014, dan pedoman BNSP 210 versi 2017. Masa berlaku sertifikat ini terhitung hingga 10 Juli 2031, memberikan kepastian hukum dan kualitas uji kompetensi di lingkungan kampus selama lima tahun ke depan. Dikeluarkannya lisensi tersebut menjadi bentuk pengakuan resmi pemerintah terhadap kesiapan infrastruktur dan penjaminan mutu sertifikasi di UMB.

Direktur LSP Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Andi Azhar, menyatakan bahwa perolehan sertifikat lisensi ini merupakan langkah strategis universitas dalam meningkatkan daya saing alumni di dunia kerja. Beliau menyampaikan bahwa seluruh proses kelembagaan telah disiapkan secara matang guna memastikan sertifikasi berjalan sesuai regulasi. "Lisensi dari BNSP ini adalah komitmen nyata UMB untuk memberikan jaminan kualitas bagi lulusan agar memiliki keahlian teruji yang siap bersaing di pasar kerja global," ujar Andi Azhar saat ditemui di Kampus IV UMB, Rabu (19/8/2026).

Pada tahap awal operasionalnya, LSP UMB telah mengantongi verifikasi untuk 11 skema sertifikasi yang mencakup berbagai bidang keahlian sesuai dengan kebutuhan program studi yang ada. Penyiapan skema-skema tersebut dirancang sedemikian rupa agar selaras dengan kebutuhan industri dan tren dunia kerja saat ini. Penguatan skema keahlian ini diharapkan mampu memangkas kesenjangan antara dunia pendidikan tinggi dan dunia usaha.

Guna mendukung kelancaran pelaksanaan uji kompetensi, LSP UMB didukung oleh 24 asesor kompetensi yang seluruhnya telah tersertifikasi dan berlisensi resmi dari BNSP. Para asesor ini bertugas menguji, menilai, serta memastikan bahwa setiap mahasiswa peserta uji benar-benar memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan. Kehadiran para asesor berpengalaman ini menjadi garansi atas kredibilitas dan keabsahan proses asesmen yang dijalankan.

Dengan dimulainya operasional dan uji kompetensi secara menyeluruh, para mahasiswa UMB kini dapat mengikuti proses sertifikasi secara langsung di dalam kampus. Andi Azhar menambahkan bahwa pihak pengelola menargetkan ratusan mahasiswa dapat terfasilitasi uji kompetensi dalam setiap periodenya. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan angka penyerapan tenaga kerja lulusan UMB, tetapi juga memperkuat reputasi UMB sebagai perguruan tinggi unggulan berbasis kompetensi di Indonesia.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - SMA Taruna Muhammadiyah (SMA Tarunamu) Gunungpring Muntilan mengawali....

Suara Muhammadiyah

24 June 2026

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan....

Suara Muhammadiyah

6 August 2026

Berita

Seni Berbicara Positif dan Growth Mindset MAGELANG, Suara Muhammadiyah – Ikatan Guru Aisyiyah....

Suara Muhammadiyah

30 May 2026

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) resmi dibuka oleh Rektor Univers....

Suara Muhammadiyah

26 October 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Indonesia masih menghadapi kekurangan guru besar. Dari total sekita....

Suara Muhammadiyah

13 February 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah