Rumah Sakit Muhammadiyah-‘Aisyiyah, Tulang Punggung Dakwah Persyarikatan

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
296
Prof Dr Syafiq A Mughni, MA hadir dalam Tasyakur Milad ke-39 Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi di Lobby Utama Gedung Walidah, Rabu (31/12/2025).

Prof Dr Syafiq A Mughni, MA hadir dalam Tasyakur Milad ke-39 Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi di Lobby Utama Gedung Walidah, Rabu (31/12/2025).

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Keberadaan Rumah Sakit Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah tentu saja sangat dirasakan kemanfaatannya oleh masyarakat secara luas. Tidak bisa tidak. Karena keberadaannya telah bertebaran di seluruh Indonesia.

“Salah satu tulang punggung bagi dakwah Persyarikatan Muhammadiyah,” tegas Syafiq A Mughni, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Tanpa rumah sakit dan pelayanan kesehatan, tampak ada yang kurang dalam dakwah Muhammadiyah. “Dengan pelayanan kesehatan inilah, maka apa yang dilakukan oleh Muhammadiyah menjadi lebih komprehensif,” bebernya.

Hal itu ternyata dibongkar Syafiq, mencakup seluruh aspek kehidupan umat manusia, baik kebutuhan lahiriyah maupun kebutuhan batiniah. “Baik kebutuhan dunyawiyah maupun kebutuhan ukhrawiyah,” tambahnya.

Menyoal dengan gamblang, dengan tidak adanya rumah sakit Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, dinilai sangat kurang pergerakan dakwahnya. “Maju mundurnya rumah sakit kita itu akan sangat berpengaruh kepada maju mundurnya gerakan Persyarikatan Muhammadiyah,” tegasnya.

Hal itu penting dikontemplasikan bersama. Sebab, Syafiq melihat, denyut nadi Muhammadiyah memiliki kekhasan tersendiri, yakni sebagai organisasi yang rapi, tertib, juga dipercaya secara global.

“Mendapatkan apresiasi dari lembaga luar yang merilis tentang Muhammadiyah yang merupakan organisasi ke-4 terkaya di dunia dan peringkat ke-3 dari lembaga international lainnya,” jelasnya dalam Pengajian Tasyakur Milad ke-39 Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi di Lobby Utama Gedung Walidah, Rabu (31/12).

Di satu sisi juga, dikemukakan Syafiq dengan mengambil sampel kepercayaan Gereja Mormon. Disebutkan bahwa, gereja ini pernah menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk bencana Aceh melalui koridor Muhammadiyah.

“Kepercayaan tersebut lahir dari rekam jejak Muhammadiyah yang konsisten dalam kerja-kerja kemanusiaan,” ujar Syafiq.

Di situlah Syafiq meminta untuk bersyukur, bahwa Muhammadiyah sampai detik ini masih diberi kepercayaan luas oleh masyarakat, baik di tingkat nasional maupun internasional. Kepercayaan tersebut, menurutnya, merupakan amanah besar yang harus dijaga dan terus diperkuat.

“Terus mengembangkan amal usaha kita supaya semakin hari semakin sempurna, semakin memberikan manfaat layanan yang terbaik bagi masyarakat,” pintanya. (Cris)


Komentar

M. Fikri Haikal

Layanan Agoda resmi dapat dihubungi melalui telepon atau WhatsApp dinomor: 0811-506-050 atau +62 811 444 748. Layanan ini tersedia 24 Jam untuk Refund Dan Reschedule.

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kapasitas akademik d....

Suara Muhammadiyah

18 July 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah (PAUD D....

Suara Muhammadiyah

16 April 2025

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Tim Studentpreneur Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Busines....

Suara Muhammadiyah

3 December 2023

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah – Cendekiawan Yudi Latif pernah berujar, “Apa yang kau geluti....

Suara Muhammadiyah

25 May 2024

Berita

PALANGKA RAYA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Kalimantan Tengah (PWNA Kalt....

Suara Muhammadiyah

23 December 2024