Safari Dakwah di Bumi Mataraman, Gus Bach Ajak Jamaah Lepaskan Diri dari Belenggu Kejumudan

Suara Muhammadiyah

13 July 2026

75
Gus Bach

Gus Bach

PONOROGO, Suara Muhammadiyah – Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. Bachtiar Dwi Kurniawan, MPA., atau yang akrab disapa Gus Bach, menegaskan bahwa esensi dakwah Islam yang diusung Muhammadiyah adalah menghadirkan pencerahan nyata bagi masyarakat. Hal ini disampaikannya dalam agenda rutin Pengajian Ahad Pagi di Masjid Al-Manar, Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO), Ahad (12/07). 

Di hadapan ratusan jamaah yang memadati halaman kampus, Gus Bach menyampaikan bahwa Islam hadir sebagai agama yang tidak hanya mencerahkan hati, tetapi juga akal budi umat. Muhammadiyah, melalui gerakannya yang berkemajuan, terus berupaya mentransformasi masyarakat dari kondisi dzulumat (kegelapan) menuju an-nur (cahaya ilmu). 

“Islam berkemajuan yang dipromosikan Muhammadiyah bukan sekadar narasi atau omon-omon belaka. Kehadiran kami adalah untuk melakukan aksi nyata melalui pendidikan dan tabligh. Tabligh akbar seperti hari ini adalah inovasi tradisi untuk memangkas jarak antara sumber ilmu dengan umat, agar pencerahan tidak berjalan lambat,” ujar Gus Bach. 

Dalam tausiyahnya, Gus Bach menyoroti pentingnya umat Islam untuk terus menuntut ilmu setinggi-tingginya guna menghindari kejumudan atau cara pandang yang cupet. Ia menekankan bahwa pikiran yang tercerahkan adalah pikiran yang terbebas dari belenggu takhayul maupun ketergantungan kepada selain Allah SWT. 

Gus Bach secara khusus mengingatkan jamaah untuk meluruskan tauhid secara tegak lurus. Ia mengkritisi masih adanya praktik-praktik syirik terselubung di masyarakat, seperti percaya pada mitos-mitos tertentu yang dianggap bisa mendatangkan mudharat atau keberuntungan. 

“Tauhid kita harus benar-benar Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in. Jangan menduakan Allah. Islam hadir untKesehatan dan Kemandirianastikan bahwa hanya Allah lah sang pencipta sekaligus satu-satunya yang layak disembah. Jika akidah kita sudah kokoh dan murni, barulah umat bisa melangkah maju tanpa rasa takut yang tidak berdasar,” tegasnya. 

Selain aspek spiritual, Gus Bach juga menekankan pentingnya aspek badani (fisik) dan ekonomi. Ia mengimbau jamaah untuk memperhatikan asupan gizi keluarga sebagai bentuk investasi jangka panjang bagi generasi penerus. Menurutnya, generasi yang sehat secara fisik dan cerdas secara intelektual adalah kunci agar umat Islam tidak terus-menerus menjadi konsumen, melainkan menjadi produsen yang disegani dunia. 

“Umat Islam harus kuat secara intelektual (IPTEK) dan ekonomi. Kalau ekonominya kuat, tangan kita akan selalu di atas—memberi, bukan meminta. Saya sangat mendukung jika pengajian di Muhammadiyah juga dikreasikan untuk penguatan ekonomi, seperti menyediakan ruang bagi UMKM jamaah agar terjadi perputaran ekonomi yang membawa kemaslahatan bersama,” tambahnya disambut antusias jamaah. 

Mengakhiri tausiyahnya, Gus Bach berpesan agar berislam selalu ditempatkan sebagai aktivitas yang menggembirakan. Pengajian, baginya, bukan sekadar ruang untuk menuntut ilmu, tetapi juga menjadi sarana healing yang positif agar umat tidak mudah stres dan selalu memiliki pandangan yang optimis terhadap masa depan. 

Ia menutup ceramahnya dengan komitmen untuk terus mendukung gerakan dakwah di daerah, termasuk di Ponorogo. Gus Bach berharap, melalui sinergi antara dakwah yang mencerahkan dan pemberdayaan masyarakat yang nyata, Muhammadiyah dapat terus menjadi pelopor peradaban yang memajukan kehidupan umat manusia secara luas. 

Agenda Pengajian Ahad Pagi ini pun berakhir dengan hangat, meninggalkan kesan mendalam bagi para jamaah tentang pentingnya menjadi muslim yang cerdas, mandiri, dan berakidah kokoh dalam menghadapi tantangan zaman. (Diko/Assalimi)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin ‘Aisyiyah Wilayah Sulawe....

Suara Muhammadiyah

21 March 2024

Berita

PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah - SD Muhammadiyah Pahandut (SDMP) hari ini resmi menginjak usia dua....

Suara Muhammadiyah

26 May 2026

Berita

BANGKOK, Suara Muhammadiyah - Sebuah inisiatif bersejarah tengah dikembangkan oleh komunitas Muhamma....

Suara Muhammadiyah

15 October 2025

Berita

Tak Pernah Berhenti Berinovasi, Proyeksi Besar SM Membangun Ekosistem Bisnis Pariwisata Hingga Mendi....

Suara Muhammadiyah

14 August 2024

Berita

TASIKMALAYA, Suara Muhammadiyah - Tepatnya hari Ahad, 13 Oktober 2024 PD Muhammadiyah Kabupaten....

Suara Muhammadiyah

16 October 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah