Sambut Hari Disabilitas Internasional, LDK Pusat Perluas Pembinaan Komunitas Disabilitas

Suara Muhammadiyah

3 December 2025

820
Muchammad Arifin

Muchammad Arifin

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dalam momentum Hari Disabilitas Internasional 2025, Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muchamad Arifin, menegaskan komitmen lembaganya untuk memperluas jangkauan pembinaan terhadap komunitas disabilitas.

Arifin menjelaskan, hingga saat ini, komunitas disabilitas yang menjadi binaan LDK Muhammadiyah masih tergolong terbatas, sehingga perlu ada langkah strategis agar pembinaan lebih merata dan berkelanjutan.

“Sebagai lembaga yang diberi amanah oleh Muhammadiyah untuk membina komunitas, kami berkewajiban memastikan dakwah dan pendampingan sosial dapat menjangkau seluruh kelompok masyarakat, termasuk komunitas disabilitas yang selama ini masih belum optimal kita sentuh,” ujarnya, Rabu (3/12) di Jakarta.

Ia menerangkan bahwa selama ini fokus utama pembinaan LDK Muhammadiyah berada pada komunitas daerah terpencil 3T dan komunitas mualaf, terutama pada wilayah adat dan kawasan yang sulit dijangkau. Upaya ini merupakan bagian dari amanah dakwah pencerahan Muhammadiyah bagi mereka yang berada di garis pinggir peradaban.

Sementara itu, pembinaan komunitas perkotaan—seperti anak jalanan, kelompok punk, penyintas narkoba, komunitas kerja malam, serta kelompok marginal lainnya—masih belum merata dan akan menjadi perhatian penting LDK ke depan.

Arifin juga menyoroti fenomena komunitas dunia virtual yang semakin dominan dalam kehidupan masyarakat modern. Menurutnya, ruang digital telah menjadi “komunitas baru” yang bergerak cepat tanpa mengenal waktu.

“Komunitas virtual atau warganet bergerak 24 jam. Mereka membentuk pola sosial baru yang tak lagi dibatasi ruang. Ini menjadi prioritas dakwah LDK Muhammadiyah agar nilai-nilai kebaikan, akhlak, dan literasi tetap menghadirkan pencerahan di ruang digital,” tambahnya.

Ke depan, LDK PP Muhammadiyah menargetkan model pembinaan yang lebih inklusif dan adaptif. LDK akan berupaya menjangkau seluruh lapisan komunitas, mulai dari kelas bawah, menengah, atas, hingga komunitas terluar di wilayah 3T dan komunitas global yang berkembang di ruang digital.

Arifin menegaskan bahwa dinamika sosial yang ditandai dengan munculnya berbagai komunitas baru bak jamur di musim hujan menjadi tantangan sekaligus peluang bagi LDK Muhammadiyah untuk terus bergerak, memperluas peran, dan menghadirkan dakwah yang mencerdaskan serta membebaskan.

“Kami akan memaksimalkan amanah ini. Dakwah komunitas harus hadir di mana pun manusia berkumpul, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas yang perlu pendampingan, ruang tumbuh, dan pelayanan yang adil,” tutupnya.

Dengan komitmen tersebut, LDK PP Muhammadiyah menegaskan bahwa dakwah pencerahan tidak hanya hadir di tengah komunitas adat dan daerah terluar, tetapi juga untuk seluruh warga bangsa tanpa kecuali—termasuk komunitas disabilitas yang wajib mendapatkan perhatian yang lebih layak dan bermartabat.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PALANGKA RAYA, Suara Muhammadiyah - Pos Bantuan Hukum (Posbakum) 'Aisyiyah Kalimantan Tengah perkuat....

Suara Muhammadiyah

25 January 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Setelah film documenter berdurasi kurang dari 50 menit itu selesai ....

Suara Muhammadiyah

29 August 2025

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah — PS Hizbul Wathan Putera Muhammadiyah Bantul (PS HW Bantul) menyat....

Suara Muhammadiyah

16 September 2026

Berita

PADANG, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Padang menggelar Gebyar Mila....

Suara Muhammadiyah

16 June 2025

Berita

OKUTIMUR, Suara Muhammadiyah – Membanggakan, STKIP Muhammadiyah OKU Timur kembali menjalin ker....

Suara Muhammadiyah

15 December 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah