Saudagar adalah DNA Asli Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
560
Deni Asy'ari, MA., Dt Marajo saat menyampaikan Seminar Ekonomi di Muhammadiyah Muntilan Expo (MME) 2026 di SMK Muhammadiyah 2 Muntilan.Foto: Cris

Deni Asy'ari, MA., Dt Marajo saat menyampaikan Seminar Ekonomi di Muhammadiyah Muntilan Expo (MME) 2026 di SMK Muhammadiyah 2 Muntilan.Foto: Cris

MUNTILAN, Suara Muhammadiyah - Salah satu Deoxyribonucleic Acid (DNA) Muhammadiyah yang amat kental yaitu karakter entrepreneurship.

Tidak bisa tidak, bahwa sejak awal kelahirannya, DNA ini yang menjadi embrionya. "Inilah karakteristik dan DNA Muhammadiyah yang asli sebenarnya," beber Deni Asy'ari.

Dilongok dari jejak historisitasnya, bentang ketokohan Muhammadiyah di dalamnya meniscayakan sosok saudagar. Lain sisi Kiai Dahlan, demikian juga Haji Fachroodin.

"Beliau juga berlatarbelakang saudagar," tuturnya, membentangkan manifestasinya berupa jaringan bisnis batik yang dijalankan oleh KH Abdurrahman, KH Khalil, dan masih banyak lagi.

"Rata-rata tokoh awal dan penggerak Muhammadiyah itu latar belakangnya adalah saudagar (entrepreneur)," beber Direktur Utama PT Syarikat Cahaya Media/Suara Muhammadiyah tersebut.

Kalkulasinya, sejak tahun 1912 sampai 1927, hampir 71% pengurus Muhammadiyah latar belakang saudagar. "Ini menjadi bagian dari Muhammadiyah," imbuh Deni, benderang.

Namun, realitas menunjukkan jauh panggang dari api. Kultur saudagar di Muhammadiyah mengalami penyusutan di permukaan.

"Bisa dihitung untuk menyebutkan tidak ada sama sekali yang memang berlatar belakang saudagar," ungkapnya, tersebut di antaranya menjadi birokrat, teknokrat, juga ada guru, dan lainnya.

Diakui Deni, Muhammadiyah secara ekonomi sudah sangat potensial dikembangkan. Yang di dalamnya berceceran seorang saudagar, namun sayangnya sering dikesampingkan dengan tidak diberikan ruang beraktualisasi.

"Maka, harus ada ruang baru bagi generasi-generasi yang memiliki latar belakang saudagar untuk mengelola potensi-potensi Persyarikatan Muhammadiyah," tegasnya saat Seminar Ekonomi di Muhammadiyah Muntilan Expo (MME) 2026, Jumat (6/2) di SMK Muhammadiyah 2 Muntilan.

Bagi Deni, PCM Muntilan punya bibit-bibit baru menjadi seorang saudagar. Lebih-lebih saudagar muda, ia sangat optimis kalangan mereka dapat tumbuh sebagai pelaku ekonomi berkemajuan yang menguatkan dakwah dan kemandirian Muhammadiyah.

"Menjadi potensi yang sangat luar biasa yang berbasis saudagar yang dikelola di level Pimpinan Cabang Muhammadiyah," urainya, yang ke depannya mampu memberikan napas baru kesejahteraan umat dan masyarakat secara komprehensif. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah Gandeng IPM dan Hizbul Wathan  SURAKARTA, Suara Muham....

Suara Muhammadiyah

22 July 2023

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa Semester 6 Program Studi Psikologi Universitas Muhammadiyah ....

Suara Muhammadiyah

16 July 2024

Berita

KOTIM, Suara Muhammadiyah - Berbagi kebahagiaan dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti y....

Suara Muhammadiyah

3 September 2024

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menyebut All....

Suara Muhammadiyah

18 March 2025

Berita

BREBES, Suara Muhammadiyah - DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) Masjid IQRO PRM (Pimpinan Ranting Muhamma....

Suara Muhammadiyah

28 March 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah