SD Muhammadiyah Sapen dan UTM Kolaborasi International Soap Innovation Challenge

Suara Muhammadiyah

8 October 2024

1393
Istimewa

Istimewa

MALAYSIA, Suara Muhammadiyah - SD Muhammadiyah Sapen terus mengembangkan kolaborasi internasional dengan perguruan tinggi di Malaysia. Sebelumnya, SD Muhammadiyah Sapen berkolaborasi dengan Fakulti Sains Gunaan dan Teknologi Universiti Tun Hussein Onn (UTHM) Malaysia, kali ini SD Muhammadiyah Sapen berkolaborasi dengan Universiti Teknologi Malaysia (UTM) Skudai, Johorbahru Malaysia.

Kolaborasi dilaksanakan dalam.bentuk kegiatan project based learning berupa tantangan untuk membuat sabun mandi dalam bentuk kolaborasi antara siswa SD Muhammadiyah Sapen dan SK Medini yang dilangsungkan di Hall SK Medini Iskandar Putri, Selasa, 8/10.

Kegiatan project based learning pembuatan sabun dioandu mahasiswa dari Fakulti Sains Gunaan dan Teknologi UTM dan dihadiri para pengajarnya di antaranya : Dr Mira binti Panadi, Dr. Fazilah Binti Abd Manan, Dr. Nazrin Bin Abd Aziz, dan  ⁠Ir. Ts. Dr. Wan Rosmiza Zana Binti Wan Dagang

Dekan Fakulti Sains Gunaan dan Teknologi UTM, Prof. Madya Ts. ChM.  Dr. NIK Ahmad Nizam NIK Malek menyatakan bahwa program ini merupakan program rakan angkat antara universiti dan sekolah rendah dalam pendiseminasian ilmu di bangku kuliah dengan ilmu terapan di lapangan, ujarnya.

Siswa dari kedua sekolah dibuat menjadi beberapa kelompok. Masing-masing kelompok diisi siswa dari kedua sekolah, sehingga antara sesama siswa terjalin interaksi, komunikasi, dan kerjasama dalam membuat sabun mandi. Proses pembuatan sabun mandi dimulai dari proses awal pencampuran bahan hingga terbentuknya sabun mandi yang siap pakai.

Salah seorang peserta International Soap Innovation Challenge (ISIC) Mikayla merasa sangat senang dapat berkolaborasi dengan rakan angkat dari SK Medini dalam proyek pembuatan sabun mandi. “Kegiatan kolaborasi membuat sabun mandi ini berjalan sangat seru dan menyenangkan. Bersyukur saya mendapatkan kesempatan untuk ikut terlibat dalam kegiatan ini”, ujarnya.

Terpisah, Mirata Abdul Rozak Guru Penolong Kanan Pentazbiran SK Medini menyatakan kegiatan project based learning ini dirancang untuk memberikan peluang kepada siswa didik agar mampu bekerja sama dalam kelompok, kreatif, dan menghasilkan produk yang berguna yang dapat digunakan untuk kehidupan keseharian, imbuhnya.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDAACEH, Suara Muhammadiyah - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Muhammadiyah Aceh yudisium se....

Suara Muhammadiyah

16 December 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Toleransi beragama di perguruan tinggi menjadi kunci terciptan....

Suara Muhammadiyah

13 September 2025

Berita

PALANGKA RAYA, Suara Muhammadiyah – Hizbul Wathan (HW) adalah gerakan kepanduan otonom di ling....

Suara Muhammadiyah

13 December 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Bonus demografi menjadi sebuah tantangan krusial yang mesti p....

Suara Muhammadiyah

13 July 2025

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur Prof. Dr. dr. Sukad....

Suara Muhammadiyah

8 May 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah