Sebagai Pilar Utama Peradaban, Perempuan Dituntut Memiliki Cita-cita Besar

Suara Muhammadiyah

6 September 2025

1063
Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah Salmah Orbayinah menutup Tanwir II Nasyiatul Aisyiyah di Serang, Banten (6/9).

Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah Salmah Orbayinah menutup Tanwir II Nasyiatul Aisyiyah di Serang, Banten (6/9).

SERANG, Suara Muhammadiyah – Acara telah berlangsung selama tiga hari sejak Kamis pagi. Pada Sabtu, 6 September 2025, Tanwir II Nasyiatul Aisyiyah di Kota Serang, Banten, secara resmi ditutup oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah.

Dalam sambutan penutupnya, Salmah menyampaikan tahniah dan apresiasi atas arah gerak serta program Nasyiatul Aisyiyah yang telah dijalankan dengan baik. Tanwir kali ini menurut Salmah menjadi agenda strategis, karena berkaitan dengan persiapan menuju muktamar.

"Sejauh ini NA sudah melakukannya dengan baik, bagaimana kontribusi NA terhadap bangsa dan negara sudah berjalan dengan baik,” ungkapnya di Kantor Gubernur Provinsi Banten.

Tanwir yang mengangkat tema Memajukan Perempuan, Mengokohkan Peradaban. Menurut Salmah sangat relevansi dengan semangat perjuangan NA, serta sejalan dengan posisi strategis perempuan dalam membangun peradaban yang berkemajuan.

“Tema Tanwir ini saya yakin tidak akan lekang oleh zaman karena sejatinya perempuan merupakan salah satu pilar penting untuk peradaban. Generasi NA selain berperan mendidik, namun juga harus terdidik,” ucap Salmah.

Dalam pidato penutupnya, Ketua Umum Nasyiatul Aisyiyah, Ariati Dina Puspitasari, turut menegaskan bahwa peradaban yang kokoh berawal dari perempuan yang kokoh.

“Dari rahim perempuan, lahirlah generasi penerus bangsa. Maka dalam mengokohkan peradaban, maka perempuan itu sendiri harus kokoh, berpikiran maju dan bertindak dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan,” jelas Ariati.

Ia juga memberikan pesan penuh semangat kepada seluruh kader Nasyiah agar terus merawat mimpi besar dan menjadikannya energi penggerak organisasi.

“Harapan harus selalu ada dan terbangkan harapan itu sekuat tenaga. Mari bersama-sama memajukan NA untuk terbangkan mimpi kita, terbangkan NA kita,” ajak Ariati.

Dengan ditutupnya Tanwir II ini, Nasyiatul Aisyiyah semakin meneguhkan komitmen untuk menjadi gerakan perempuan muda yang berkemajuan, kokoh, dan siap menghadapi tantangan zaman demi kemajuan bangsa dan peradaban. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

GARUT, Suara Muhammadiyah - Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Prof. Dr. Ma’mun Mur....

Suara Muhammadiyah

23 April 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Suasana pembagian takjil buka puasa Ramadhan 1445 H, Muhammadiyah Cab....

Suara Muhammadiyah

6 April 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, didampingi ....

Suara Muhammadiyah

22 February 2024

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah — Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) Pimpinan Wilayah &ls....

Suara Muhammadiyah

26 April 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Dalam rangka merumuskan strategi yang relevan cakupan dakwah ....

Suara Muhammadiyah

15 March 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah