Sebagai Pilar Utama Peradaban, Perempuan Dituntut Memiliki Cita-cita Besar

Suara Muhammadiyah

6 September 2025

979
Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah Salmah Orbayinah menutup Tanwir II Nasyiatul Aisyiyah di Serang, Banten (6/9).

Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah Salmah Orbayinah menutup Tanwir II Nasyiatul Aisyiyah di Serang, Banten (6/9).

SERANG, Suara Muhammadiyah – Acara telah berlangsung selama tiga hari sejak Kamis pagi. Pada Sabtu, 6 September 2025, Tanwir II Nasyiatul Aisyiyah di Kota Serang, Banten, secara resmi ditutup oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah.

Dalam sambutan penutupnya, Salmah menyampaikan tahniah dan apresiasi atas arah gerak serta program Nasyiatul Aisyiyah yang telah dijalankan dengan baik. Tanwir kali ini menurut Salmah menjadi agenda strategis, karena berkaitan dengan persiapan menuju muktamar.

"Sejauh ini NA sudah melakukannya dengan baik, bagaimana kontribusi NA terhadap bangsa dan negara sudah berjalan dengan baik,” ungkapnya di Kantor Gubernur Provinsi Banten.

Tanwir yang mengangkat tema Memajukan Perempuan, Mengokohkan Peradaban. Menurut Salmah sangat relevansi dengan semangat perjuangan NA, serta sejalan dengan posisi strategis perempuan dalam membangun peradaban yang berkemajuan.

“Tema Tanwir ini saya yakin tidak akan lekang oleh zaman karena sejatinya perempuan merupakan salah satu pilar penting untuk peradaban. Generasi NA selain berperan mendidik, namun juga harus terdidik,” ucap Salmah.

Dalam pidato penutupnya, Ketua Umum Nasyiatul Aisyiyah, Ariati Dina Puspitasari, turut menegaskan bahwa peradaban yang kokoh berawal dari perempuan yang kokoh.

“Dari rahim perempuan, lahirlah generasi penerus bangsa. Maka dalam mengokohkan peradaban, maka perempuan itu sendiri harus kokoh, berpikiran maju dan bertindak dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan,” jelas Ariati.

Ia juga memberikan pesan penuh semangat kepada seluruh kader Nasyiah agar terus merawat mimpi besar dan menjadikannya energi penggerak organisasi.

“Harapan harus selalu ada dan terbangkan harapan itu sekuat tenaga. Mari bersama-sama memajukan NA untuk terbangkan mimpi kita, terbangkan NA kita,” ajak Ariati.

Dengan ditutupnya Tanwir II ini, Nasyiatul Aisyiyah semakin meneguhkan komitmen untuk menjadi gerakan perempuan muda yang berkemajuan, kokoh, dan siap menghadapi tantangan zaman demi kemajuan bangsa dan peradaban. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PW ....

Suara Muhammadiyah

24 January 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Suara Muhammadiyah resmi meluncurkan Kalender Muhammadiyah 20....

Suara Muhammadiyah

10 November 2025

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah -  Universitas Muhammadiyah  menggelar aksi peduli bencana banji....

Suara Muhammadiyah

2 December 2025

Berita

WONOSOBO, Suara Muhammadiyah - Lembaga Bantuan Hukum Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Wilayah Aisyiyah....

Suara Muhammadiyah

8 July 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah menerbitkan logo peringatan Mila....

Suara Muhammadiyah

2 May 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah