Sebagai Pilar Utama Peradaban, Perempuan Dituntut Memiliki Cita-cita Besar

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
677
Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah Salmah Orbayinah menutup Tanwir II Nasyiatul Aisyiyah di Serang, Banten (6/9).

Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah Salmah Orbayinah menutup Tanwir II Nasyiatul Aisyiyah di Serang, Banten (6/9).

SERANG, Suara Muhammadiyah – Acara telah berlangsung selama tiga hari sejak Kamis pagi. Pada Sabtu, 6 September 2025, Tanwir II Nasyiatul Aisyiyah di Kota Serang, Banten, secara resmi ditutup oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah.

Dalam sambutan penutupnya, Salmah menyampaikan tahniah dan apresiasi atas arah gerak serta program Nasyiatul Aisyiyah yang telah dijalankan dengan baik. Tanwir kali ini menurut Salmah menjadi agenda strategis, karena berkaitan dengan persiapan menuju muktamar.

"Sejauh ini NA sudah melakukannya dengan baik, bagaimana kontribusi NA terhadap bangsa dan negara sudah berjalan dengan baik,” ungkapnya di Kantor Gubernur Provinsi Banten.

Tanwir yang mengangkat tema Memajukan Perempuan, Mengokohkan Peradaban. Menurut Salmah sangat relevansi dengan semangat perjuangan NA, serta sejalan dengan posisi strategis perempuan dalam membangun peradaban yang berkemajuan.

“Tema Tanwir ini saya yakin tidak akan lekang oleh zaman karena sejatinya perempuan merupakan salah satu pilar penting untuk peradaban. Generasi NA selain berperan mendidik, namun juga harus terdidik,” ucap Salmah.

Dalam pidato penutupnya, Ketua Umum Nasyiatul Aisyiyah, Ariati Dina Puspitasari, turut menegaskan bahwa peradaban yang kokoh berawal dari perempuan yang kokoh.

“Dari rahim perempuan, lahirlah generasi penerus bangsa. Maka dalam mengokohkan peradaban, maka perempuan itu sendiri harus kokoh, berpikiran maju dan bertindak dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan,” jelas Ariati.

Ia juga memberikan pesan penuh semangat kepada seluruh kader Nasyiah agar terus merawat mimpi besar dan menjadikannya energi penggerak organisasi.

“Harapan harus selalu ada dan terbangkan harapan itu sekuat tenaga. Mari bersama-sama memajukan NA untuk terbangkan mimpi kita, terbangkan NA kita,” ajak Ariati.

Dengan ditutupnya Tanwir II ini, Nasyiatul Aisyiyah semakin meneguhkan komitmen untuk menjadi gerakan perempuan muda yang berkemajuan, kokoh, dan siap menghadapi tantangan zaman demi kemajuan bangsa dan peradaban. (diko)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

TULANG BAWANG, Suara Muhammadiyah — Suasana penuh energi dan optimisme mewarnai Musyawarah Pim....

Suara Muhammadiyah

24 November 2025

Berita

PONTIANAK, Suara Muhammadiyah – Rangkaian milad Muhammadiyah ke 111, Pimpinan Wilayah Muhammad....

Suara Muhammadiyah

29 November 2023

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jakarta Timur kembali menyele....

Suara Muhammadiyah

10 November 2025

Berita

GARUT, Suara Muhammadiyah – Pilkada serentak akan digelar pada November 2024 mendatang dan riu....

Suara Muhammadiyah

30 September 2024

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Anak-anak panti asuhan Griya Bahtera Kasih tak dapat menyembunyi....

Suara Muhammadiyah

9 June 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah