Sebelum Kereta Kematian Datang, Gunakan Sisa Umur untuk Beramal dan Menyemai Maslahat Seluas-luasnya

Suara Muhammadiyah

29 July 2026

393
Prof Dr Muhammad Sirajuddin Syamsuddin, MA. Foto: Cris

Prof Dr Muhammad Sirajuddin Syamsuddin, MA. Foto: Cris

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Batas hidup seseorang tiada diketahui secara niscaya. Yang jelas, pada akhirnya, pengembaraan di belantara kehidupan ini akan menemukan titik ujungnya: kematian.

Di sinilah, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2005-2015 Muhammad Sirajuddin Syamsuddin mengajak bersyukur yang masih diberi kesempatan menikmati hidup di muka bumi sampat saat ini.

“Sebenarnya yang panjang itu bukan umur, usia. Diberi usia panjang. Sedangkan umur itu berkurang dari tahun ke tahun,” tutur Din.

Demikian nukilan Din terhadap Syair Abu Nawas bertajuk Al I'tiraf: Wa 'umrii naaqishun fii kulli yaumin, “Umurku ini setiap hari berkurang.”  

“Umur berkurang, bukan bertambah. Kita tidak tahu berapa ketentuan Allah bagi kita tentang umur ini,” tegas Din, menggarisbawahi betapa krusialnya umur manusia itu.

“Jadi umur kita tentukan Allah sekian tahun kita tidak tahu. Namun setiap tahun, umur itu berkurang,” bebernya.

Dikala kereta kematian datang menjemput, kata Din, tak pelak tidak dapat ditunda. Demikian halnya menghendaki dimajukan atau bahkan ditarik mundur temponya, sangat tidak rasional.

“Itulah ketentuan Allah tentang Al-Maut,” tekannya, Rabu (29/7) saat Pengajian Rabu Pahing di Halaman Parkir Gedung KH Sudja’ RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.

Hal penting mendapat atensi khusus di situ, digunakan untuk apa sisa umur yang ada? Di sini, tekan Din berpokok pangkal pada riwayat at-Tirmidzi; “Sebaik baik seseorang adalah orang yang panjang usianya dan bagus amalnya”.

“Yang panjang umurnya dan baik amal perbuatannya. Inilah yang akan memperoleh husnul khatimah,” ujar Din.

Kategorisasi baik amal perbuatannya di situ praktik berbuat kebaikan yang senapas dengan seruan agama. Dan kemudian, diperkuat dari sisi al-mashalatnya, yakni membawa manfaat untuk diri sendiri dan juga orang lain.

“Penuh dengan amal saleh, amal kebaikan, amal kebenaran dan dan amal yang berdampak kemaslahatan yang bermanfaat. Itu adalah orang-orang yang akan memperoleh husnul khatimah,” sebutnya.

Secara garis besar, dengan tersisanya jatah tempo hidup ini, adalah niscaya untuk mengisi dan memperbanyak amal saleh sebagaimana semestinya.

“Dengan memperbanyak amal perbuatan yang benar sesuai dengan syariat,” ajaknya, bukan amal perbuatan yang melanggar syariat.

“Apalagi terjebak ke dalam kemusyrikan, kesyirikan, menjadi musyrik,” jelasnya.

Sebuah sampel ditampilkan Din, antara lain berdzikir kepada Allah (dzikrullah), tadarus al-Qur’an. “Itu bagus,” ucapnya, dari sisi spiritualitas.

Kemudian, jika dilongok dari sisi sosialnya, yakni praktik berbuat baik untuk menyemai benih-benih kemaslahatan umat.

“Cukup dengan pikiran memberi pikiran-pikiran terbaik untuk kebaikan umat,” urainya. Maujudnya bisa berupa berinfak, bersedekah, berzakat, dan sebagainya. “Itu adalah bentuk-bentuk amal saleh,” lanjutnya.

Demikian lebih fundamentalnya lagi, untuk mempersiapkan generasi penerus. “Yang saleh dan shalihah,” imbuhnya. Bagi Din, kemunculan generasi itulah yang menjadi titik picu lahirnya kehidupan yang jauh lebih baik, bermakna, dan berwarna. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BIC-PHES 2026 Satukan 450 Peserta dan 107 Pemakalah, Perkuat Kolaborasi Global untuk Kesehatan Berke....

Suara Muhammadiyah

14 August 2026

Berita

MALAYSIA, Suara Muhammadiyah - Keberadaan perguruan tinggi yang berorientasi pada pengembangan intel....

Suara Muhammadiyah

19 March 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode 86 Unit V A.2 be....

Suara Muhammadiyah

24 November 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SD Muhammadiyah ....

Suara Muhammadiyah

9 September 2025

Berita

Pelantikan Akbar IMM Pulang Pisau: Usung Semangat Adaptif-Progresif untuk Revitalisasi Ekosistem Ger....

Suara Muhammadiyah

15 June 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah