Sedekah Sayur, Ikhtiar Lazismu Danurejan Penuhi Gizi dan Ketahanan Pangan Masyarakat

Suara Muhammadiyah

18 September 2026

213
Seddekah Sayur Lazismu Danurejan. Foto: Cris

Seddekah Sayur Lazismu Danurejan. Foto: Cris

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Kebutuhan biologis manusia tidak cukup sekadar makan dan minum semata, tetapi perlu diimbangi secara saksama. Lebih-lebih pemenuhan gizi, menjadi suatu niscaya.

Di situlah relevansi Tasyaruf Sedekah Sayur dan Program Lingkungan Menjaga Kelestarian Sungai Code dengan Tebar Benih Ikan inisiasi Lazismu dan PCM Danurejan, Jumat (18/9) di Masjid Sholihin, Ledok Tukangan, Danurejan, Kota Yogyakarta.

“Kepedulian terhadap pemenuhan gizi dan juga kebutuhan pangan warga masyarakat sekitar wilayah Danurejan,” ujar Aini, perwakilan Lazismu Danurejan.

Menurutnya, acara ini didukung dengan kolaborasi antara Lazismu Danurejan dan Bank Mega Syariah. “Yang merupakan bentuk sinergi untuk memberikan manfaat yang nyata terhadap warga masyarakat Danurejan khususnya Ledok Tukangan,” tuturnya.

Sedekah sayur disebut Aini sebagai manifestasi dri bentuk kepedulian terhadap sesama. Kenapa begitu? Karena dapat mendorong pola hidup sehat sekaligus memberikan bantuan yang sederhana dan tepat guna.

“Sayuran dapat langsung dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh penerimanya,” terangnya.

Seturut itu, Muhammad Halimi mengatakan, sayur banyak mengandung magnesium dan juga antioksidan. “Insyaallah, banyak manfaatnya bagi tubuh kita sehingga menjadi sehat,” imbuh Ketua PCM Danurejan itu.

Terutama untuk anak-anak, insyaallah dengan konsumsi sayur ini kita dapat mencegah terjadinya stunting. “Ini merupakan bagian dari yang dilakukan Muhammadiyah ikhtiar memajukan masyarakat demi mencapai baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” jelasnya.

Serupa itu, Noviar Handi Al-Fani menyatakan, kemanfaatan yang dihasilkan dari konsumsi sayur tiada tara. “Bagus untuk kesehatan,” tekannya. Kenapa? “Karena memang tidak ada kimianya,” beber Ketua PRM Tegal Pangung tersebut.

Dengan konsumsi, lanjut Noviar, merupakan salah satu cara untuk ketahanan pangan. “Ke depannya bisa juga ditanam di sekitar rumah dengan polybag dan lain sebagainya,” tambahnya. Dilanjutkan sekali lagi, jumlah sayur yang dibagikan itu sebanyak 130 sayur.

“Semuanya habis,” dan ke depan secara berkelanjutan akan diadakan acara serupa. “Ke depannya membuat bercocok tanam sayur di depan rumah. Biar pemanfaatan lahan bisa maksimal,” bebernya.

Diperkuat dengan hadis dinukil Ismail Husen, "Khairun nas anfa'uhum lin nas." Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi yang lainnya. Di sinilah relevansi acar atersebut menemukan titik temu dari hadis tersebut.

“Kalau dari satu manfaat ke manfaat yang lain terus kita kerjakan, insyaallah kita cita-cita visi dari jamaah Masjid Sholihin khususnya, masyarakat Gedong Pande dan Danurejan umumnya akan hidup berkecukupan,” ujar Lurah Tegal Pangung tersebut. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung sukses menggelar wisuda ke....

Suara Muhammadiyah

29 December 2024

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Disrupsi Artificial Intelligence (AI) akan menggeser sebanyak 83 juta l....

Suara Muhammadiyah

26 December 2024

Berita

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Isu kesehatan mental menjadi salah satu perhatian utama di era modern....

Suara Muhammadiyah

10 September 2025

Berita

BULUKUMBA, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) menggelar Pe....

Suara Muhammadiyah

7 September 2026

Berita

KATINGAN, Suara Muhammadiyah — Merespons dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (k....

Suara Muhammadiyah

25 September 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah