YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Sebagai organisasi perempuan Islam berkemajuan, ‘Aisyiyah terus bekerja nyata dalam praktik dakwah kemanusiaan di akar rumput.
“Dari awal berdirinya, kita konsisten melakukan dakwah-dakwah kemanusiaan untuk mewujudkan Indonesia berkeadilan,” tegas Salmah Orbayinah, Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah.
Upaya itu bukan sekadar cita-cita, tetapi sedemikian rupa diimplementasikan menjadi tanggung jawab moral bagi ‘Aisyiyah. Yang hal itu dilakukan dalam pelbagai amal usaha yang ada. “Untuk memanusiakan manusia,” tekannya.
Mengambil contoh, dakwah di bidang pendidikan. “Sudah lama dilakukan,” ucapnya. Wujud konkretnya apa? Pendirian TK 'Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Kauman di Yogyakarta (1919).
“Kita menekankan memudahkan akses bagi para anak-anak agar menerima akses pendidikan,” sebutnya, Senin (18/5) saat konferensi pers di SM Tower Malioboro Yogyakarta.
Itu dilakukan secara inklusif, tidak diskriminatif. Karena apa? Menghadirkan solusi berbasis kemanusiaan dan keadilan sosial. Demikian juga, di bidang kesehatan. “Siapa pun itu memudahkan akses pada layanan kesehatan,” tambahnya.

Pun, sama halnya di panti sosial. Bahkan sampai saat ini, ‘Aisyiyah memiliki 183 panti asuhan, 4 difabel. Sementara, ada 58 rumah sakit dan klinik.
“Ini terus dari awal berdirinya kita konsisten melakukan dakwah-dakwah kemanusiaan untuk mewujudkan Indonesia berkeadilan,” imbuhnya.
Salmah sebut, itu terus diperkuat, salah satunya melalui Posbakum (Pos Bantuan Hukum). ini besok kita launching di acara milad,” bebernya.
Katanya lagi, ini sebagai lembaga layanan yang mengupayakan penyadaran hukum, penguatan paralegal di komunitas, dan pendampingan hukuk bagi korban kekerasan.
“Jadi, ini menunjukkan bahwa Aisyiyah sangat peduli terhadap permasalahan-permasalahan perempuan,” ujarnya.
Menghadapi permasalahan perempuan itu kemudian, mengambil peran nyata. Apa wujud konkretnya? Pada tingkat global, ‘Aisyiyah berpartisipasi dalam jejaring kemanusiaan internasional, seperti Faith to Action (F2A).
“’Aisyiyah sebagai organisasi perempuan muslim yang mendasarkan pada nilai-nilai Islam berkemajuan penting berkontribusi dalam upaya membangun perdamaian dan memperkuat gerakan kemanusiaan di tingkat global,” tegas Tri, didampingi Ketua PP ‘Aisyiyah Siti Aisyah dan Evi Sofia Inayati. (Cris)

