Sekretaris PRM Gowongan Terpilih Jadi Ketua Takmir Masjid Al Amien

Suara Muhammadiyah

2 May 2025

1344
Foto Istimewa

Foto Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Sekretaris Pimpinan Ranting Muhammadiyah Gowongan Nurfirman Budi Nugroho terpilih sebagai Ketua Takmir Masjid Al Amien Gowongan periode 2025-2028. Ia menggantikan Mu’arif, ketua takmir periode 2022-2024 ditambah perpnjangan Rabu (30/4).

Prosesi pelantikan ketua takmir ini dihadiri Khamim Zarkasih Putro, Dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sekaligus Ketua Dewan Pendidikan Kota Yogyakarta.

Ketua Yayasan Al-Amien Gowongan, Jetis Kota Yogyakarta Suprijo menyampaikan, pergantian atau peremajaan Kepengurusan dalam suatu organiasi adalah sesuatu yang wajar dan pasti akan terjadi secara periodik.

Sementara, Mu’arif menegaskan, salah satu indikator organisasi yang sehat adalah kesiapan dalam melakukan regenerasi kepemimpinan. Hal tersebut disampaikannya dalam agenda pergantian kepengurusan takmir yang berlangsung secara khidmat dan tertib.

“Organisasi yang sehat harus siap regenerasi. Seperti yang dilakukan Takmir Masjid Al-Amien Gowongan, regenerasi menunjukkan bahwa proses perkaderan berjalan dengan baik,” ujarnya Kamis (1/5).

Ia menyampaikan, keberlanjutan kepemimpinan merupakan bagian penting dalam menjaga eksistensi dan kebermanfaatan masjid di tengah masyarakat. Dalam proses pergantian kepengurusan ini, banyak kader yang telah siap melanjutkan estafet kepemimpinan takmir.

“Ini membuktikan bahwa pembinaan kader dan pelibatan generasi muda di masjid bukan sekadar wacana, tapi menjadi praktik nyata,” tambahnya.

Firman, sebagai ketua takmir yang baru, memohon doa restu dan dukungan agar kepemimpinannya dapat berjalan lancar.

“Terima kasih kepada segenap Pengurus Yayasan Al-Amien dan masyarakat muslim Gowongan Kidul yang sudah memberikan kepercayaan kepadanya untuk menakhodai Kepengurusan Masjid Al-Amien,” ucapnya.

Sementara, Khamim memberikan pesan, takmir masjid mesti meneladani jejak hidup Nabi Muhammad Saw, terutama dalam mengelola sistematisasi organisasi, sekaligus modal utama dalam pembentukan karakter jamaah.

Salah satu keteladanan Nabi yaitu, hal ihwal kepemimpinan. Dibentangkan Khamim, kepemimpinan yang pertama yaitu sidiq. Menurut Khamim, kepemimpinan Nabi selalu menomorsatukan kejujuran dan kebenaran, sehingga terhindar dari kebohongan.

“Kejujuran beliau tidak terkenal hanya di kalangan para sahabat, tapi juga para musuh pun mengakui hal tersebut,” katanya.

Maka, takmir masjid, pinta Khamim, mesti mengutamakan pola kepemimpinan pertama ini. “Memiliki sikap yang terpuji, dan memiliki perilaku teladan,” ucapnya.

Kedua, menyampaikan perintah (tabligh). Nabi menyebarluaskan informasi dengan baik. Tanpa adanya imitasi di dalamnya. “Tidak pernah sekalipun Rasulullah menyimpan wahyu dari Allah untuk dirinya atau hanya untuk keluarganya sendiri,” bebernya.

Ketiga, terpercaya (amanah). “Sifat ini begitu melekat pada para rasul. Setiap perkataan maupun perbuatan yang ditunjukkan oleh rasul sudah pasti dapat dipercayai,” jelasnya. Kepemimpinan yang amanah adalah kepemimpinan yang bertanggung jawab dengan indikator: terpercaya, cepat tanggap, akurat, dan disiplin. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Akhir-akhir ini sosial media dipenuhi dengan konten yang disebut dengan....

Suara Muhammadiyah

23 March 2024

Berita

Anwar Abbas: Usaha dan Ekonomi Maju Perlu Mentality Enterpreneur yang Kuat PEMALANG, Suara Muhammad....

Suara Muhammadiyah

22 February 2025

Berita

PURWOREJO, 24 Agustus 2024 – Tim PPK Ormawa IMM FPB UMY bekerja sama dengan Padukuhan Diro suk....

Suara Muhammadiyah

26 August 2024

Berita

FORDA UNIMMA Berdayakan Komunitas Tuli Kedu Raya dengan Literasi Digital TEMANGGUNG, Suara Muhammad....

Suara Muhammadiyah

22 May 2025

Berita

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah – SMA Muhammadiyah 1 (SMUHI) Pekajangan, Kabupaten Pekalongan, ....

Suara Muhammadiyah

30 August 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah