Semarak, Launching MPLS PKBM Surya Muhammadiyah Purwokerto

Suara Muhammadiyah

10 August 2026

68
Istimewa

Istimewa

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Guna membantu pemerintah untuk menuntaskan wajib  belajar dan menampung bagi warga masyarakat yang mempunyai permasalahan sehingga tidak bisa melanjutkan pendidikan formal  atau biasa disebut Anak Tidak Sekolah (ATS), Muhammadiyah mendirikan PKBM Surya Muhammadiyah.

MPLS PKBM Surya Muhammadiyah untuk wilayah Banyumas secara resmi dilaunching tanggal 9 Agustus bertempat di Auditorium Ukhuwah Islamiyah UMP. Peresmian MPLS dihadiri oleh para pejabat, pengelola PKBM, tutor, dan anak-anak yang menjadi calon murid. Pejabat yang hadir diantaranya adalah Ketua PDM Banyumas dan jajarannya, Bupati Banyumas, Direktur Pendidikan Non Formal dan Pendidikan Informal dari KEMENDIKBUD, anggota Dewan serta dari Dinas Pendidikan kabupaten.

Drs. M. Djohar, M.Pd selaku Ketua PDM Banyumas dalam sambutannya mengatakan bahwa ditengah perubahan zaman yg sangat cepat, pendidikan tidak boleh dinikmati oleh mereka yg berada di jalur sekolah formal saja, tetapi jg dinikmati oleh saudara-saudara kita yang mempunyai keterbatasan ekonomi, kondisi keluarga, pekerjaan, pernikahan dini, jarak, atau sebab lain. Kondisi tersebut melahirkan ATS yang membutuhkan penanganan khusus melalui jalur pendidikan di luar sekolah. Mereka perlu diberi kesempatan untuk menyelesaikan pendidikan di luar sekolah. Disinilah PKBM hadir sebagai harapan, jalan kebangkitan, dan jalan perubahan hidup. Khusus di Banyumas kehadiran PKBM Surya muhammadiyah memiliki makna yg sangat strategis.

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyatakan Pemda Banyumas sangat mendukung program ini melalui kebijakannya dengan program "Banyumas Pasti Sekolah". Program ini diharapkan menjadi cara  untuk menuntaskan persoalan Anak Tidak sekolah (ATS) dan membuka akses belajar seluas-luasnya bagi masyarakat. Oleh karena itu Pemda Banyumas sangat mendukung program PKBM yang diselenggarakan oleh Muhammadiyah dengan memberikan fasilitas yang dibutuhkan. Dengan cara inilah diharapkan Banyumas terbebas dari anak-anak yang tidak sekolah.

Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Surya Muhammadiyah menjadi momentum penting dalam menyambut peserta didik baru sekaligus membangun semangat belajar dan kesiapan mereka dalam menempuh proses pendidikan. Kegiatan tersebut mendapat perhatian khusus dengan hadirnya Direktur Pendidikan Non Formal dan Inforfal Kemedikbud yaitu  Dr. I Gusti Made Ardana, S.Pd,M.T.yang memberikan motivasi dan penguatan kepada para peserta didik.

Kehadirannya dalam  kegiatan launching MPLS PKBM Surya Muhammadiyah menunjukkan komitmen pemerintah terhadap pentingnya pendidikan yang inklusif dan memberikan kesempatan belajar bagi seluruh lapisan masyarakat. PKBM sebagai salah satu jalur pendidikan nonformal memiliki peran strategis dalam membuka akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan alternatif maupun kesempatan kedua untuk melanjutkan pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pentingnya membangun kepercayaan diri, semangat belajar, serta karakter positif sejak awal mengikuti proses pendidikan. Peserta didik didorong untuk tidak menjadikan latar belakang pendidikan maupun kondisi sosial sebagai hambatan untuk meraih cita-cita. “Pendidikan bukan hanya tentang memperoleh ijazah, tetapi juga tentang membangun karakter, meningkatkan kompetensi, dan mempersiapkan diri agar mampu menghadapi tantangan masa depan,” ujar Dr.I Gusti Made dalam sambutannya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa MPLS di PKBM Surya Muhammadiyah tidak sekadar menjadi kegiatan pengenalan lingkungan belajar. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk memperkenalkan budaya belajar, tata tertib, program pendidikan, serta nilai-nilai yang menjadi landasan dalam kehidupan akademik dan sosial peserta didik. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik diharapkan dapat mengenal lingkungan PKBM dengan lebih baik, membangun hubungan positif dengan tutor dan sesama peserta didik, serta menumbuhkan motivasi untuk mengikuti pembelajaran secara konsisten.

 “Saya sangat mengapresiasi PKBM Surya Muhammadiyah di Purwokerto karena ini menjadi yang pertama menunjukkan adanya sinergi PKBM dengan semua instansi atau lembaga, yang terbukti dengan hadirnya para pimpinan dalam acara ini, dan Kemendikbud mendukung penuh program ini”, lanjutnya

Dengan semangat “Belajar, Bertumbuh, dan Menatap Masa Depan”, peserta didik PKBM Surya Muhammadiyah diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan pendidikan sebaik-baiknya. MPLS menjadi langkah awal untuk membangun lingkungan belajar yang positif sekaligus meneguhkan optimisme bahwa setiap peserta didik memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih masa depan yang lebih baik.

Berdasarkan data yang ada peserta didik PKBM Surya Muhammadiyah bukan hanya yang berusia dibawah 24  tahun saja, bahkan ada pasangan suami istri yang berusia 47 tahun. Ini menunjukkan bahwa semangat belajar tidak hany dipunyai yang muda saja, tapi justru menjadi penyemagat untuk yang muda agar terus belajar. (Eka)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Ceria dan Mengedukasi, 78 Anak Asuh Lazismu Mantrijeron Ikuti Fieldtrip ke Gembira Loka Zoo YOGYAKA....

Suara Muhammadiyah

27 July 2026

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Ratusan sobat cilik Lazismu mendapatkan perlengkapan alat tulis sekola....

Suara Muhammadiyah

10 March 2026

Berita

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah – Bursa Kerja Khusus Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalo....

Suara Muhammadiyah

7 December 2024

Berita

LAMONGAN, Suara Muhammadiyah - Bertempat di Pesantren Modern Muhammadiyah Paciran Lamongan berlangsu....

Suara Muhammadiyah

20 October 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Memilih kuliah sambil bekerja sering kali menjadi tantangan ters....

Suara Muhammadiyah

26 August 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah