Seminar Nasional Pra-Tanwir Aisyiyah: Membangun Swasembada Pangan untuk Kesejahteraan Rakyat

Suara Muhammadiyah

21 December 2024

1478
Seminar Nasional Pra Tanwir Aisyiyah

Seminar Nasional Pra Tanwir Aisyiyah

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Ahmad Dahlan menjadi tuan rumah seminar nasional pra-Tanwir Aisyiyah dengan tema "Optimalisasi Peran Strategis Aisyiyah dalam Swasembada Pangan untuk Kesejahteraan Rakyat". Acara ini menghadirkan beberapa narasumber dari kalangan ahli untuk membahas pentingnya swasembada pangan dan tentang bagaimana peran strategis Aisyiyah untuk mencapai kemandirian di sektor pangan tersebut.

Ketua Pimpinan Pusat Aisyiyah Dra. Latifah Iskandar menekankan pentingnya swasembada pangan untuk keberlanjutan sebuah bangsa.

"Sektor pangan merupakan fondasi kesejahteraan rakyat dan kunci untuk mencapai kemajuan bangsa. Oleh karena itu, kita harus memprioritaskan kemandirian pangan," ujarnya.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Dr. Yudi Sastro mengakui potensi besar yang dimiliki Aisyiyah dalam mendukung program pemerintah di sektor pangan.

"Aisyiyah memiliki jaringan yang luas dan pengalaman dalam pengembangan masyarakat. Kita perlu memanfaatkan potensi ini untuk meningkatkan produksi pangan dan mencapai swasembada," katanya.

Yudi Sastro juga menekankan pentingnya transformasi pertanian untuk menarik minat generasi muda. "Kita harus membuat pertanian lebih menarik dan menguntungkan bagi generasi muda. Dengan demikian, kita dapat meningkatkan produksi pangan dan mencapai kemandirian pangan," ujarnya.

Guru Besar Fakultas Pertanian UGM, Subejo, PhD, menyoroti pentingnya optimalisasi pekarangan untuk meningkatkan produksi pangan. "Pekarangan yang tidak termanfaatkan masih menjadi kendala bagi masyarakat kita. Kita harus mengoptimalkan pekarangan untuk meningkatkan produksi pangan dan mencapai swasembada," ujarnya.

Terkait bagaimana strategi peningkatan produksi pangan, Yudi Sastro mengemukakan beberapa langkah alternatif untuk meningkatkan produksi, produktivitas dan stabilitas pangan. Pertama, Intensifikasi, yaitu peningkatan produksi pangan melalui teknologi pertanian modern, penggunaan varietas unggul, pengelolaan sumber daya alam yang efektif dan penerapan pertanian presisi.

Kedua, diversifikasi adalah pengembangan tanaman pangan yang beragam untuk mengurangi ketergantungan pada satu jenis tanaman, seperti pengembangan tanaman pangan lokal dan alternatif. Dan ketiga, ekstensifikasi, yaitu perluasan area pertanian untuk meningkatkan produksi pangan, termasuk pengembangan lahan pertanian baru dan rehabilitasi lahan pertanian yang tidak produktif. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BENGKULU, Suara Muhammadiyah - Panitia pelaksana Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PK....

Suara Muhammadiyah

15 August 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pusat Data, Penelitian, dan Pengembangan Suara Muhammadiyah berkerj....

Suara Muhammadiyah

18 October 2023

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah — Institut Teknologi Statistika dan Bisnis (ITESA) Muhammadiyah S....

Suara Muhammadiyah

8 October 2025

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Leadership Camp Program Internasional SMA Muhammadiyah Gombong 2023 suk....

Suara Muhammadiyah

23 September 2023

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir hadir dalam Apel A....

Suara Muhammadiyah

20 July 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah