Seni dan Budaya sebagai Ruang Mengekspresikan Dakwah 'Aisyiyah

Suara Muhammadiyah

10 January 2026

672
Dr Apt Hj Salmah Orbayyinah, MKes. Foto: Fabian

Dr Apt Hj Salmah Orbayyinah, MKes. Foto: Fabian

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Festival Seni Budaya ‘Aisyiyah (FeSiBA) 2025 diselenggarakan di Auditorium Saraswati Balai Besar Penjaminan Pengembangan Mutu Vokasi (BBPPMPV), Sleman. Kegiatan ini merupakan upaya pelestarian seni, budaya, dan olahraga yang digagas Lembaga Budaya dan Seni Olahraga (LBSO) Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah sebagai bagian dari dakwah kultural.

Puncak acara FeSiBA 2025 berlangsung pada Sabtu (10/1) dan dihadiri langsung Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Salmah Orbayinah, MKes.

Dalam kesempatan tersebut, Salmah menyampaikan tahniah atas suksesnya penyelenggaraan FeSiBA yang dinilainya mampu menjadi media dakwah yang diterima secara halus melalui seni, budaya, dan olahraga.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh anggota LBSO yang telah luar biasa menyiapkan acara ini. Hari ini merupakan puncak acara, termasuk pembagian hadiah kepada para pemenang,” ujarnya.

Salmah menegaskan bahwa seni dan budaya dalam Islam bukanlah sesuatu yang terpisah dari nilai keimanan. Menurutnya, seni yang berakar pada tauhid dan nilai kemanusiaan justru dapat menjadi media dakwah yang lembut, mendalam, dan menyentuh jiwa.

“Islam adalah agama yang memuliakan keindahan. Dalam hadits riwayat Muslim disebutkan bahwa sesungguhnya Allah Maha Indah dan mencintai keindahan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Salmah menekankan bahwa FeSiBA bukan sekadar ajang pertunjukan, melainkan ekspresi dakwah kultural ‘Aisyiyah. Seni, katanya, merupakan bahasa universal yang mampu menyampaikan pesan kebaikan tanpa paksaan.

“Seni mampu menanamkan nilai-nilai Islam tanpa harus membully atau memaksa,” tegasnya.

Melalui LBSO, ‘Aisyiyah berkomitmen membangun peradaban dengan mendorong lahirnya seni dan budaya yang beradab, mencerdaskan, serta menguatkan peran perempuan dan karakter bangsa. Salmah berharap FeSiBA dapat terus menjadi media dakwah yang mencerahkan.

“Melalui festival ini, ‘Aisyiyah meneguhkan peran perempuan dalam seni dan budaya yang beradab, berkemajuan, dan bernafaskan Islam sebagai kontribusi nyata bagi bangsa dan kemanusiaan,” pungkasnya. (Fab)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Suara Muhammadiyah – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bu....

Suara Muhammadiyah

10 July 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Mereka yang menguasai informasi akan menguasai dunia. Begitulah ....

Suara Muhammadiyah

14 September 2023

Berita

BANDA ACEH, Suara Muhammadiyah – Sebanyak 40 mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhamm....

Suara Muhammadiyah

21 September 2023

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bandung sukses menggelar....

Suara Muhammadiyah

26 November 2023

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Wakil Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah (UM) B....

Suara Muhammadiyah

10 January 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah