JAKARTA, Suara Muhammadiyah — Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah terus mendorong peningkatan mutu dan prestasi pendidikan Muhammadiyah melalui partisipasi dalam ajang internasional. Sebanyak sembilan murid di Jenjang sekolah Dasar Muhammadiyah terpilih dari ribuan peserta seleksi untuk mewakili Indonesia pada International Mathematics and Science Olympiad (IMSO)-23.
IMSO-23 akan berlangsung pada 2–7 Oktober 2026 di Depok dan diikuti peserta dari 23 negara. Rangkaian kegiatan dipusatkan di BBPPMPV Sektor Bisnis dan Pariwisata serta PPSDM Kemendikdasmen sebagai lokasi utama penyelenggaraan.
Sembilan murid jenjang Sekolah Dasar Muhammadiyah yang akan berlaga terdiri atas Afiqah Rania Putri Meridianto dari SD Muhammadiyah 4 Surabaya, Ammar Syafiq Asyrofi Yusa dari SDIT Muhammadiyah Gunung Terang, Farla Shidqia Ghani dari SD Muhammadiyah Metro Pusat Lampung, Ghazwan Al Hussary Pasaribu dari SD Muhammadiyah Condongcatur, Muhammad Al Fatih Idris Atmaputera dari SD Muhammadiyah 4 Surabaya, serta Tsurayya Ayoedya Nurmagupita dari SD Muhammadiyah Birrul Walidain Kudus. Keenam murid tersebut akan berlaga pada bidang IPA.
Sementara itu, tiga murid lainnya akan bertanding pada bidang Matematika, yakni Attharizz Mibras Dirgham Andioko dari SD Muhammadiyah Metro Pusat, Luthfan Maulana dari SD Muhammadiyah 10 Banjarmasin, dan Salsabila Putri Sari dari SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta.
Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, Didik Suhardi, Ph.D., berharap para murid jenjang Sekolah Dasar Muhammadiyah mampu memberikan prestasi terbaik dan membawa nama Indonesia di tingkat internasional.
“Harapannya, para murid jenjang sekolah dasar Muhammadiyah dapat menorehkan prestasi maksimal untuk bangsa dan negara,” ujar Didik.
Sementara itu, Raden Ridwan Hasan Saputra, pendiri dan Presiden Direktur Klinik Pendidikan MIPA (KPM), menyampaikan terima kasih atas dukungan Kemendikdasmen serta Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah. “Semoga acara berjalan dengan lancar serta dapat terus memberikan manfaat,” katanya.
Keikutsertaan sembilan murid tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah Dasar Muhammadiyah memberikan ruang bagi murid untuk berkompetisi, mengasah kemampuan matematika dan sains, serta membawa nama Indonesia dalam ajang pendidikan bertaraf internasional yang akan di ikuti oleh 23 Negara. ucapnya
Lebih lanjut Ridwan mengatakan IMSO adalah olimpiade matematika dan sains tingkat internasional yang diikuti oleh murid-murid berprestasi dari berbagai negara sebagai perwakilan negara masing-masing peserta dari Indonesia merupakan murid berprestasi dari jenjang sekolah dasar yang telah meraih medali emas dalam ajang olimpiade sains nasional di tingkat nasional.

