Silaturahmi PDM Yogyakarta-MPR RI di SM Tower, Perkuat Sinergi Wujudkan Kesejahteraan Negeri

Suara Muhammadiyah

5 April 2026

583
Silaturahmi Ketua MPR RI Ahmad Muzani, SSos dengan PDM Kota Yogyakarta di SM Tower Malioboro Yogyakarta, Ahad (5/4/2026). FotoL Cris

Silaturahmi Ketua MPR RI Ahmad Muzani, SSos dengan PDM Kota Yogyakarta di SM Tower Malioboro Yogyakarta, Ahad (5/4/2026). FotoL Cris

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, selalu berkomitmen untuk membangun bangsa dan negara. Demikian Aris Madani, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Yogyakarta mengemukakan.

“Kami percaya bahwa silaturrahmi seperti ini dapat memperkuat ukhuwah dan meningkatkan kerja sama untuk mencapai tujuan bersama, yaitu kemajuan dan kesejahteraan umat,” ujarnya saat Silaturahmi Idul Fitri 1447 H di SM Tower Malioboro Yogyakrta, Ahad (5/4).

Silaturahmi ini dihadiri Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani. Yang kemudian, disambung Aris, mengapresiasi upaya-upaya konstruktif yang telah dilakukan MPR RI dalam memperkuat demokrasi dan membangun kehidupan bangsa dan negara.

“Kami berharap, melalui silaturrahmi ini, kita dapat saling berbagi ide dan pengalaman untuk meningkatkan kinerja dan mencapai tujuan bersama,” tutur Aris.

Bersamaan dengan itu, Aris mengucapkan terima kasih kepada MPR RI atas dukungannya terhadap upaya Muhammadiyah dalam meningkatkan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan umat.

“Kami berharap, kerja sama ini dapat terus ditingkatkan dan membawa manfaat bagi masyarakat,” ucapnya, penuh harap.

Aris juga mengaksentuasikan kalau bulan Ramadhan yang telah berakhir, harus makin meningkatkan dan melejitkan semangat ibadah juga meningkatkan amal saleh sebagai bekal menyongsong hari kemudian (akhirat).

“Terbentang kesempatan untuk meluaskan dan meneruskan amal-amal ibadah kita itu terus sampai ketika Allah sudah merasa cukup. "Ya fulan, cukup amalmu sampai di sini,” katanya.

Di sinilah, relevansi berkiprah di Muhammadiyah. Yang sarat dengan kans untuk meningkatkan semua hal tersebut. “Insyaallah menjadi ladang amal, poin-poin ukhrawi yang kita bawa untuk sowan kepada Allah nanti,” tambahnya.

Di lain sisi, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY Muhammad Ikhwan Ahada menyoroti kehidupan generasi anak muda masa kini. Menurut teropongannya, didapatkan kalau kehidupan anak muda mampu merespons dengan cepat kemunculan hal-hal kekiniaan di permukaan.

“Rata-rata 20 pertanyaan yang berkaitan dengan soal kebiasaan anak muda, lebih dari 85% mereka paham, pernah melakukan hal tersebut,” bebernya.

Hal berikutnya menjadi kesumbangan, soal ibadah yang mengerucut pada aspek tata cara ibadah, justru tidak mafhum dengan baik. “Ini menjadi sebuah fenomena anak muda sekarang,” singkap Ikhwan.

Di sinilah, peran Muhammadiyah sesungguhnya sangat strategis. Bagi Ikhwan, Muhammadiyah harus bisa menghadirkan dakwah yang lebih adaptif dan kreatif guna menjembatani kesenjangan tersebut.

“Muhammadiyah dituntut untuk tidak hanya menjadi penonton di tengah derasnya arus disrupsi digital, tetapi harus mampu melakukan penetrasi nilai-nilai keagamaan melalui medium yang digemari oleh generasi muda,” tandasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pendidikan Khusus Immawati (Diksuswati) Paripurna yang diselenggarakan....

Suara Muhammadiyah

7 July 2026

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – PK IMM PAI UM Bandung sukses menggelar perkaderan Darul Arqam Da....

Suara Muhammadiyah

16 October 2023

Berita

Fokus pada Islam Moderat dan Kepemimpinan Wanita  SOFIA, Suara Muhammadiyah - Dalam upaya untu....

Suara Muhammadiyah

26 November 2023

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Persoalan jumlah peserta didik menjadi salah satu tantangan yang dihada....

Suara Muhammadiyah

3 September 2026

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Suasana hangat dan penuh semangat memenuhi ruang rapat ketika Lazismu Su....

Suara Muhammadiyah

7 October 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah