SMP Muhammadiyah Purwojati Harumkan Banyumas di Ajang OSM 2025

Publish

22 December 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
313
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Banyumas menyelenggarakan Penyerahan Medali Olimpiade Sekolah Muhammadiyah (OSM) 2025 bertempat di Pondok Pesantren Modern Zam Zam, Jum’at (12/12).

OSM 2025 sendiri telah dilaksanakan secara daring pada Rabu-Kamis, 29–30 Oktober 2025 dan diikuti oleh 22 sekolah, tingkat SMP, dan MTs dengan total 240 peserta. Kompetisi ini mempertandingkan delapan cabang mata pelajaran, yakni IPA, Matematika, IPS, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, Kemuhammadiyahan, dan Pendidikan Agama Islam.

Dari setiap mata pelajaran dipilih sepuluh finalis, kemudian ditentukan juara 1, 2, dan 3 yang menerima medali emas, perak, dan perunggu.

Predikat Juara Umum OSM 2025 berhasil diraih oleh SMP Muhammadiyah Purwojati dengan total 55 medali, terdiri dari 29 emas, 17 perak, dan 9 perunggu. Prestasi tersebut menjadikan Purwojati sebagai sekolah dengan perolehan medali terbanyak pada penyelenggaraan OSM tahun ini.

Ketua Panitia OSM Ahmad Taufik Fauzi, SAg menyampaikan, perolehan medali tahun ini relatif merata di hampir seluruh sekolah peserta. Hal tersebut menunjukkan meningkatnya kualitas akademik dan pemerataan pembinaan prestasi di sekolah-sekolah Muhammadiyah Banyumas.

Kepala SMP Muhammadiyah Purwojati, Tri Murniati, SPd menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian peserta didiknya. Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada para guru pembimbing yang dianggap memiliki peran besar dalam keberhasilan tersebut.

“Prestasi ini adalah buah dari kerja keras dan komitmen bersama. Kami sangat bersyukur dan bangga kepada seluruh siswa serta guru pembimbing yang telah mendampingi mereka tanpa lelah,” ujarnya.

Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Banyumas, Asep Saeful Anwar, SP., MM, menegaskan, OSM bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wahana strategis untuk membangun budaya belajar, menumbuhkan motivasi berprestasi, serta memperkuat identitas sekolah-sekolah Muhammadiyah.

“OSM harus menjadi tradisi akademik yang mendorong siswa terus belajar dan berprestasi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana penting untuk memperkuat branding sekolah Muhammadiyah. Karena itu, saya menargetkan setiap sekolah mampu meningkatkan jumlah medali pada tahun-tahun mendatang,” tegasnya.

Ketua PDM Banyumas, Drs H Tohar, MSi, menekankan pentingnya keberanian berkompetisi sebagai bagian dari proses pembentukan karakter.

“Juara atau tidak, yang terpenting adalah berani tampil dan ikut lomba. Itu adalah bagian dari membangun sejarah diri. Karena itu, OSM harus terus dipertahankan sebagai wadah pengembangan potensi peserta didik Muhammadiyah,” ujarnya.

Acara penyerahan medali berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat. Momen ini menjadi bentuk penghargaan bagi peserta didik yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam bidang akademik. (Tarqum)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Wacana Menteri Agama Nasaruddin Umar tentang meliburkan kegiata....

Suara Muhammadiyah

4 January 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Transformasi menuju ekonomi berbasis inovasi (innovation-drive....

Suara Muhammadiyah

21 February 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta melantik jajaran Wakil Re....

Suara Muhammadiyah

17 January 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung beker....

Suara Muhammadiyah

4 September 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Kabar gembira datang dari SD Muhammadiyah 24 Rawamangun, Ja....

Suara Muhammadiyah

7 August 2024