YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah melakukan soft launching TK ABA (‘Aisyiyah Bustanul Athfal) Semesta dalam puncak milad ke-109, Selasa (19/5). Lokasinya berada di Mejing Kidul, Ambarketawang, Gamping, Sleman.
Rektor Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta Warsiti bersyukur dan bangga bisa hadir dalam soft launching melihat progres perkembangan pembangunan TK ABA Semesta.
“Pembangunan ini masih perlu terus kita selesaikan, karena ini belum selesai. Kami mohon doa dan dukungan untuk keberlanjutan dari pembangunan TK ABA Semesta ini,” ucap Warsiti saat meninjau bersama Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir berikut jajaran dan Ketua Umum PP ‘Aisyiyah Salmah Orbayinah berikut jajaran.
Di sisi berikutnya, Salmah menyebut, soft launching TK ABA Semesta ini sangat istimewa. “Ini adalah milad yang sangat istimewa buat kami, buat kita semuanya, karena ada hadiah yang juga sangat istimewa,” bebernya.
Melongok masa lampau, pada saat awal lahirnya TK ABA tahun 1919 yang digagas oleh Nyai Walidah, masih dalam konstruksi sederhana. Seiring berjalannya waktu, transformasi yang terjadi sungguh di luar terkaan warga ‘Aisyiyah sejagat.
“Dari bangunan kecil menjadi sebuah bangunan yang megah, semegah harapan anak-anak kita untuk mendapatkan pendidikan yang baik di masa depan, semegah harapan kita semuanya,” ujar Salmah.
Ia mengharapkan, TK ABA Semesta menjadi barometer seluruh TK ABA di seluruh Indonesia. “Semoga di dalam perjalanannya juga senantiasa diberi kemudahan, kelancaran, keberkahan bagi TK ABA Semesta,” ucapnya.

Haedar Nashir pun dengan gamblang mengatakan, TK ABA Semesta sebagai tonggak sejarah yang penting dalam satu mata rantai yang panjang.
“Hari ini hadir TK yang diharapkan berstandar global, yang tentu ini juga merupakan wujud dari tajdidnya Aisyiyah yang lahir dari Unisa untuk Aisyiyah Semesta,” tegasnya.
Ketua PP ‘Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini menyebut, meski pembangunan ini belum selesai secara komprehensif, tetapi ia optimis kehadiran TK ABA Semesta bisa memberikan jawaban untuk masa depan pendidikan di Indonesia.
“Tidak berhenti sampai di sini. Ini belum selesai. Apalagi kalau untuk kita berbicara masa depan anak-anak kita. Kami sedang membangun kurikulum, sedang membangun keunggulan untuk Persyarikatan Muhammadiyah,” tegas Noor.

Ketua PP Muhammadiyah Irwan Akib dengan tegas mengemukakan, TK ABA Seemsta sebagai manifestasi TK masa depan. Karena fasilitas yang tersedia sangat modern untuk penunjang pendidikan anak-anak.
“Ada komputer, ada laboratorium, dan macam-macam. Tentu harapannya menjadi tempat anak-anak kita belajar sambil bermain, dan bagaimana mereka berinteraksi di sini dengan sesama, dan memanfaatkan fasilitas yang ada untuk perkembangan masa depannya,” bebernya.
Sementara, Wakil Ketua Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) PP Muhammadiyah Kasiyarno sangat bangga dengan kehadiran TK ABA Semesta.
“Baru kali ini kita menemukan sebuah institusi tingkat TK yang bangunannya luar biasa,” tegasnya.
Ia berharap, ke depan menjadi TK andalan dan unggulan. “Ini tentu sesuai dengan prinsip kita bahwa pendidikan adalah mempersiapkan anak-anak menghadapi tantangan di masa depan,” pungkasnya. (Cris)

