DEPOK, Suara Muhammadiyah — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Cimanggis Tapos sukses menyelenggarakan kegiatan Baitul Arqam Dasar pada Sabtu, 8 Agustus 2026, bertempat di Rumah Tahfidz Ibnu Sina, Kota Depok. Kegiatan yang diikuti oleh jajaran pimpinan dan anggota PCM ini mengusung tema "Spiritual Leadership Kader Muhammadiyah" guna membekali para kader dengan kepemimpinan yang handal secara teknis serta kokoh secara mental dan spiritual.
Acara ini menghadirkan narasumber utama Dr. Gufron Amirullah, yang menjabat sebagai Wakil Sekretaris Majlis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah sekaligus Tenaga Ahli Wakil Menteri Diktisaintek Republik Indonesia. Dalam pemaparannya, peserta diajak menyelami peta mental seorang pemimpin yang terbagi ke dalam dua kutub zona yang kontras. Zona pertama adalah "Zona Ikhlas" atau growth mindset dengan fokus kepada Allah, yang ditandai dengan kesadaran ketuhanan, kebiasaan berkata positif, rajin beribadah, menjaga silaturahim, tenang, lembut, santun, haus akan ilmu, serta optimis dalam memudahkan urusan orang lain. Sebaliknya, terdapat "Zona Sengsara" atau fixed mindset yang berakar dari kondisi ego, seperti keinginan untuk selalu menang dalam argumen, merendahkan sesama, merasa sukses atas usaha sendiri, hingga kesulitan menerima kenyataan.
Selain peta kesadaran diri, pemaparan materi turut menyoroti tiga golongan tipe pemimpin, yakni The Leaders sebagai motor penggerak perubahan, The Followers yang hanya menjadi penonton keadaan, dan The Apathetic yang pasif menghadapi situasi. Dr. Gufron juga menggarisbawahi hasil riset Daniel Goleman yang menyebutkan bahwa 90 persen perbedaan antara pemimpin jempolan dan pemimpin rata-rata terletak pada kecerdasan emosional, bukan sekadar keahlian teknis. Kecerdasan ini mencakup kesadaran diri (self-awareness), regulasi diri (self-regulation), kesadaran sosial (social awareness), dan manajemen hubungan (relationship management), yang didukung pula oleh lima kompetensi inti pemimpin masa depan mulai dari agilitas digital hingga komunikasi efektif.
Menanggapi suksesnya kegiatan pengkaderan tersebut, Ketua PCM Cimanggis Tapos, Faizal Ridwan Zamzany, menyampaikan kesan mendalam sekaligus komitmen nyata untuk segera merealisasikan Rencana Tindak Lanjut (RTL). Ia menegaskan bahwa materi kepemimpinan spiritual yang diserap menjadi pemantik semangat progresif bagi pengurus. Sebagai wujud konkretnya, PCM Cimanggis Tapos siap melangkah lebih jauh dengan merencanakan pendirian amal usaha. Langkah strategis ini diharapkan mampu memperluas jangkauan dakwah serta pelayanan nyata bagi masyarakat luas di Kota Depok dan sekitarnya.
(GUF)

