CILACAP, Suara Muhammadiyah - Rangkaian milad ke-33 STIE Muhammadiyah Cilacap Milad dengan diawali kegiatan apel khidmat dan mahasiswa nonton bareng sejarah STIE Muhammadiyah Cilacap di halaman utama kampus Jl. Urip Sumoharjo, Mertasinga Cilacap Utara pada Kamis (23/7/2026).
Dengan tema "Sinergi berdampak untuk masa depan berkelanjutan."
Kegiatan dilanjutkan pada Ahad (2/8/2026) jalan sehat dan expo UMKM, khitan massal (tim medis RSU PKU Muhammadiyah Aghisna Kroya) dan donor darah (PMI Kabupaten Cilacap). Kemudian kegiatan selanjutnya seminar di ruang aula STIE Muhammadiyah Cilacap, pada September 2026.
Sekilas singkat perjalan Akademi Akuntansi Muhammadiyah (AAM) berdiri pada tahun 23 Juli 1993, dengan Pimpinan atau Ketua antara lain: Saechan (Alm), Suyitno, Yusriyati Nur Farida, Syamsuhadi Irsyad (Alm) dan Tri Nurindahyanti Yulian.
Awal berdiri berlokasi di Kecamatan Sampang, kemudian pindah pada tahun 1997 menempati lokasi Jl. Tentara Pelajar.
Pada tanggal 30 Desember 2004 menjadi STIEM Cilacap, dan menempati kampus Jl. Urip Sumoharjo, Mertasinga Cilacap Utara.
Wakil Ketua II STIEM Cilacap, Eri Kristanto menjelaskan lebih dari tiga dekade telah berdiri, yang awalnya AAM Cilacap dengan lokasi di Kecamatan Sampang.
"Pada saat ini dengan visi mandiri, islami, entrepreneur, ungul dan berdaya saing," jelasnya.
Kampus STIEM Cilacap, di masa modern menyongsong masa depan bertranformasi institusi mengarah ke Universitas.
"Hubungan yang harmonis dan kerjasama yang erat antara pengelola kampus dengan BPH, PDM, PCM dan para instansi pemerintah maupun swasta serta dukungan masyarakat," harapnya.
Para mahasiswa yang kedepannya akan menjadi kader persyarikatan, umat dan bangsa.
"Di kampus ini para mahasiswa untuk bisa terus mengasah kapasitas diri, kualitas dan memperhalus akhlak," harapnya.
"Mari kita rapatkan barisan satukan tekad, dalam sinergi berdampak untuk kejayaan STIEM Cilacap demi masa depan," tandasnya.
Wakil Ketua I STIEM Cilacap bidang Akademik Kristanti Rahman mengatakan para mahasiswa nonton bareng sejarah STIEMC Cilacap, waktu yang berlalu menjadikannya muhasabah kemudian sebagai ikhtiar kedepan untuk lebih baik dimasa yang akan datang.
"Semoga Allah SWT selalu melimpahkan keberkahan dalam setiap langkah mencerdaskan kehidupan bangsa, menjadi kampus islami, unggul dan entrepreneur berdampak dan berkelanjutan," harapannya.
Sekretaris PDM Cilacap, Khaerul Anwar menyampaikan harapan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Cilacap STIEM Cilacap, untuk terus berinovasi sehingga nanti bisa transformasi untuk menjadi Universitas Muhammadiyah.
"Inovasi-inovasi, salah satunya apel khidmat milad yang mengundang berbagai kalangan. Untuk sisi akademisnya dengan meningkatkan akreditasinya dan kualitas dosen," jelasnya.
Kampus STIEM Cilacap bagian dari Persyarikatan Muhammadiyah yakni pengkaderan Muhammadiyah.
"Disiapkan mahasiswa menjadi kader-kader Muhammadiyah, aktifnya kegiatan Unit Kegiatan Mahasiswa IMM dan HW," sarannya.
Kampus agar banyak melakukan kegiatan yang sifatnya sosial. Sebagai implementasi Catur Darma Perguruan Tinggi Muhammadiyah.
"Akan berdampak kepada masyarakat dengan harapan kedepan segera transformasi untuk menjadi Universitas Muhammadiyah Cilacap," pungkasnya. (Wasis)

