Syawalan PCM Turi, Kesempatan Menginternalisasikan Nilai-nilai Spiritual Pasca Ramadhan

Publish

30 March 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
247
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Turi menggelar Pengajian Syawalan, Halal Bihalal, serta pamitan jamaah haji pada Ahad (29/3) di Gedung DakwahMu Ngablak, Bangunkerto, Turi, Sleman. Kegiatan ini menghadirkan Agung Budiyanto, Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan UGM.

Wakil Ketua PCM Turi Agus Nugroho Setiawan mengajak, seluruh jamaah untuk menjadikan momentum Syawal sebagai sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan amal ibadah pasca-Ramadhan.

“Atas nama Pimpinan Cabang Muhammadiyah Turi, kami mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri. Taqabbalallahu minna wa minkum. Semoga amal ibadah kita selama Ramadan diterima Allah dan kita dipertemukan kembali dengan Ramadan yang akan datang,” ujarnya.

Panewu Anom Turi Muh Yunan Nurtrianto mengapresiasi Muhammadiyah Turi atas kontribusinya dalam mendukung program pemerintah, sekaligus mengajak masyarakat bersama-sama mengatasi persoalan sosial.

“Kami mengajak untuk bersama-sama mengentaskan kemiskinan yang masih menjadi pekerjaan rumah,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa kolaborasi masyarakat sangat dibutuhkan melalui kegiatan pemberdayaan dan kepedulian sosial di lingkungan sekitar.

Sementara, dalam sesi pengajian, Agung Budiyanto yang menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai Ramadan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Syawal merupakan refleksi dari keberhasilan pembinaan spiritual selama bulan suci.

“Ramadan itu membentuk karakter. Setelah Ramadan, manusia seharusnya lebih cepat mendekat kepada Allah, lebih rendah hati, dan tidak merasa paling hebat. Kita ini sejatinya bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kehidupan dunia bersifat sementara. “Apa yang ada di sisi kita akan lenyap, sedangkan yang ada di sisi Allah itulah yang kekal. Maka setiap aktivitas harus bernilai akhirat,” lanjutnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya mengendalikan emosi sebagai bentuk kekuatan sejati. “Orang kuat itu bukan yang menang berkelahi, tetapi yang mampu menahan amarah,” ucapnya, menukil hadis Nabi.

Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk pamitan jamaah haji PCM Turi tahun 1447 H. Perwakilan jamaah, Sri Ismawati menyampaikan permohonan doa restu dan menyebut, sebanyak 14 calon jamaah haji dari keluarga Muhammadiyah Turi dijadwalkan berangkat pada 23 April 2026. (Arief)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Kevin Lius Bong, peserta Top 12 program Clash of Champions Ruang Guru,....

Suara Muhammadiyah

8 December 2024

Berita

KLATEN, Suara Muhammadiyah – Kekuatan sebuah gerakan dakwah tidak hanya terletak pada kuantita....

Suara Muhammadiyah

4 May 2026

Berita

PACITAN, Suara Muhammadiyah - Kemeriahan Milad Muhammadiyah ke-113 di Pacitan pada Ahad, (30/11) men....

Suara Muhammadiyah

4 December 2025

Berita

PONOROGO, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka refleksi Milad Muhammadiyah ke-113, Universitas Muhammad....

Suara Muhammadiyah

24 November 2025

Berita

TANGSEL, Suara Muhammadiyah - Sabtu siang yang mendung dan gerimis sahdu, aula AR. Fahrudin, SMA Muh....

Suara Muhammadiyah

9 February 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah