Syawalan PCM Turi, Kesempatan Menginternalisasikan Nilai-nilai Spiritual Pasca Ramadhan

Publish

30 March 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
188
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Turi menggelar Pengajian Syawalan, Halal Bihalal, serta pamitan jamaah haji pada Ahad (29/3) di Gedung DakwahMu Ngablak, Bangunkerto, Turi, Sleman. Kegiatan ini menghadirkan Agung Budiyanto, Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan UGM.

Wakil Ketua PCM Turi Agus Nugroho Setiawan mengajak, seluruh jamaah untuk menjadikan momentum Syawal sebagai sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan amal ibadah pasca-Ramadhan.

“Atas nama Pimpinan Cabang Muhammadiyah Turi, kami mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri. Taqabbalallahu minna wa minkum. Semoga amal ibadah kita selama Ramadan diterima Allah dan kita dipertemukan kembali dengan Ramadan yang akan datang,” ujarnya.

Panewu Anom Turi Muh Yunan Nurtrianto mengapresiasi Muhammadiyah Turi atas kontribusinya dalam mendukung program pemerintah, sekaligus mengajak masyarakat bersama-sama mengatasi persoalan sosial.

“Kami mengajak untuk bersama-sama mengentaskan kemiskinan yang masih menjadi pekerjaan rumah,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa kolaborasi masyarakat sangat dibutuhkan melalui kegiatan pemberdayaan dan kepedulian sosial di lingkungan sekitar.

Sementara, dalam sesi pengajian, Agung Budiyanto yang menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai Ramadan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Syawal merupakan refleksi dari keberhasilan pembinaan spiritual selama bulan suci.

“Ramadan itu membentuk karakter. Setelah Ramadan, manusia seharusnya lebih cepat mendekat kepada Allah, lebih rendah hati, dan tidak merasa paling hebat. Kita ini sejatinya bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kehidupan dunia bersifat sementara. “Apa yang ada di sisi kita akan lenyap, sedangkan yang ada di sisi Allah itulah yang kekal. Maka setiap aktivitas harus bernilai akhirat,” lanjutnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya mengendalikan emosi sebagai bentuk kekuatan sejati. “Orang kuat itu bukan yang menang berkelahi, tetapi yang mampu menahan amarah,” ucapnya, menukil hadis Nabi.

Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk pamitan jamaah haji PCM Turi tahun 1447 H. Perwakilan jamaah, Sri Ismawati menyampaikan permohonan doa restu dan menyebut, sebanyak 14 calon jamaah haji dari keluarga Muhammadiyah Turi dijadwalkan berangkat pada 23 April 2026. (Arief)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Founder dan Chairman Peacesantren Welas Asih Irfan Amalee menega....

Suara Muhammadiyah

12 May 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pusat Syiar Digital Muhammadiyah Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi men....

Suara Muhammadiyah

29 August 2025

Berita

TUBAN, Suara Muhammadiyah - Momen bersejarah terjadi di halaman Klinik Pratama Muhammadiyah Panyuran....

Suara Muhammadiyah

27 September 2023

Berita

PULANGPISAU, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Pemuda  Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Pulang ....

Suara Muhammadiyah

18 May 2024

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mendapatkan kepercayaan m....

Suara Muhammadiyah

4 December 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah