Tahfidz Camp Mudita, Belajar Al-Qur'an Sambil Bermain di Alam

Publish

11 November 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1313
Dok. istimewa

Dok. istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dalam upaya memperdalam hafalan, pemahaman, serta menciptakan generasi yang Qur’ani, SD Muhammadiyah Ngadiwinatan (Mudita) Yogyakarta mengadakan Tahfidz Camp #2 di Ledok Sambi Ecopark, Pakem, Sleman pada Sabtu-Ahad (9-10/11).

Mempelajari Al-Qur’an adalah suatu kewajiban bagi umat-Nya. Maka Kepala Sekolah SD Mudita Mushtofa, SAg., MPdI, mempunyai caranya sendiri, Ia mengatakan pembelajaran yang efektif adalah membawa anak-anak ke tempat luar. menurutnya bermain sambil belajar adalah solusinya.

“Kalau selama ini belajar dan menghafal Qur’an di sekolah, sekarang di alam. Kalau di sekolah terus jenuh, Dengan berbagai kegiatan positif, seperti hafalan surah, shalat berjamaah, berdzikir, sehingga ketika di alam ini anak-anak diajarkan untuk mengingat Allah. Pokoknya anak-anak bermain sambil belajar” ujar Musthofa.

Dalam kegiatan ini, anak-anak bermain sambil belajar banyak hal. Anak-anak diminta untuk berpanas-panas ketika opening ceremony. Saat sambutannya, Mustofa Membuat anak-anak merasakan panasnya pagi hari, Ia ingin mengajarkan siswa-siswinya betapa pentingnya bersyukur kepada nikmat-Nya.

“Di awal acara, memang sengaja kami tempatkan anak-anak di tempat yang panas, tadi juga sudah diberitahu kalau besok haji dan umroh tidak ada cuaca dingin. Setelah itu baru kami ajak di tempat yang dingin, ini contoh nyata, setelah kepanasan rasa dingin terasa nikmat, berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian,” ujar Mushtofa saat sambutan.

Berbagai permainan outbound disajikan untuk melengkapi Tahfidz Camp pada kegiatan ini, dengan diselingi permainan yang tentunya edukatif, anak-anak dilatih untuk mandiri dan berani. Hal ini juga menjadi materi selingan bagi anak-anak, bermain sambil belajar.

“Kegiatan selanjutnya ada permainan air, berbagai permainan yang melatih kemandirian dan keberanian, semua area permainan ini sudah kita booking dan free untuk anak-anak kita. Pokoknya happy ending,” ujar Musthofa.

Mushtofa mengatakan, setidaknya ada 30 peserta yang mengikuti kegiatan ini, yang diikuti oleh beberapa seluruh kelas 1 sampai dengan 6. “Karena ini kelas Tahfidz peminatan, Jadi kelas 1, 2, dan 3 ada. Tentunya kelas 4,5,6 yang terbanyak. Setidaknya ada 30 peserta mengikuti Tahfidz Camp.” bebernya.

Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun. Dengan meningkatnya siswa yang minat, Ia optimis bahwa tahun depan akan mengalami peningkatan peserta. 

“Harapannya tentu agar anak-anak stabil mengejar impian tadi, menjadi Hafidz Qur’an. Alhamdulillah ini bertambah peminat, kala dulu 19 sekarang ada 30. Maka kemungkinan tahun depan sudah 75% dari yang sebelumnya,” harapnya. (Fab/Hafidz)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung) kembali mempertega....

Suara Muhammadiyah

19 December 2024

Berita

JAMBI, Suara Mahamadiyah - SD Plus Muhammadiyah dan SMP Plus Muhammadiyah Sungai Penuh, Jambi, mengg....

Suara Muhammadiyah

24 September 2025

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Himpunan Mahasiswa Akuntansi (Himaksi) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonom....

Suara Muhammadiyah

24 March 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Menabung emas secara digital pada prinsipnya diperbolehkan dal....

Suara Muhammadiyah

1 February 2026

Berita

KATINGAN, Suara Muhammadiyah - Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Katingan mela....

Suara Muhammadiyah

20 July 2024